Never Forget You

Never Forget You
Li Suen menyimpan rahasia


__ADS_3

"Apa maksud mu?" tanya Li Suen dengan penasaran


"Banyak karyawan Li Yuan Group mengatakan jika Anda adalah bos yang sangat pergertian dan sangat berwibawa, bahkan saya juga mengagumi Anda, saya merasa senang di saat melihat mu di restoran Li Mei tadi, karena rasa hormat ku, tapi sekarang saya sudah tahu ternyata saya salah, sifat Anda sangat beda jauh dengan yang mereka katakan" jelas Xiang Li dengan bangkit dari tempat duduknya


"Permisi" pamit Xiang Li yang melangkah pergi meninggalkan Li Suen


"Jangan salahkan aku, salahkan saja diri mu telah jatuh cinta terhadap Fan Lian Cheng" gumam Li Suen


"Ingin menjadi menantu keluarga Li? jangan berharap, aku tidak akan membiarkan putra ku itu kembali pada mu" batin Li Suen


"Ternyata Li Suen yang di kagumi orang adalah bersifat ego, dia bisanya mengancam ku dengan mengunakan Su La, kelihatannya aku harus menjadi pengangguran lagi" gumam Xiang Li


Villa keluarga Li


"Suen ge, apakah perusahaan ada masalah?" tanya Shen Ni yang sedang duduk di sofa


"Tidak ada urusan penting" jawab Li Suen yang duduk di samping istrinya


"Apakah wanita itu sudah di pecat?"


"Sudah, mulai besok dia tidak akan bekerja lagi"


"Ini bagus sekali, aku yakin jika Li Na tahu pasti gembira" ucap Shen Ni dengan senyum


"Benar"


"Apakah Zheng Yuan tidak melarang?"


"Dia tidak tahu, karena masalah ini dia berdebat dengan ku, dia melarang keras untuk memecat karyawan itu"


"Kenapa Zheng Yuan selalu saja membela wanita lain dan tidak memikirkan perasaan Li Na"


"Sudahlah, lagi pula wanita itu sudah pergi, mereka tidak akan bertemu lagi"

__ADS_1


"Tidak menyangka tindakan mu cepat juga"


"Tentu saja, jika terlambat maka tidak baik bagi kita semua"


"Kenapa tidak baik? apakah wanita itu membahayakan?" tanya Shen Ni dengan penasaran


"Bukan, maksud ku adalah Yuan er sudah mau menikah jangan sampai Li Na tidak bahagia hanya karena wanita itu" jawab Li Suen dengan alasan


"Iya juga" jawab Shen Ni dengan senyum


"Aku memecatnya bukan karena Li Na, tapi karena Zheng Yuan, jika tidak segera pisahkan mereka maka suatu saat Zheng Yuan mengetahui kebenaran ini akan membuat anak ini marah besar, dan bisa saja dia akan meninggalkan rumah dan perusahaan, Shu Xiang Li kau tidak akan tahu di mana Fan Lian Cheng untuk selamanya" batin Li Suen


Club malam


"Chow Jiang, kau sangat mengecewakan ku, kenapa Li Zheng Yuan bisa muncul di sana? tanya Fan Long yang berada di ruangan karaoke


"Aku juga tidak tahu" jawab Chow Jiang


"Dia sangat cantik aku sangat penasaran dengannya, jika bukan karena si breng s*k itu maka aku sudah melakukannya tadi, sial betul hari ini, selain tidak bisa menikmatinya aku juga di pukul oleh bocah itu" kata Fan Long dengan kesal


"Chow Jiang, aku bisa membantu keuangan mu jika tadi aku berhasil mendapatkan wanita itu, dan kerja sama dengan Li Yuan, tapi sekarang bahkan Li Suen saja tidak bisa mengambil keputusan untuk Li Yuan" ujar Fan Long dengan kecewa


"Li Yuan sekarang di tangan Li Zheng Yuan, semenjak Li Suen pensiun dia sudah menyerahkan semua kepada putranya untuk mengurus perusahaan itu, jadi sekarang Li Suen tidak bisa terlalu ikut campur walau dia adalah pendirinya dulu, apa lagi hubungan mereka tidak begitu baik semenjak Nyonya besar meninggal" jelas Chow Jiang


