Never Forget You

Never Forget You
Li Na di nodai


__ADS_3

"Yuan er, bibi mu sedang hamil adik mu, seharusnya kau harus bersabar, bukan harus berdebat dengan bibi mu" teguran Li Suen yang memihak ke istrinya


"Baru saja 2 minggu usia kehamilannya sudah membuat mu begitu membelanya. tuan besar, aku sangat mengagumi mu, selama hidup ku aku tidak akan menunduk kepada orang ketiga" ketus Zhen Yuan dengan kesal dan keluar dari ruangan makan


"Yuan er, kau ingin kemana?" tanya Li Suen dengan nada tinggi


"Pulang" jawab Zheng Yuan sambil berjalan ke arah pintu tanpa menoleh ke arah Li Suen


"Anak ini benar-benar degil" gumam Li Suen


"Suen ge, jangan salahkan Yuan er lagi, memang salah ku, dia tidak menyukai anak ku, mungkin karena dia takut posisinya di keluarga ini akan di geser oleh adiknya" kata Shen Ni yang berpura-pura menangis


"Sudahlah! jangan di hiraukan, anak itu memang sangat keras kepala" bujuk Li Suen dengan memeluk istrinya


Zheng Yuan mengendarai mobilnya tanpa di temani Fa Wei, dengan raut wajahnya yang merasa kesal dengan sikap ayahnya yang selalu membela Shen Ni yang sangat dia benci.


"Li Suen, Li Suen, Papa ku yang tidak bisa melihat asli wajah wanita itu, aku yakin di saat hari itu tiba kau pasti akan menyesal, wanita yang kau lindungi selama ini telah mengkhianati mu, wanita siluman 2 minggu lagi aku akan membiarkan mu hidup senang selama 2 minggu, setelah itu aku mau melihat seberapa hancur kau di saat itu" gumam Zheng Yuan


Di saat mengendarai mobilnya Zheng Yuan melihat seorang gadis yang tidak asing baginya, gadis itu yang tidak lain adalah Xiang Li yang sedang berjalan di tepi jalan besar sambil membawa belanjaannya.


"Shu Xiang Li" suara panggilan Zheng Yuan yang menghentikan mobilnya


"Tuan Li" balas sapaan Xiang Li yang menoleh ke arah Zheng Yuan yang berada di dalam mobil


"Sudah malam, naiklah" ujar Zheng Yuan dengan menawarkan tumpangan


"Tidak perlu, ini sudah dekat dengan tempat tinggal ku" jawab Xiang Li dengan sopan


"Naik saja, aku searah dengan mu" ujar Zheng Yuan dengan alasan


"Tapi?"

__ADS_1


"Apa perlu aku yang menarik mu ke mobil ku?"


"Tidak! tidak perlu! aku akan naik sendiri" jawab Xiang Li yang masuk ke mobil atasannya itu


"Tuan Li, turunkan saja aku di depan sana" kata Xiang Li dengan menunjukan jari ke arah tempat yang dia minta


"Di mana rumah mu?" tanya Zheng Yuan sambil mengendarai mobilnya


"Harus masuk ke jalan sebelah kiri sana"


Mendengar jawaban Xiang Li, Zheng Yuan langsung membelok ke arah kiri dengan berniat mengantar gadis itu ke depan pintu rumahnya.


"Kau tinggal di sini?" tanya Zheng Yuan yang menghentikan mobilnya di depan apartemen Xiang Li


"Iya, terima kasih sudah mengantar ku pulang" ucap Xiang Li dengan hormat dan membuka pintu mobilnya


"Jika saja kau tahu jika kekasih mu itu sama sekali tidak masuk daftar nama korban apa reaksi mu? aneh, kenapa malah hati ku yang merasa berat?" batin Zheng Yuan yang sedang melihat Xiang Li berjalan ke arah pintu besar itu


Li Na Zhao yang adalah tunangan Zheng Yuan seperti biasanya bersenang-senang dengan teman-temannya di club malam itu, menyanyi dan minum minuman keras bersama beberapa teman yang terdiri dari 2 pria dan 3 wanita


