Never Forget You

Never Forget You
Aku adalah Fan Lian Cheng


__ADS_3

Fa Wei mengantar Zheng Yuan untuk bertemu dengan Xiang Li di rumahnya..


Setelah setengah jam kemudian mereka tiba di depan rumah yang di tempati oleh Xiang Li, Zheng Yuan yang sudah sembuh ingatannya tidak sabar ingin bertemu kembali dengan kekasihnya telah pisah selama tiga tahun itu, dengan tidak sabarnya berlari masuk ke dalam rumah


"Xiang Li" panggilan Zheng Yuan yang baru melangkah masuk ke dalam ruangan tamu yang di mana Xiang Li sedang duduk di sana


"Zheng Yuan" sahut Xiang Li dengan bangkit langsung dari tempat duduknya dan berlari ke pelukan Zheng Yuan


"Maaf, sudah membuat mu menderita selama ini" ucapnya dengan memeluk Xiang Li dengan erat


"Asal kau baik-baik saja, itu sudah cukup bagiku, apa luka mu masih sakit? kenapa kau keluar dari rumah sakit?" tanya Xiang Li dengan menyentuh wajah Zheng Yuan


"Luka ku sudah tidak apa-apa, apa wajah mu sakit?" tanya Zheng Yuan yang menyentuh wajah Xiang Li yang di tampar oleh Li Suen sebelumnya


"Tidak sakit, duduklah dulu. seharusnya kau harus tetap tinggal di rumah sakit" kata Xiang Li menarik tangan Zheng Yuan dan berjalan ke arah sofa


"Xiang Li" sebut Zheng Yuan yang menarik Xiang Li ke pelukannya


"Ada apa denganmu, Zheng Yuan? apa kamu bertengkar dengan papa mu lagi?" tanya Xiang Li yang di dalam pelukan Zheng Yuan


"Xiang Li, maafkan aku karena papa ku sudah membuat mu menderita selama ini, sudah tiga tahun dia menjadi penghalang kita, sementara aku malah tidak tahu jika aku sudah memiliki kekasih yang begitu mencintaiku dan aku malah bertunangan dengan wanita lain" ucap Zheng Yuan dengan merasa bersalah


"Tiga tahun? apa maksud mu?" tanya Xiang Li dengan melepaskan pelukannya dan menatap Zheng Yuan

__ADS_1


"Xiang Li, maaf atas semua penderitaan yang di berikan oleh papa ku pada mu, aku pernah mengatakan jika aku lebih memilih hidup sederhana denganmu karena aku hanya bisa merasa bahagia di saat bersama mu, tapi selama tiga tahun ini aku malah tidak menepati janjiku"


Mendengar semua ucapan Zheng Yuan Xiang Li merasa hampir tidak percaya dengan apa yang dia dengar, perjanjian ini pernah di lontarkan oleh Fan Lian Cheng di saat tiga tahun yang lalu


"Zheng Yuan, apa yang di maksud dengan ucapanmu ini?"


"Ini janji ku pada mu Xiang Li, di saat tiga yang lalu aku tertarik padamu saat aku ada bisnis di sana, nama ku Fan Lian Cheng karyawan biasa di salah satu perusahaan Shang Hai, Nona apa dirimu sudi berteman denganku yang tidak memiliki apapun?" kata Zheng Yuan yang mengulang perkataan yang sama di saat baru berkenalan dengan Xiang Li


"Kau adalah Lian..Cheng?" tanya Xiang Li dengan mengeluarkan air mata


"Iya, aku adalah Fan Lian Cheng, aku kehilangan ingatan ku selama 3 tahun, karena mengalami kecelakaan mobil, di saat itu aku bertengkar dengan papa ku, setelah aku keluar dari rumahnya aku menghubungimu dengan mengatakan jika aku ingin ke Qing Dao, tapi tidak menyangka di saat dalam perjalanan ke bandara aku malah kecelakaan, dan di saat aku sadar aku sudah tidak ingat pada dirimu lagi" jelas Zheng Yuan dengan merasa menyesal


