
"Paman, wanita yang bersama Zheng Yuan tadi itu siapa?" tanya Li Na yang masih berada di restoran bersama keluarganya
"Dia adalah salah satu karyawan Li Yuan Group" jawab Li Suen
"Li Na, kenapa? apakah dia bersikap tidak sopan dengan mu?" tanya Shen Ni
"Tidak ada, hanya saja aku melihat Zheng Yuan sangat perhatian dengannya, dan tatapannya wanita itu seolah-olah ingin mendekati Zheng Yuan" jawab Li Na dengan sengaja menuduh
"Li Suen, siapa wanita itu berani sekali dia ingin mengincar calon menantu ku?" tanya Zhao An
"Dia hanya karyawan kecil, bukan siapa-siapa, lagi pula putra ku juga tidak mungkin tertarik padanya" jawab Li Suen
"Benar, Li Na lebih cantik dan baik dari siapa pun, wanita itu hanya karyawan kalau begitu suruh saja Zheng Yuan pecat saja dia" ujar Shen Ni dengan senyum
"Apa benar bisa memecatnya?" tanya Li Na dengan berharap
"Tenang saja paman mu ini bisa memecatnya, jadi kau jangan khawatir" jawab Shen Ni dengan yakin
"Terima kasih Paman, terima kasih Bibi" ucap Li Na dengan gembira
"Pria kaya memang banyak wanita yang ingin mendekati ini sudah biasa, akan tetapi menantu keluarga Li tetap hanya milik mu seorang" ujar Shen Ni
"Kenapa Shu Xiang Li bisa berada di Shang Hai? dan lebih parahnya dia bisa masuk ke Li Yuan Group" batin Li Suen yang penuh dengan tanda tanya
Nada dering masuk di handphone milik Li Suen
"Hallo" ucap Li Suen yang menjawab panggilan tersebut
Setelah mendengar panggilan dari seseorang raut wajah Li Suen tampak merasa tidak senang
__ADS_1
"Suen ge, ada apa? kenapa sepertinya ada masalah?" tanya Shen Ni
"Li Suen, jika ada masalah kau boleh pergi dulu" ucap Zhao An
"Kita makan saja dulu, nanti aku baru ke perusahaan sebentar" kata Li Suen
Li Yuan Group
Setelah makan siang Li Suen langsung menuju ke perusahaan mencari putranya itu.
Klek.
"Zheng Yuan, apa yang sudah kamu lakukan?" tanya Li Suen yang masuk ke dalam kantor anaknya itu
"Memang apa yang sudah ku lakukan?" tanya Zheng Yuan yang sedang duduk di sofa sambill membaca dokumennya
"Apa karena ini kau datang menegur ku? apakah dia ada menjelaskan kenapa aku memukulnya?"
"Demi seorang karyawan rendah kau telah memukuli seorang pengusaha besar, apa kau tidak salah?" tegur Li Suen yang berdiri di depan Zheng Yuan
"Pengusaha besar? lalu apakah karena dia adalah pengusaha besar oleh karena itu dia pantas melakukan hal bejat terhadap seorang wanita yang tidak lain adalah karyawan Li Yuan Group?" tanya Zheng Yuan dengan nada keras
"Dia hanyalah karyawan, apa perlu kau memukul Fan Long demi dia?"
"Tuan besar Li, sekarang aku bertanya pada mu, sebagai atasan apakah tidak seharusnya melindungi karyawan sendiri? dan biarkan dirinya di nodai oleh pria bejat seperti Fan Long? jika saja aku sebagai atasan tidak bisa melindungi karyawan ku lalu apa aku masih layak jadi atasan di perusahaan ini?"
