
Keesokannya.
Tok..tok..tok..
Ketukan pintu dari Xiang Li
"Masuk" sahut Manager Chow
Klek
"Manager Chow" sapa Xiang Li yang baru masuk ke dalam kantor
"Nona Shu, ini ada tugas untuk mu" kata Chow Jiang yang sedang memeriksa dokumen
"Ada apa, Manager?" tanya Xiang Li yang menghampiri meja kerja Chow jiang
"Nona Shu, antarkan dokumen ini ke klien kita, sekretaris Fa Wei ada kesibukan lain, sementara aku ada urusan lain yang harus ku kerjakan, jadi tolong antar ke restoran Li Mei, jelaskan secara rinci isi-isi dokumen ini" perintah Chow Jiang
"Baik Manager, akan ku lakukan" jawab Xiang Li dengan menurut
"Maaf! Shu Xiang Li, aku hanya bisa mengorbankan mu untuk mendapat kontrak ini" batin Zhow Jiang
"Tuan Li, siang nanti tuan besar ingin makan bersama dengan Anda" kata Fa Wei
"Makan siang? di mana?" tanya Zheng Yuan yang sedang fokus menatap laptopnya
"Restoran Li Mei, keluarga pihak Li Na Zhao juga hadir, tuan besar ingin bahas tentang pernikahan" jawab Fa Wei
"Iya aku sudah tahu" jawab Zheng Yuan dengan cuek
"Bagaimana dengan klien kita? dokumen itu sudah kau serahkan?"
"Sudah Tuan Li, dokumen sudah ku siapkan dan serahkan kepada Chow Jiang" jawab Fa Wei
"Fan Long sangat cerewet dan salah satu adalah klien terbesar, apa kau yakin bisa mendapatkan bisnis ini?"
"Yakin Tuan Li, jika dia bekerjasama dengan kita dia bisa mendapatkan keuntungan berlipat ganda, walau permintaannya tinggi tapi dia tetap akan memilih kita" jelas Fa Wei dengan yakin
"Aku tidak peduli jika dia tidak ingin bekerjasama dengan kita, menolak atau menerima juga tidak masalah bagi ku, mengenai pribadinya sangat menjengkelkan" ujar Zheng Yuan.
"Pribadinya? ada apa dengan pribadinya?"
"Penjudi, suka main wanita walau sudah beristri" jawab Zheng Yuan sambil fokus pada laptopnya
"Baiklah, jika tidak ada urusan lain, keluarlah" kata Zheng Yuan
__ADS_1
"Baik Tuan Li" jawab Fa Wei dengan menurut
Restoran Li Mei
Keluarga Li dan Keluarga Zhao makan bersama di siang itu, untuk membahas masalah pernikahan Zheng Yuan dan Li Na.
"Li Suen, Shen Ni, setelah anak-anak kita menikah maka kita telah menjadi satu keluarga, aku sangat menantikannya" ucap Papanya Li Na, Zhao An.
"Benar! kita sudah lama bekerjasama, dan tidak lama lagi jadi satu keluarga, ini adalah berita bahagia" ujar Li Suen dengan senyum
"Li Na, selamat datang ke keluarga kami, ke depannya kau adalah satu-satunya menantu di keluarga kami" ucap Shen Ni dengan senyum bahagia
"Terima kasih Bibi" ucap Li Na
"Ini adalah keberuntungan putri kami karena bisa menjadi menantu di keluarga kalian" kata Mama Li Na dengan ketawa kecil
"Sama-sama, keberuntungan kami juga mendapatkan menantu sebaik Li Na" puji Shen Ni dengan senyum
"Yuan er, besok luangkan waktu untuk mencoba pakaian pengantin, temani Li Na" kata Lu Suen
"Besok aku ada urusan penting, tidak bisa pergi" jawab Zheng Yuan dengan bersikap dingin sambil menyantap makanannya
"Apa ada yang lebih penting dari Li Na?" tanya Shen Ni dengan sengaja
"Bibi Shen, bisnis keluarga kita sangat besar makanya aku harus hadir, jika tidak hadir aku akan rugi besar, tapi jika aku tidak menemani Li Na ini tidak merugikan ku" jawab Zheng Yuan dengan menyindir
" Yuan er, Li Na adalah calon istri mu dan kau adalah pengantin pria, tentu saja kau harus pergi besok, pernikahan adalah selamanya" kata Li Suen
"Jika menurut mu pernikahan adalah selamanya lalu kenapa bisa ada perselingkuhan di keluarga kita?" tanya Zheng Yuan dengan menyindir
"Apa yang kau katakan?" tanya Li Suen dengan menahan emosi
"Jangan mengajari ku tentang pernikahan, karena yang ku tahu adalah pernikahan yang sebenarnya adalah saling mencintai, saling menghormati dan saling menghargai, dan bukan membawa singkuhan pulang ke rumah" jawab Zheng Yuan dengan sengaja
"Kau?" sebut Li Suen yang ingin bangkit dari kursinya sambil menahan emosi
"Suen ge" ucap Shen Ni yang menahan tangan Li Suen
"Aku permisi dulu" ucap Zheng Yuan yang bangkit dari tempat duduknya
"Maaf, maaf, atas kejadian ini. Yuan er memang agak keras kepala" ucap Shen Ni dengan merasa segan
"Tidak masalah" jawab serentak Papa dan Mama Li Na
"Zheng Yuan seperti nya tidak ingin memandang ku, bahkan juga tidak segan dengan keluarga ku" batin Li Na dengan merasa kesal
__ADS_1
Di sisi lain Xiang Li berada di ruangan lain dengan klien yang bernama Fan Long yang akan bekerjasama dengan Li Yuan Group.
