
"Aku tidak berminat bekerjasama dengan mereka" jawab Zheng Yuan dengan cuek
"Yuan er, Gege Group adalah perusahaan besar, kenapa kau harus menolaknya? seharusnya kita tidak ada alasan untuk tidak menerima tawaran mereka, coba saja bertemu dengan Gege dulu, aku yakin kau pasti puas dengan hasilnya" kata Li Suen
"Kalau diri mu berminat maka pergi saja bertemu dengannya" kata Zheng Yuan dengan bersikap dingin
"Yuan er, apa salahnya jika kita bekerjasama dengannya? lagi pula kau dan Gege juga sudah saling kenal, jadi tidak ada salahnya kalian bisa bekerjasama" ujar Li Suen
"Aku tidak akan bekerjasama dengan orang yang sombong, Gege bukan seperti yang kamu bayangkan" jawab Zheng Yuan
"Kita tidak perlu peduli dengan semua itu, cukup hanya bekerjasama dan dapat uang itu yang paling penting, bukankah itulah alasan kenapa kita berbisnis?"
"Jangan karena uang kita asal memilih seseorang untuk bekerja sama dengan kita, Li Yuan tidak kekurangan uang, jadi untuk apa di paksakan?" ucap Zheng Yuan dengan kesal
"Yuan er, di dunia bisnis ini kita mencari keuntungan, walau perusahaan kita besar tapi jika bisa bekerjasama dengan perusahaan lainnya ini tidak ada salahnya, tidak usah peduli dengan sifat Gege, gosip itu tidak perlu kita dengarkan, yang penting uangnya, itu saja"
"Aku sudah menolak beberapa kali tawaran mereka, dan sekarang kau menerima tanpa bertanya pada ku" kata Zheng Yuan dengan merasa kesal
"Sudahlah! pergi saja bertemu dengannya, ini tidak ada ruginya, jangan memalukan Li Yuan Group" ucap Li Suen dengan berjalan keluar dari villa milik putranya
"Selalu saja suka buat keputusan sendiri" gumam Zheng Yuan
Apartemen Xiang Li
Di malam itu Xiang Li sedang berendam di dalam Bathub dan mengingat kembali kejadian saat di Qing Dao rasa menyesal pun melanda dirinya
"Apa aku sudah gila? aku melakukannya tanpa berpikir dengan begitu mudah aku melepaskan malam pertama ku padanya, sudah tahu dia masih memiliki seorang ayah yang sangat tegas, jika sampai dia tahu maka hubungan ini pasti di larang keras olehnya" batin Xiang Li
Setelah berendam selama setengah jam Xiang Li keluar dari Bathtub dan melilit handuk ke tubuhnya, lalu dirinya keluar dari kamar mandi dan menuju ke lemari mengambil salah satu piyama yang di gantung di dalam lemarinya
Setelah selesai berpakaian Xiang Li berbaring di kasur empuknya dengan perasaan yang masih tidak tenang karena mengingat dirinya pernah mendapatkan ancaman dari Li Suen
"Di saat itu tidak tahu jelas apa dendamnya dengan ku, sehingga mengunakan cara mengancam ku supaya aku pergi" gumam Xiang Li
Keesokan harinya
Villa keluarga Li
"Tuan besar, Shu Xiang Li tinggal di apartemen dia menyewa apartemen itu" kata asisten rumah tangganya
__ADS_1
"Beli apartemen itu, dan perhatikan kemana pun dia pergi jangan sampai dia punya tempat tinggal di Shang Hai" perintah Li Suen
"Tuan besar, apakah ingin mengusirnya keluar dari Shang Hai?"
"Benar, lakukan dengan diam-diam, jangan sampai Zheng Yuan tahu hal ini"
"Baik Tuan besar, akan tetapi jika dia meminta bantuan tuan muda bukankah ini akan rumit?"
"Tidak akan, walau wanita itu tidak ada tempat tinggal zheng Yuan juga tidak mungkin membiarkan wanita itu tinggal di rumahnya" jawab Li Suen dengan yakin
"Benar juga kata Anda, tuan muda belum menikah jadi mana mungkin mereka tinggal bersama, apa lagi tuan muda adalah seorang Ceo"
"Mulai hari ini jangan biarkan wanita itu hidup tenang, tidak apa jika dia bekerja di Li Yuan Group, jika dia tidak punya tempat tinggal maka dia akan mengalami kesulitan juga" ujar Li Suen
"Bagaimana jika dia mencari temannya?"
