Never Forget You

Never Forget You
Zheng Yuan merasa kecewa


__ADS_3

"Apakah kamu masih belum puas berbohong padaku selama tiga tahun? dia tidak bersalah sama sekali, hanya dirimu saja yang selalu membencinya. kenapa, apakah karena dia bukan dari keluarga kaya?" kata Zheng Yuan dengan merasa emosi


"Yuan er, jangan bahas ini dulu, lukamu masih belum sembuh istirahatlah dulu" ujar Li Suen


"Begini saja, aku lepaskan semuanya dan kembalikan padamu, Li Yuan Group aku lepas tangan" kata Zheng Yuan dengan tatapan serius


"Apa maksud mu? apa kau tahu apa yang kau katakan?" tanya Li Suen dengan heran yang bangkit dari tempat duduknya


"Aku sudah lelah, selama bertahun-tahun hidup ku di atur oleh mu, kau menggangap aku anak kecil, karena keegoisan mu aku jadi korbannya, apa kau bahagia jika aku menuruti semua perkataan mu? menikahi wanita bukan pilihanku hanya demi keinginan mu, dan aku harus hidup bersama wanita pilihan mu untuk selama hidupku, aku tidak bisa melakukannya, aku mencintainya, hanya dia. Pa, mungkin dirimu tidak tahu apa itu cinta, tapi aku tahu, hati mu bagaikan batu jadi sebaik apapun mama terhadap mu kau tidak merasa tersentuh tapi kau bisa merasa bersalah pada wanita yang hanya menginginkan hartamu. Pa, kau sangat mengecewakanku, dari aku usia 12 tahun aku sudah kecewa padamu, di mata orang lain kau sangat hebat karena dirimu adalah pendiri group, dan mereka tidak tahu bagaimana kau melayani keluarga mu sendiri, aku dan mama sangat kecewa pada mu, kau adalah kepala keluarga tapi kau gagal sebagai seorang suami dan seorang ayah" jelas Zheng Yuan dengan rasa kecewa


"Apa karena wanita itu yang membuat mu begini?"


"Karena sifat mu aku menjadi begini. Pa, kenapa kau harus membuat ku menjauh dari mu? kenapa kita tidak menjalani hidup bahagia seperti orang lain saja, kenapa kau harus sakiti mama, aku dan Xiang Li? kami tidak bersalah padamu, tapi kenapa kau menganggap semua orang bersalah padamu dan harus mengikuti kemauan mu? apa masih tidak cukup dengan semua ini? apa yang kau dapatkan? apa kau bahagia?"


"Yuan er, kau jangan lupa asal mu dari mana, kau adalah pewaris Li Yuan ini tidak bisa berubah apa pun walau kau memilih melepaskannya"


"Kenapa jika aku adalah pewaris? aku tidak bahagia juga tidak bangga, tapi beda di saat aku bersamanya, hidup kami sederhana di saat dulu, demi menyimpan identitasku aku harus berbohong padanya, dan dia tidak peduli semua itu, dia hanya mencintai ku dia beda dengan pilihan mu, apa kamu sudah lupa dengan Lina Zhao yang tidur dengan pria lain dia adalah pilihan mu, dan Shen Ni wanita yang kau anggap sebagai dewi dia juga hanya ingin harta mu, tapi apa yang sudah Xiang Li lakukan sehingga kau begitu ingin menyingkirkannya?"


"Salah dia adalah dia bukan dari keluarga yang terpandang" jawab Li Suen


"Itu bukan keinginannya, tidak semua orang bisa beruntung seperti aku yang di lahirkan di keluarga yang kaya raya, tapi aku tidak bahagia, apa kau tahu kenapa aku tidak bahagia? karena kau yang merebut semua kebahagiaan ku, dari mama ku dan Xiang Li" jelas Zheng Yuan


"Mulai hari ini aku akan meninggalkan semuanya, aku bukan lagi Li Zheng Yuan jadi kau tidak perlu mengaturku lagi, aku akan membawanya pergi dari sini, aku akan menjalani hidup ku sebagai Fan Lian Cheng" ujar Zheng Yuan yang turun dari ranjang

