My Wife Ghost

My Wife Ghost
Mencari


__ADS_3

Marsya dan Kianu mencoba mencari Marsya dengan membuat selebaran.Diselebaran itu tertulis nama Marsya,dan bagi yang bisa memberi informasi tentang Marsya,Kianu akan memberinya upah.Kianu sampai menyewa ruko kecil untuk pos pengaduan,jika ada orang yang membaca selebaran itu dan mengetahui berbagai informasi tentang Marsya,mereka mendatangi pos pengaduan.Kianu dan Marsya duduk diruangan ruko itu.Tak lama seseorang datang.


"Maaf ini pos pengaduan Marsya ya?"tanya Emil.


"Ya,silahkan masuk"ucap Kianu.


Orang itu menghampiri Kianu dan duduk dikursi didepan meja kerja Kianu.


"Nama saya Emil Anak Emak,lahir Jumat Kliwon,bulan Mei,pacar belum punya,tinggi badan 170 cm,berat badan 65 kg,makanan favorit oseng tahu bikinan tetangga,minuman favorit es teh dijual dipinggir kali mampang,pendidikan terakhir SMA tapi gak tamat karena nikah duluan,pengalaman kerja nyukur rambut singa dikebun binatang"ucap Emil.


"Ini kaya orang mau ngelamar kerja"ucap Marsya.


"Maaf mas disini gak ada lowongan kerja,next" ucap Kianu.


"Tunggu mas,saya kesini gak niat melamar kerja,tapi mau memberitahu informasi sesuai selebaran yang ditempel dipohon sawi"ucap Emil.


"Kianu memang kita menempel selebaran dipohon sawi juga ya"ucap Marsya


"Terus informasi apa yang Anda bisa berikan?"tanya Kianu.


"Saya mengenal Marsya,dia teman saya sejak kecil.Mana saya sering ngutang bakso sama dia gak pernah dibayar.Dia itu selalu sabar keliling tiap hari dikampung saya,padahal orang kampung cuma manggil doang gak beli,kasihan deh.Kalau musim hujan,adalah saat mengenaskan untuk dia karena gak ada yang mau beli bakso,mereka maunya beli mie gratis bakso banyak"ucap Emil.


"Kianu jangan-jangan yang dia ceritakan itu gerobak"ucap Marsya.


"Maaf,Marsya yang dimaksud Anda ini siapa?tanya Kianu.


"Itu baksonya namanya Marsya yang jual sih namanya Pak Slamet Sampai Tujuan"ucap Emil.


"Terimakasih ya Mas,tapi bukan Marsya itu yang saya maksud,get out"ucap Kianu kesal.


"Ya,sabar mas orang sabar umurnya panjang,rejekinya lebar,mukanya jembar,batoknya nonong,hidungnya panjang......"ucap Emil.

__ADS_1


"Keluar!!!"ucap Kianu.


"Ya,selamat tinggal mas"ucap Emil.


Emil meninggalkan ruangan itu,tinggal Marsya dan Kianu berdua diruangan itu.


"Marsya maaf ya belum bisa menemukan identitasmu"ucap Kianu.


"Tidak apa-apa Kianu,aku seneng kok bisa sama-sama kamu terus meski tak bisa menemukan identitasku"ucap Marsya.


"Aku akan berusaha biar kamu bisa tahu identitasmu yang sebenarnya"ucap Kianu.


Tak lama datang lagi orang masuk keruangan itu.Dia seorang gadis cantik dan seksi.


"Hallo Mas,Nama saya Juriah ah ah,tinggal dikolong jembatan,tiap malam biasanya melambai tangan,mas nya mau booking saya gak,semalam murah kok yang penting bisa beli nasi bungkus untuk makan satu kelurahan"ucap Juriah.


"Mba gak baca selebaran yang saya tempel dikuburan dan dipohon cemara"ucap Kianu.


"Parah masa dibilang pengumuman kucing ilang gondok ikan asin kemarin,Kianu ini pasti cewek jadi-jadian"ucap Marsya.


"Terus mba ngapain kesini kalau bukan memberi informasi tentang Marsya?"tanya Kianu.


"Kirain disini posko gemba bumi dan banjir,


soalnya saya tinggal dikolong jembatan,repot kalau banjir mau tinggal dimana?"ucap Nila.


"Mba boleh keluar gak ada informasi yang berbobot"ucap Kianu.


"Yah mas,baru juga dapat penglaris,saya diskon aja gimana?"tanya Nila.


"Kianu awas tergoda,aku cemburu nih,nanti balik lagi ke Desa Peristirahatan Terakhir"ucap Marsya.

__ADS_1


"Gak Marsya sayang,aku gak tergoda kok"ucap Kianu.


"Maaf mas,gak jadi.Gak taunya masnya ganteng tapi suka ngomong sendiri,saya gak mau ikut gila juga.Bayar kamar dirumah sakit jiwakan gak bisa dikredit setahun kaya beli baju.Bye"ucap Nila.


Nila keluar dari ruangan itu,Marsya terlihat cemberut melihat Kianu dan Nila tadi.


Dia takut Kianu playboy lagi seperti dulu.


"Marsya kamu cemburu ya?"tanya Kianu.


"Kianu cewek tadi cantik dan seksi ya?"tanya Marsya.


"Kamu lebih cantik dan seksi Marsya,aku cinta banget sama kamu"ucap Kianu.


"Kianu jika suatu hari nanti aku bisa kembali ke alam selanjutnya,jaga dirimu baik-baik.Carilah gadis yang baik untukmu"ucap Marsya.


"Marsya jangan tinggalkan aku lagi,kau harus tetap bersamaku,walaupun kau hantu sekalipun"ucap Kianu.


Kianu coba menyatukan tangan Marsya yang transparan dengan tangannya.Mereka menyatukan kedua tangannya.


"Marsya tunggu aku mati juga biar kita bisa bersama"ucap Kianu.


"Tidak Kianu kau harus hidup,aku akan disisimu sampai waktuku habis"ucap Marsya.


"Aku tidak akan membiarkanmu pergi,kita akan pergi bersama Marsya"ucap Kianu.


"Kianu kata-katamu dari tadi itu gombalan bukan?"tanya Marsya.


"Ya,enggaklah Marsya,aku serius"ucap Kianu.


Kianu sangat mencintai Marsya,dia berharap suatu hari nanti bisa hidup bersama Marsya dan menghabiskan waktu bersamanya.

__ADS_1


__ADS_2