"Jika memang terjadi maka kau beli juga rumah temannya"
"Baik tuan besar" jawabnya dengan hormat
Ting....tong...
Bunyi bel yang di depan pintu Apartemen Xiang Li
"Nona Shu" ucap seorang wanita yang adalah pemilik apartemen
"Nyonya Lin" sapa Xiang Li dengan senyum
"Nona Shu, ada yang ingin kukatakan" ujarnya dengan melangkah masuk ke dalam tempat tinggal Xiang Li
"Nyonya Lin, tidak tahu kenapa Anda tiba-tiba datang mencari ku?"
"Nona Shu, Anda harus pindah, karena apartemen ku ini sudah ku jual"
"Apa? jual? Nyonya, kenapa tiba-tiba saja? dan sekarang saya sedang tinggal di sini, setidaknya anda harus memberi ku tempoh untuk mencari tempat tinggal lain" jelas Xiang Li
"Orangnya juga tiba-tiba datang hari ini dan langsung membeli aparteman ku ini, jadi maaf sekali. Nona Shu, Anda harus segera pindah, jam 10 nanti Anda harus keluar karena mereka akan tinggal di sini"
"Aku tinggal di sini baru tidak lama, aku ingin meminta sisanya uangnya" kata Xiang Li
__ADS_1
"Baiklah, aku sudah menghitung sisa uang sewa mu" jawabnya dan mengembalikan lembaran uang
Xiang Li merasa kesal karena tanpa memberi waktu untuk mencari tempat tinggal lainnya. dan dirinya melangkah masuk ke kamar dengan sambil mengemas barang-barangnya ke dalam koper miliknya.
Setelah selesai mengemas pakaiannya Xiang Li pun terpaksa pergi dari Apartemen itu
"Begitu tiba-tiba, kemana aku harus pergi, Su La di rumahnya masih ada keluarga tidak mungkin aku menumpang di sana" gumam Xiang Li
Tidak lama kemudian nada panggilan masuk di handphone miliknya
"Hallo" sapa Xiang Li yang menjawab panggilan tersebut
"Xiang Li, hari ini aku tidak melihat mu di perusahaan, kau ada di mana?" tanya Su La yang di seberang sana
"Aku sedang mencari tempat tinggal"
"Mencari tempat tinggal? kenapa dengan tempat tinggal mu sekarang?"
"Pemiliknya datang dan menyuruh ku pergi, karena apartemennya telah di beli orang" jawab Xian Li yang berjalan sambil menarik kopernya
"Di beli orang? bukankah ini sangat keterlaluan? walau dia ingin jual tapi dia seharusnya memberi mu waktu untuk mencari tempat tinggal"
"Iya, aku juga merasa begitu, tapi walau di perpanjangkan juga tidak ada jalan keluar," jawab Xing Li murung
"Xiang Li, tinggal saja di rumah ku, kau ada di mana sekarang? aku pergi menjemput mu"
"Su La, aku rasa tidak baik jika aku menggangu mu, aku akan mencoba mencari tempat tinggal yang berdekatan sini"
"Xiang Li, dalam sehari mana mungkin bisa dapat, aku khawatir dengan mu, katakan kau ada di mana sekarang aku pergi menjemput mu sekarang juga"
"Tapi Su La ini akan merepotkan mu, kau sudah sering membantu ku dan kau juga tinggal bersama dengan keluarga mu"
"Xiang Li, jangan berkata seperti itu, kita adalah sahabat, sebagai sahabat mu aku harus membantu mu di saat diri mu ada kesulitan, lagi pula sekarang keluarga ku pulang ke rumah lama mereka, dan dalam jangka waktu dekat mereka tidak akan kembali"
"Baiklah, Su La terima kasih, aku akan sambil mencari rumah, sebelum mereka kembali ke Shang Hai"
"Iya, katakan di mana diri mu sekarang aku akan menjemput mu"
"Aku berada tidak jauh dari apartemen"
__ADS_1
"Tunggu aku di sana"
"Iya"