__ADS_1


"Zheng Yuan" panggil Li Suen yang ingin menghentikan putranya


"JIka hati sudah terlanjur kecewa apakah mungkin bisa di obati?" tanya Zheng Yuan dengan menatap penuh dengan kekecewaan ke arah ayahnya itu


"Bukan aku tidak berbakti tapi diri mu yang membuat ku ingin jauh dari mu, apa kau tahu di dunia ini yang bisa membuat ku nyaman adalah mama dan Xiang Li, dan kau selalu membuat ku kecewa, aku tidak mau kehilangan Xiang Li karena ulah mu, jika kau hanya ingin semua orang ikuti keinginan mu maka anggap saja putra mu ini sudah mati di saat kecelakaan" ucap Zheng Yuan yang lalu melangkah pergi meninggalkan kamarnya


"Tuan Li" sebut Fa Wei yang menyusul Zheng Yuan


Mendengar setiap ucapan Zheng Yuan, Li Suen merasa tidak berdaya rasa sakit menusuk jantung di saat putranya mengatakan jika dirinya sangat kecewa pada ayahnya itu


"Tuan Li, Anda ingin kemana?" tanya Fa Wei yang mengejar langkah Zheng Yuan


"Di mana dia?"


"Bawa aku bertemu dengannya"


"Baik"


Di siang itu Zheng Yuan keluar dari rumah sakit dalam kondisi yang masih belum sembuh sepenuhnya, sementara Li Suen duduk tidak bergerak di kursi yang ada di samping ranjang itu sambil mengingat kembali semua ucapan Zheng Yuan yang sudah terlanjur kecewa padanya


"Mulai hari ini aku akan meninggalkan semuanya, aku bukan lagi Li Zheng Yuan jadi kau tidak perlu mengaturku lagi, aku akan membawanya pergi dari sini, aku akan menjalani hidup ku sebagai Fan Lian Cheng"


"JIka hati sudah terlanjur kecewa apakah mungkin bisa di obati?"

__ADS_1


"Bukan aku tidak berbakti tapi diri mu yang membuat ku ingin jauh dari mu, apa kau tahu di dunia ini yang bisa membuat ku nyaman adalah mama dan Xiang Li, dan kau selalu membuat ku kecewa"


"Apakah putra ku satu-satunya sangat benci padaku? sehingga mengatakan perkataan seperti ini" gumam Li Suen dengan termenung


Perjalanan


Fa Wei mengendarai mobilnya sambil memerhatikan Zheng Yuan yang sedang diam melihat ke arah luar jendela lewat cermin yang di depannya


"Tuan Li, apa Anda yakin tidak apa-apa? Anda baru sadar seharusnya di periksa dulu, bagaimana jika kita bertemu dengan dokter Wang?" tanya Fa Wei


"Tidak usah, katakan padaku apakah dia ada bertemu dengan Xiang Li?"


"Ada, tidak tahu bagaimana caranya tuan besar tahu Anda masuk rumah sakit, di malam itu dia langsung datang"


"Apa yang dia lakukan terhadap Xiang Li?"


"Nona Shu di marahi olehnya, dan kemudian di tampar dan di usir oleh tuan besar"


"Di tampar? dia sangat keterlaluan, dia telah menabur garam pada Xiang Li selama ini dan masih belum cukup, ini salahku tidak melindunginya dengan baik, dan bahkan telah melupakannya selama tiga tahun"


"Tuan Li, sebenarnya Anda tidak melupakannya, di saat ingatan mu belum sembuh, diri mu juga mencintainya, walau siapa pun diri mu kau tetap mencintainya, hanya saja selama tiga tahun kalian tidak bertemu. tapi jika takdir sudah tentukan semuanya apa pun yang terjadi kalian tetap bisa bersatu" kata Fa Wei


"Aku hanya tidak ingin lagi kehilangannya, aku sudah membuang waktunya selama tiga tahun, dan aku tidak akan membiarkan dia menunggu ku lagi" ujar Zheng Yuan

__ADS_1


__ADS_2