"Tuan Fan, bagaimana dengan syaratnya? ini semua adalah tawaran yang di berikan oleh perusahaan kami" tanya Xiang Li dengan sopan
"Nona Shu, tawaran perusahaan kalian sangat memuaskan, bagaimana jika kita makan dan minum dulu" kata Fan Long dengan berniat lain
"Baiklah" jawab Xiang Li dengan sopan
"Mata pria ini membuatku tidak nyaman, senyumannya juga jahat, tapi jika aku pergi bagaimana aku beri penjelasan kepada atasan nantinya" batin Xiang LI
"Tuan Fan, apakah ada masalah dengan syaratnya?"
"Tidak, tentu saja tidak. semua syarat sangat sesuai dengan keinginan ku. Nona Shu, bagaimana jika malam ini kita pergi ke hotel?" ucap Fan Long dengan memegang tangan Xiang Li
"Tuan Fan, apa yang kau lakukan?" tanya Xiang Li yang di kagetkan oleh tindakan pria itu
"Tidak perlu cemas, kita adalah orang dewasa. nona, kau sangat cantik sesuai dengan kriteria ku" Kata Fan Long dengan mengoda dan memegang tangan Xiang Li lagi
"Tuan, harap anda bersikap sopan" ucap Xiang Li yang bangkit dari tempat duduk dan menjauh dari pria itu
"Jangan berpura-pura lagi, gadis seusia mu tentu sudah bukan pertama kali kan? untuk apa merasa segan?"tanya Fan Long yang menghampiri Xiang Li
"Apa maksud mu?"
"Aku juga memiliki banyak wanita seusia mu, mereka semua sudah menjadi wanita ku, kau sangat cantik jika kau menemani ku malam ini maka aku akan tanda tangan kontrak kerja sama dengan Li Yuan Group" ucap Fan Long sambil mendekati Xiang Li
"Jangan mendekati ku, aku tidak berminat dengan mu" bentak Xiang Lin dengan kesal
"Jangan jual mahal, semua wanita sama saja, hanya ingin uang aku punya banyak uang, setelah kau memuaskan ku maka aku bisa memberi mu banyak uang, jika kau tidak ingin uang mana mungkin kau datang ke sini malam ini"
"Aku hanya melakukan sesuai perintah, kau jangan sembarangan" bentak Xiang Li yang ingin melangkah keluar pintu
"Jangan berharap kau bisa lepas dari ku malam ini" ucap Fan Long dengan menahan lengan Xiang Li dan mendorongnya ke dinding..
"Lepaskan tangan mu" teriak Xiang Li
Plak..
Tamparan dari Xiang Li yang melayang ke wajah pria itu
"Berani sekali kau menampar ku, lihat bagaimana aku memberi pelajaran pada mu" bentak Fan Long yang memeluk paksa Xiang Li dan ingin menciumnya
"Awas! lepaskan aku" teriak Xiang Li yang mengelak dari ciumannya
Zheng Yuan yang sedang berada di kamar kecil sambil mencuci tangan dan menatap cermin yang di hadapannya.
__ADS_1
"Keluarga yang tidak tahu malu, Li Na Zhao, Shen Ni, lihat saja nanti di saat itu tiba aku mau melihat apa kalian masih bisa dengan bangganya angkat kepala kalian" batin Zheng Yuan