"Li Na, setelah menikah maka kita tidak bisa bersenang-senang lagi" ucap temannya yang bernama Lala


"Siapa bilang tidak bisa? jika aku mau siapa yang bisa melarang ku" jawab Li Na


"Suami mu adalah pemilik Li Yuan Group, jika kau menyinggungnya kau akan terkena masalah" lanjut teman lainnya


"Tapi setelah menikah maka dia adalah suami ku, tentu saja di saat itu aku ada cara untuk menjinakkannya" jawab Li Na dengan menyombongkan dirinya


"Kau sangat beruntung bisa menikahi pria tampan dan kaya" kata Lala yang merasa iri


"Tentu saja, hanya tipe seperti dia yang sesuai dengan level ku" jawab Li Na dengan bangga

__ADS_1


"Ayo mari kita minum lagi, untuk merayakan hari kebahagiaan mu" ucap teman prianya yang ingin bersulang


"Mari kita bersulang" ajak serentak mereka dengan gelas mereka masing-masing


Setelah 2 jam kemudian mereka mabuk-mabukan sambil bernyanyi dan berteriak. tidak lama kemudian sebagian dari mereka telah tertidur di sofa dan ada yang di lantai karena kebanyakan minum.


Sementara Li Na juga dalam keadaan mabuk dan tidak sadarkan diri, salah satu teman prianya membawa dirinya ke tempat lain yang adalah sebuah kamar di club malam itu. sesampai di kamar itu teman prianya menghempas tubuh Li Na di atas kasur..


"Li Na Zhao, sebelum kau di cicipi pria lain maka biar aku dulu yang mencicipi mu" kata pria itu yang bernama Xiao Wei


Xiao Wei melepaskan pakaian Li Na sehingga tanpa sehelai benang. tanpa menunggu lama Xiao Wei menyutub*hi Li Na yang dalam kondisi tidak sadar..


"Selama ini kau jual mahal, lihat besok apakah kau masih bisa bersikap sombong. Li Na Zhao, kau menolak cinta ku karena aku miskin, dan pada akhirnya malam pertama mu jadi milik ku" kata Xia Wei yang sambil melakukan aksinya


"Sakit.." ucap Li Na yang setengah sadar


"Sstttt, sakit" ucap Li Na yang memejamkan matanya dan masih dalam kondisi tidak sadar


"Aku mengambil keperawanan mu, jika saja suami mu yang kaya itu tahu apa dia masih mau menikahi mu?" kata Xiao Wei yang melakukan aksinya tanpa berhenti


Setelah 2 jam kemudian Xiao Wei menghentikan aksinya setelah puas mendapatkan apa yang dia inginkan, dia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. sementara Li Na masih belum sadarkan diri dan terbaring tanpa di tutupi selimut.


Setelah selesai mandi Xiao Wei menghampiri gadis itu, dengan tatapan jahat.


"Aku tidak sabar melihat reaksi mu di saat kau sadar" gumam Xiao Wei sambil menatap senyum jahat


"Selagi dia belum sadar ada baiknya aku mengambil fotonya, aku yakin dia pasti gila jika suatu saat aku bisa mempergunakannya dengan foto ini," batin Xiao Wei yang mengunakan handphonenya mengambil foto Li Na yang dalam kondisi tidak sadar dan tanpa pakaian yang menutupi tubuhnya


Setelah selesai mengambil foto Xiao Wei pun meninggalkan kamar itu, dan di saat dia melangkah keluar dia bertemu dengan seorang pria yang tidak lain adalah Fa Wei.


Tidak lama kemudian Li Na membuka matanya dan di saat dia bangkit dari tidurnya dia mendapati jika dirinya tanpa pakaian apa pun dan baju-bajunya berserak di mana-mana

__ADS_1


"Tidak! tidak! apa yang terjadi? kenapa aku tidak bisa ingat apa pun?" gumam Li Na dengan histeris karena mendapati malam pertamanya telah di ambil oleh pria yang tidak di ketahuinya


__ADS_2