"Mereka adalah keluarga terpandang tapi siapa sangka bisa seperti ini, aku sangat berharap bisa mendapat keuntungan dari perusahaan kalian, tapi bocah itu benar-benar sangat keras kepala" ujar Fan Long dengan emosi


"Aku lebih tidak menyangka jika dia akan memukul mu hanya demi seorang karyawan baru kami, ini sangat mengejutkan" ucap Chow Jiang dengan menghela nafas


"Tuan Fan, aku ingin meminjam uang untuk membayar hutang ku, apa bisa pinjamkan aku dulu? setelah gaji ku keluar aku akan ansur membayar mu" ujar Chow Jiang


"Kesempatan kerjasama sudah hilang, dan wajah ku ini terluka kau masih berani meminjam uang dengan ku, jika kau ingin uang maka bujuk atasan mu itu untuk bekerjasama dengan ku" jawab Fan Long dengan emosi dan sambil meneguk minumannya


"Dia sangat keras kepala, jika saja Li Suen tidak bisa membujuknya bagaimana aku bisa membujuknya?"

__ADS_1


"Kau pikirkan saja caranya, jika tidak jangan berharap aku akan meminjamkan uang kepada mu" jawab Fan Long dengan kesal



Villa Zheng Yuan


"Tuan Li, setelah kejadian di restotan tadi Fan Long menghubungi tuan besar agar Li Yuan bekerjasama dengannya" kata Fa Wei yang sedang berdiri di belakang atasannya itu yang sedang melihat keluar jendela


"Pria sialan itu ingin mengunakan hubungan pertemanannya dengan Papa ku" jawab Zheng Yuan dengan raut wajahnya yang tidak senang


"Apakah kita akan bekerjasama dengannya?"


"Tentu saja tidak, Papa ku sekarang sudah beda dengan yang dulu, demi teman dia rela mengorbankan kebahagiaan ku, dan demi teman dia tidak membedakan lagi urusan bisnis dan pribadi" jawab Zheng Yuan yang merasa tidak gembira


"Mengenai Chow Jiang apakah di biarkan saja? dia telah lalai melakukan tugas yang Anda berikan kepadanya"


"Pindahkan dia ke bagian gudang untuk mengawasi para pekerja" perintah Zheng Yuan dengan tegas


"Baik Tuan, akan saya lakukan" jawab Fa Wei dengan sopan


"Besok buat janji dengan dokter Lin"


"Apakah kepala Anda sakit lagi?"tanya Fa Wei dengan khawatir


"Iya, belakangan ini sering sakit dan susah tidur, setiap tidur pasti ada bayangan tidak jelas sehingga membuat kepala ku sakit"


"Tuan Li, bagaimana jika Anda ke rumah sakit, agar bisa di periksa dengan teliti, jika hanya tergantung obat ini sepertinya tidak begitu bagus"


"Fa Wei, kau tahu jika aku sangat benci dengan rumah sakit, oleh sebab itu selama ini aku hanya memanggil dokter Lin" ucap Zheng Yuan dengan berjalan ke arah kamarnya dan meninggalkan Fa Wei di ruang tamu


"Sepertinya Tuan sakit kepala akibat kecelakaan mobil 3 tahun lalu, semenjak itu dia sering sakit kepala, dan paling serius adalah dia telah lupa sebagian kenangan lalu, tidak tahu kapan darah beku di kepalanya bisa hilang, kecelakaan itu membuat ku penasaran apakah memang suatu kebetulan atau pun sudah di rencanakan orang" batin Fa Wei


Di saat Zheng Yuan sedang mandi di kamar mandi mewah dan luas, tiba-tiba saja muncul bayangan di ingatannya sehingga membuatnya harus menahan sakit di bagian kepalanya.

__ADS_1


"Aneh! sebenarnya apa yang sudah ku lupakan selama ini? kenapa sepertinya aku telah melupakan sesuatu yang sangat penting di dalam hidup ku" batin Zheng Wei yang mematikan air showernya


__ADS_2