Never Forget You

Never Forget You
Zheng Yuan meluahkan perasaan


__ADS_3

"Kalau begitu kita nikmati sama-sama selagi kita masih di sini" kata Zheng Yuan dengan bersulang dengan Xiang Li


"Iya" jawab Xiang Li dengan senyum


Tidak lama kemudian karena kebanyakan minum maka Xiang Li pun ketiduran di kursi. Zheng Yuan menatap ke arah Xiang Li dengan waktu yang cukup lama, Lalu dirinya mendekati Xiang Li dan mengendong gadis itu tidur di kasur empuknya


Dengan jarak yang sangat dekat Zheng Yuan memerhatikan setiap inch wajah Xiang Li yang memiliki paras yang cantik


"Wajah yang cantik dan kulit yang halus. Shu Xiang Li, apa kau tahu tidur dalam keadaan mabuk ini sangat membahayakan mu, untung saja aku bukan pria hidung belang jika tidak aku pasti akan menghabisi mu malam ini" kata Zheng Yuan dengan senyum


"Lian Cheng" sebut Xiang Li yang membuka matanya dan melihat Zheng Yuan


"Kau sudah pulang? Lian Cheng, jangan pergi lagi ya, sudah 3 tahun kau tidak pulang aku sangat merindukan mu" kata Xiang Li yang dalam keadaan mabuk


Xiang Li melingkar tangannya ke leher Zheng Yuan dan menarik dekat dengannya dan lalu Xiang Li pun mencium bibir atasannya itu


Zheng Yuan membalas ciuman gadis itu, mereka berciuman selama beberapa menit, Xiang Li yang mabuk sama sekali tidak menyadari apa yang telah dia lakukan


Zheng Yuan melepaskan ciuman dan menatap wajah Xiang Li yang dalam kondisi setengah sadar


"Shu Xiang Li, buka mata mu dan lihat siapa di depan mu" ucap Zheng Yuan dengan tatapan jarak yang dekat


"Lian Cheng" sebut Xiang Li


"Aku bukan Lian Cheng tapi aku adalah Li Zheng Yuan, pria di depan mu ini adalah Li Zheng Yuan" kata Zheng Yuan dengan merasa cemburu


"Li..Zheng..Yuan"


"Benar, pria yang mencium mu adalah Li Zheng Yuan, aku ingin kau ingat malam ini, aku yang berciuman dengan mu dan bukan dia" kata Zheng Yuan dengan tegas dan mencium bibir Xiang Li dengan dalam


Tangan Zheng Yuan mulai menyentuh tubuh Xiang Li, dan memasukan tangannya ke dalam kemeja Xiang Li, tangannya meraba tubuh gadis itu dan naik ke bagian dadanya, Zheng Yuan lalu mencium wajah Xiang Li dan menurunkan ciumannya ke leher dengan liar


Sementara Xiang Li yang mabuk tidak sadar apa yang di lakukan Zheng Yuan pada dirinya


Zheng Yuan membuka kancing kemeja Xiang Li satu-persatu dan kemudian menatap Xiang Li yang sudah ketiduran

__ADS_1


"Aku tidak boleh melakukannya, dia sedang mabuk, apa yang ku lakukan?ini sangat gila" batin Zheng Yuan yang langsung bangkit dan berjalan ke arah kamar mandi


Di saat di dalam kamar mandi Zheng Yuan sedang membasahi tubuhnya dengan air shower yang hangat, mengingat ciuman tadi hampir saja membuat dirinya tidak bisa menahan diri.


"Aku benar-benar gila, tidak ku sangka dia bisa membuat ku tertarik padanya, selama ini aku belum pernah mengalaminya, tapi kenapa di saat berciuman dengannya sepertinya tidak asing?" batin Zheng Yuan


Di malam itu Xiang Li tertidur di kasur Zheng Yuan, sementara Zheng Yuan hanya duduk di sofa sambil melihat ke arah Xiang Li..