"Pecat saja karyawan itu, dan bertemu lagi dengan Fan Long, dia sudah menghubungi ku tadi, jika kita pecat karyawan itu maka dia akan bekerjasama dengan kita"
"Pecat? apa anda bisa jelaskan di mana kesalahannya sehingga harus di pecat? walau Li Yuan Group adalah perusahaan besar bukan berarti bisa memecat karyawan tanpa sebab" jawab Zheng Yuan dengan kesal
__ADS_1
"Baik jika kau tidak ingin memecatnya, maka aku yang akan melakukannya"
"Apa kamu mengira kamu ada hak melakukannya? jangan lupa, Tuan besar Li. aku Li Zheng Yuan yang berhak atas segalanya" bentak Zheng Yuan dengan emosi
"Kau? demi seorang karyawan yang rendahan kau melawan ku dan memukul Fan Long?"
"Tuan besar Li, aku rasa Anda sudah lupa, dulu sebelum kamu pensiun kamu adalah atasan mereka yang adil, di mata mereka kamu adalah bos yang baik bisa membedakan yang mana benar dan yang mana salah, tapi kenapa sekarang malah sudah berubah? baru pensiun beberapa tahun sudah lupa aturan perusahaan"
"Li Zheng Yuan, semakin lama kau semakin suka melawan, jangan lupa jika aku bisa saja tarik semua hak mu di perusahaan ini"
"Tuan besar Li, jika kau ingin menarik hak ku lakukan saja jika kau sanggup, jangan lupa di saat perusahaan mu kritis aku yang berusaha mencari rekan bisnis untuk menanam modal ke perusahaan mu ini, dan jangan lupa di saat kamu menyerahkan perusahaan ini kepada ku di saat itu perusahaan ini sudah hampir bangkrut, aku yang membangkitkannya, di saat aku sedang mencari bantuan dan lembur setiap hari selama berbulan-bulan siapa yang membantu ku? aku melakukan nya dengan kedua tangan ku dan otak ku, sementara diri mu hanya menerima hasilnya, dan sekarang kau ingin mengusir ku hanya karena teman mu yang berengs*k itu" bentak Zheng Yuan dengan kesal
"Ingin aku keluar dari sini agar bisa serahkan kepada anak siluman itu? jangan berharap selagi aku masih hidup" ketus Zheng Yuan dengan kesal dan berjalan ke meja besarnya
"Apa maksud mu anak siluman itu? dia adalah adik mu"
"Tuan besar Li, aku tidak tahu ingin mengasihani mu atau ikut senang, jika itu adalah anak mu aku tidak akan ragu menyerahkan posisi ini kepadanya, tapi jika sampai aku tahu dia bukan adik ku maka jangan salahkan aku jika di saat itu aku akan mengusir wanita itu dari rumah" bentak Zheng Yuan dengan kesal
"Kenapa kau selalu saja mencari masalah dengan bibi mu?"
"Jika kau masih ingin sayang pada perusahaan mu ini maka tolong jangan ikut campur dalam hal yang tidak masuk akal, aku bisa membangkitkan perusahaan dan aku juga bisa menghancurkannya dalam sehari" kecam Zheng Yuan
"Demi seorang karyawan rendahan kau mengancam ku" bentak Li Suen dengan kesal
"Aku bukan mengancam mu, tapi aku sebagai atasan sudah menjadi tanggung jawab ku melindungi karyawan ku jika dapat perlakuan tidak adil dari orang lain"
"Tapi ini sama sekali tidak wajar jika hanya demi dia kita kehilangan klien besar"
"Tuan besar Li, apakah menurut mu karyawan kita itu seharusnya melayani Fan Long dengan tubuhnya untuk mendapatkan kontrak kerjasama dengannya? apakah perusahaan kita begitu rendah sehingga harus menjual tubuh karyawan kita? aku tidak masalah jika harus kehilangan klien seperti itu, karena aku masih bisa mendapat klien lain, jika hanya karena dia adalah teman mu sehingga harus menjual tubuh gadis itu maka anda sebagai pendiri Li Yuan Group sangat kekanakan dan tidak profesional" kata Zheng Yuan dengan nada kesal
__ADS_1