
"Siapa yang melakukannya? kenapa aku tidak ingat apa pun?" gumam Li Na yang berada di kamar mandi sambil mandi air shower
"Semalam aku sepertinya ada merasakan sakit, aku mengira hanya mimpi, ternyata ini adalah nyata, siapa pria brengs*k itu yang beraninya ambil malam pertama ku, seharusnya ini milik Zheng Yuan, bagaimana jika dia tahu di saat malam pertama nanti, aku harus mengunakan alasan apa?" batin Li Na yang merasa kesal atas kejadian semalam
Setelah membersihkan diri Li Na kembali ke ruangan karaoke semalam, akan tetapi teman-temannya itu telah pergi meninggalkan club itu.
"Bagaimana aku bisa tahu siapa pelakunya ya? tidak mungkin aku menghubungi teman ku jika mereka sampai tahu aku harus menanggung malu, semoga saja aku tidak hamil jika tidak maka semua akan hancur, pernikahan hanya sisa 2 minggu lagi, pria itu membuang banyak benih di dalam rahim ku, sampai sekarang masih terasa sakit " batin Li Na yang merasa cemas
Li Yuan Group
"Menjijikan...," ketus Zheng Yuan yang melihat foto pemberian Fa Wei dan melemparnya ke meja.
"Tuan Li, pria itu bernama Xiao Wei dia telah menaruh obat tidur di minuman Li Na, oleh sebab itu wanita itu ketiduran sehingga tidak tahu apa-apa lagi, dan pria itu bisa melakukan apa yang dia inginkan" jelas Fa Wei.
"Ini adalah satu pelajaran untuknya, aku yakin dia pasti tidak akan berani mengatakan kepada siapa pun termasuk orang tuanya" ujar Zheng Yuan
"Aku membayar pria itu untuk mendapatkan foto ini, niat pria itu adalah ingin mengunakan foto ini untuk mengancamnya agar bisa meniduri wanita itu lagi"
"Wanita yang salah arah pasti berteman dengan pria yang tidak baik"
"Tuan Li, Xiao Wei pria itu aku membayarnya agar mencari wanita itu lagi"
"Apa rencana mu?"
"Di saat Xiao Wei mencarinya lagi kita bisa memanggil media untuk memergoki mereka dan aku yakin di saat itu keluarganya pasti jatuh harga dirinya" jelas Fa Wei.
"Ini rencana yang bagus, dan mengenai Shu Yang bagaimana?"
"Shu Yang adalah pekerja biasa di sebuah perusahaan besar, dia sewa rumah biasa dan tidak memiliki ahli keluarga lainnya"
"Bawa dia bertemu dengan ku, aku tidak sabar untuk beri pelajaran untuk siluman itu"
"Tuan Li, apa perlu kita mengunakan media?"
"Jangan, ini hanya akan menjejaskan nama keluarga Li"
"Baiklah, aku akan segera membawanya bertemu dengan, tuan" jawab Fa Wei dengan menurut
__ADS_1
"Yang satu hamil anak luar nikah, yang satu lagi di nodai, mereka sama-sama ingin mengincar harta keluarga Li maka mereka harus menanggung atas perbuatan mereka sendiri" gumam Zheng Yuan dengan senyum tipis
Villa keluarga Zhao
"Pa, Ma, aku pulang" suara panggilan Li Na yang baru masuk ke ruangan keluarganya
"Li Na, kenapa semalam kau tidak pulang ke rumah? kau harus ingat identitas mu, sekarang diri mu adalah calon istri Zheng Yuan, jika di luar sana ada yang mengenal mu ini hanya akan memalukan keluarga kita jika kau masih bermain di club malam" ujar Mama Li Na yang sedang duduk di sofa bersama Papanya Li Na
"Aku kebanyakan minum, oleh karena itu aku ketiduran" jawab Li Na dengan alasan
"Wajah mu pucat, apa kamu baik-baik saja?" tanya Papanya Li Na, Zhao An
"Tidak, Pa. aku tidak apa-apa, hanya saja kepala aku agak sakit karena kebanyakan minum" jawab Li Na yang merasa takut
"Anak gadis jangan tidak pulang ke rumah, jika ketahuan pihak keluarga Li mereka akan mencurigai mu, lagi pula mereka adalah keluarga yang kaya raya, jadi jangan mengecewakan mereka" ujar Mamanya Li Na
"Iya, aku sudah tahu, aku lelah mau tidur dulu" jawab Li Na dengan merasa cemas dan meninggalkan ruang keluarga itu.