"Di hatinya masih ada pria itu, aku ingin membuatnya melupakan pria itu" batin Zheng Yuan yang kemudian bangkit dari sofa dan berjalan mendekati kasur


"Shu Xiang Li, aku tidak peduli di mana pria itu, walau pun dia masih hidup tapi sekarang kau berada di hadapan ku, dan mulai besok aku ingin membuat mu melupakannya, aku ingin kau hanya melihat ku seorang diri" kata Zheng Yuan dengan mengecup dahi Xiang Li


Keesokan harinya


Di pagi itu Zheng Yuan menyuruh Fa Wei ke lokasi untuk pemantauan pembangunan proyek mereka. Zheng Yuan memang sengaja membiarkan Fa Wei pergi sendirian karena dirinya tidak ingin Fa Wei mengetahui jika Xiang Li berada di kamarnya


Di saat Xiang Li membuka matanya dia langsung bangkit dari tidurnya karena mendapatinya dirinya sedang tidur di kamar atasannya


"Sudah bangun" kata Zheng Yuan yang sudah berpakaian rapi dan sedang duduk di sofa


"Kau sudah mabuk dan tidak sadarkan diri, bagaimana aku bisa membangunkan mu" jawab Zheng Yuan dengan bersikap santai


"Jika Fa Wei tahu ini sangat buruk" kata Xiang Li yang ingin turun dari kasurnya


"Dia sudah ke lokasi"


"Kenapa tidak membangunkan ku dari awal?"


Zheng Yuan bangkit dari sofa dan menghampiri Xiang Li yang sedang duduk di kasur itu


"Bagaimana aku membangunkan mu? kau tidur begitu nyenyak di kasur ku, sehingga..!" ucap Zheng Yuan dengan semakin dekat dengan Xiang Li


"Se-sehingga apa?" tanya Xiang Li merasa canggung


"Sehingga aku harus tidur di samping mu semalam" jawab Zheng Yuan dengan sengaja mengoda

__ADS_1


"Apa? kita tidur bersama?" tanya Xiang Li dengan nada tinggi


"Ssssttttt, apa kau ingin semua orang tahu jika kita tidur bersama semalam?" ucap Zheng Yuan dengan menutup mulut Xiang Li sambil mendorongnya ke kasur


Di saat itu mereka saling tatapan dengan penuh perasaan, tidak bisa di pungkiri bahwa Xiang Li telah tertarik pria yang di hadapannya ini


Zheng Yuan melepaskan tangannya dan mendekatkan bibirnya sehingga menempel ke bibir Xiang Li yang berada di bawahnya


Zheng Yuan mencium bibir Xiang Li dengan dalam sambil memeluk pinggangnya


"Apa yang aku lakukan? kenapa aku bisa terbuai dengan ciumannya" batin Xiang Li


Xiang Li dengan cepat mendorong tubuh Zheng Yuan yang sedang menindihnya


"Cepat bangun, aku ingin kembali ke kamar ku" kata Xiang Li dengan merasa malu dengan pria itu


Zheng Yuan menekan kedua tangan Xiang Li ke kasur dan menatap senyum gadis itu


"Kenapa kau senyum? cepat lepaskan tangan mu?"


"Aku ingin menjadikan mu sebagai kekasih ku" jawab Zheng Yuan dengan senyum


"Ke-kekasih? apa kau tidak salah? cepat bangun"


"Aku tidak akan bangun jika kau tidak menerima ku"


"Apa kau sedang bercanda? ini tidak lucu"


"Aku serius dan tidak bercanda, aku Li Zheng Yuan ingin menjadikan Shu Xiang Li sebagai kekasih ku, apakah kau sudah mengerti?"


"Aku mengerti maksud mu, tapi kenapa kau tiba-tiba saja berkata seperti itu?"


"Karena aku baru menyadari aku sudah lama menyukai mu"


"Sudah lama?"

__ADS_1


"Iya, di saat aku pertama kali melihat mu, di saat itu kau tiba-tiba datang memeluk ku dan kemudian mencium ku, di saat itu aku sudah menyimpan mu di dalam hati ku, hanya saja aku belum menyadarinya" jelas Zheng Yuan dengan tersenyum


__ADS_2