"Kau adalah Lian Cheng?"tanya Xiang Li lagi dengan hampir tidak percaya


"Xiang Li, aku adalah Lian Cheng yang tiga tahun lalu berkenalan denganmu di Qing Dao, dan aku pernah berjanji akan menikahi mu" jawab Zheng Yuan dengan mengeluarkan air matanya


"Karena di saat itu aku ingin mencari pasangan yang benar-benar mencintaiku tanpa syarat dan bukan karena identitasku, di saat aku bersama mu aku mulai memahami sifat mu yang tulus dengan ku, dan aku nyaman bersama mu, oleh sebab itu aku ingin menikahi mu dan hidup bersama mu untuk selamanya" ucap Zheng Yuan dengan memeluk Xiang Li


"Kau pergi meninggalkan ku selama tiga tahun, aku mengira kau sudah pergi selamanya, dan di saat kita bertemu kembali kau sudah menjadi orang lain, apa kau tahu di saat itu aku sangat kecewa dengan mu, tapi di kemudian hari Su La beritahu padaku bahwa kau adalah bos Li Yuan Group aku baru tahu aku salah mengenal orang, dan karena aku takut kesedihanku berlarut makanya aku memilih mundur dari perusahaan" jelas Xiang Li dengan merasa sedih


"Ini semua salahku, selama ini aku tidak tahu jika aku sudah memiliki kekasih yang tinggal di Qing Dao, semua penderitaan mu aku lah penyebabnya" kata Zheng Yuan dengan merasa bersalah


"Xiang Li, mari kita tinggalkan sini, mulai harini aku ingin tetap menjadi Lian Cheng dan hidup bersama mu"

__ADS_1


"Bagaimana dengan papa mu?"


"Dia selama ini tidak pernah memikirkan perasaan ku, dan aku ingin memilih jalan ku sendiri dan hidup bahagia bersama mu"


"Zheng Yuan, kau adalah satu-satunya putra tuan besar, sepertinya tidak baik jika kau meninggalkan papa mu sendiri"


"Xiang Li, dia sudah membuat kita menderita selama ini dan selalu saja ingin memisahkan kita, jika kita masih di sini dia masih akan memisahkan kita"


"Tapi walau bagaimanapun dia adalah papa mu"


"Seorang ayah bukankah harus memikirkan kebahagiaan anaknya dan bukan malah berusaha ingin merusak kebahagiaan anaknya, dia sudah melakukan banyak kesalahan, dia sudah mengenalmu dari awal oleh sebab itu dia berusaha ingin menyingkirkan mu, dan aku tidak akan membiarkan dia melakukan itu lagi"


"Aku tidak menyangka tuan besar menganggapku sebagai musuhnya, sehingga begitu membenci ku"


"Dia begitu melukai mu apa kau tidak membencinya?"


"Aku sangat marah di saat dia menampar ku tapi dia adalah orang tua mu, dan dia melakukannya hanya demi kamu"


"Bukan demi aku, tapi demi dia sendiri. Xiang Li, kita tinggalkan sini saja, semuanya kita tinggalkan dan kita akan mulai dari awal kita akan jalani hidup kita di Qing Dao"


"Apa kau yakin tidak menyesal untuk melepaskan semua milik mu? di sini kau memiliki segalanya, dan jika kau memilih hidup bersama ku maka kau akan kehilangan semuanya"


"Tapi aku memiliki diri mu, aku tidak menyesal, karena kau adalah kebahagiaan ku, Xiang Li." ucap Zheng Yuan dengan mencium bibirnya Xiang Li

__ADS_1


Fa Wei yang dari tadi berada di luar telah mendengar semua perkataan Zheng Yuan dan Xiang Li merasa terharu dengan hubungan mereka, walau telah terpisah tapi tidak membuat cinta mereka pudar.


"Akhirnya mereka bersatu kembali sekian lama berpisah, dan selanjutnya tidak tahu apa lagi tindakan tuan besar" batin Fa Wei


__ADS_2