"An ge, apakah anak kita baik-baik saja? kenapa kelihatannya aneh?" tanya Mamanya
"Sudah biasa, anak ini terlalu di manjain, sehingga tidak tahu batas" jawab Zhao An dengan sambil membaca koran
Fa Wei membawa Shu Yang bertemu dengan Zheng Yuan di sebuah hotel.
Klek.
"Tuan Li, orangnya sudah di bawa kemari" kata Fa Wei yang berjalan masuk ke kamar hotel
"Mari sini" panggil Fa Wei dengan nada tegas
"Tuan Li, nama ku Shu Yang" sapanya dengan gemetaran
"Duduk" suruh Zheng Yuan dengan tatapan dingin
"Duduk sana" suruh Fa Wei dengan tegas
Shu Yang merasa ketakutan di saat berhadapan dengan Li Zheng Yuan yang terkenal dengan sikapnya yang arogan
__ADS_1
Zheng Yuan memberi kode dengan tangannya ke Fa Wei, Fa Wei yang sudah mengerti maksud atasannya mengeluarkan amplop dari saku bajunya
"Ini apa?" tanya Shu Yang menerima amplop dari Fa Wei
"Buka saja" ujar Fa Wei yang sedang berdiri
Setelah Shu Yang membuka amplop dan melihat isinya adalah selembar cek yang tercantum nominal yang cukup tinggi
"Tuan Li, ini?"
"Jika kau mengikuti perintah ku maka cek ini adalah milik mu" ucap Zheng Yuan dengan tatapan serius
"Apa yang Anda ingin aku lakukan?" tanya Shu Yang dengan penasaran
"Ajak bertemuan dengan Shen Ni, terserah kau ingin mengunakan cara apa, "jawab Fa Wei
"Apaa?" tanya Shu Yang dengan heran
"Bukankah kau sudah sering melakukannya? jadi untuk apa kau ketakutan?" tanya Zheng Yuan dengan tatapan serius
"Aku..aku tidak mengerti maksud, Tuan?"
"Kau hanya perlu mengajaknya keluar, sisanya kau tidak perlu tahu lagi, waktu dan tempatnya sudah kami atur jadi kau hanya menjalani saja, jika kau berhasil maka kami akan membayar mu dua kali lipat dari nominal cek ini" jelas Fa Wei
"Jika kau menolak maka kau tidak akan bisa tinggal di Shang Hai lagi" kata Zheng Yuan dengan ancaman
"Tuan Li, iya aku tahu, aku akan mendengar kata mu" jawab Shu Yang yang ketakutan dengan tatapan tajam dari Zheng Yuan
"Sekarang kau boleh pergi" ujar Fa Wei
Shu Yang meninggalkan kamar hotel setelah selesai perbicaraan mereka
"Tuan Li, apakah bocah ini bisa di harapkan?"
"Dia mendapat dua keuntungan mana mungkin dia menolak, jika dia berani menolak maka buat saja dia tidak bisa menetap di kota ini lagi" ucap Zheng Yuan yang bangkit dari tempat duduknya dan mendekati jendela kamar hotel tersebut
"Aku tidak sabar menunggu di hari itu, bagaimana reaksinya jika kebohongannya terbongkar, dia pasti sangat malu" ujar Fa Wei
__ADS_1
"Aku lebih penasaran dengan Papa ku itu, selama ini dia sangat percaya pada wanita itu, jika dia tahu anak dalam kandungan bukan miliknya dia pasti kecewa besar" kata Zheng Yuan