
waktu istirahat pun tiba semua murid keluar dari kelas, ada yang sedang bermain, ada yang pergi kewarung, dan ada di kelas.
Tak terasa bentar lagi murid kelas enam akan ujian Nasional, Aku, Desi, Eme, Yanthi dan yang lain pun berkumpul dan mengobrol tentang mau kemana setelah lulus nanti. karena waktu istirahat kami gunakan untuk bercerita.
"Eme, kamu lau udah lulus, mau masuk mana?" tanya Ku.
"Kata Mama ku, Aku harus masuk Aliyah,"
"Ooooo.....kamu Des? Dan kamu juga Yanti? tanya Ku sekali Gus.
"Aku juga di Aliyah, di situ kan bagus, pelajaran agamanya sangat pekat dan juga peraturannya juga kentat. makanya Aku mau sekolah disana aja." jawab Yanti panjang lebar.
"Aku juga di Aliyah, biyar kita perginya barengan." cerocos Desi.
"Iya, Ok, JD kita sama ni masuk di Aliyah?' tanya Ku.
"Yoi...." jawab mereka serempak.
"Oya ,..... tapi kita pake sepeda kan?" tanya Yanti.
"Ya iya lah, terus mau naik apa lagi Coba?" sambung Desi.
"Ya, Aku tau. pi tunggu aku di simpang ya woy,.,.,." kata Yanti.
__ADS_1
"Iya, tapi lau kami blm datang tungguin juga ya?" kata Ku.
"Iya, sub dech, apa sih yang enggak untuk kalian." balas Yanti.
Karena asik gobrol, waktu istirahat pun habis. bel masuk pun berbunyi....
Ting Ting Ting Ting Ting Ting
Giliran Pak Usuf yang akan masuk mengajar. Pak Usuf, Bapak yang mengajar Bahasa Inggris.
Waktu pergantian mata pelajaran, karena waktu Pak Usuf sudah habis, pelajaran pun di ganti dengan pelajaran matematika. oleh Pak Bahrum.
Pukul 12:00 tepat waktu untuk semua murid pulang. semua murid mempersiapkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing. sebelum pulang Pak Bahrum menyampaikan.
"Iya, pak." jawab setempat semua murid.
"Ingat, langsung pulang, gak boleh kemana-mana, harus pulang dulu, setelah itu, istirahat jangan main-main aja. dan satu lagi, ingat ya, kalian harus belajar.'
"Iya,.,.," jawab semua murid.
"Ya sudah, assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatum."
"Waalaikum salam." jawab semua murid.
__ADS_1
Santi dan Yanti masih di kelas, sambil menyusun bukunya. sedangkan Eme lagi piket kelas. Aku membantu Eme dan Aku menghapus papan tulis yang tadi di pakek untuk belajar.
"Yan, mau pulang ya?" tanya ku, walaupun sedang menghapus papan tulis. karena Yanti Aku lihat mau beranjak dari kursinya
"Iya, nanti lau lambat pulang nanti Aku di marah sama Ibu ku."
"OOO, ,.. ya wudah, hati-hati di jalan dan besok jangan lupa bawain Aku dan yang lain asam comai ya?" kata Ku.
"Insyaallah, kalau ingat.,., hahahaha" balasnya sambil ketawa.
"Aku juga mau Yanti." kata Desi.
"Iya bsk aku bawain ya." kata Yanti.
"Kami tunggu besok ya, awas lau gak ya." ancam Eme.
"Iya bawel,.,.,. ya udah,., nanti aku engak jadi pulang gara-gara kalian bawain aku gobrol terus." katanya lagi sambil beranjak. " assalamu'alaikum, semua sahabatku yang bawel,."
"Waalaikum salam." jawab kami serempak
"Hei , , , Eme dah siap apa belum, ha." tanya Ku sambil duduk samping Desi.
"Udah ni, ayo, kita pulang." ajaknya
__ADS_1
Sekolah sudah sepi kayak kuburan yang tak berpenghuni, sekolahnya agak serem gitu asal kalian tau, dan sekolah Aku dulu itu terbuat dari kayu atau triplek yang murah.