
"Mei er, kau pergi sangat cepat, dan selama ini walau aku melihat anak kita membesar tapi hubungan kami sangat jauh, walau dia di depan ku tapi dia tidak pernah dekat denganku, aku akui aku salah di masa lalu, aku bukanlah pria yang tidak memiliki berperasaan, mungkin selama ini kau mengira jika aku sudah selingkuh dengan wanita lain, tapi kenyataannya bukan seperti itu, aku di buat mabuk di saat itu, sehingga melakukan hubungan dengan wanita siluman itu, di saat kau meninggal aku membawanya pulang karena dia mengancam akan bunuh diri, tapi tindakan ku membuat Yuan er terluka dan semakin benci padaku. Mei er, anak kita sudah dewasa, apa yang harus ku lakukan?" kata Li Suen dengan melihat makam istrinya
2 bulan kemudian
Qing Dao
Xiang Li dan Zheng Yuan menjalani kehidupan yang sederhana dan bahagia di kota itu, di siang itu mereka berjalan-jalan di tepi pantai sambil melihat ombak besar di lautan itu
"Xiang Li, apa kamu bahagia?" tanya Zheng Yuan yang berdiri dengan saling berhadapan dengan istrinya yang telah dia nikahi secara sah di kantor sipil
"Aku sangat bahagia, bagaimana denganmu?" tanya Xiang Li dengan senyum
"Kau adalah kebahagiaan ku, Xiang Li" ucap Zheng Yuan dengan mengecup dahi istrinya
"Zheng Yuan, sudah dua bulan kita di sini. apa kau tidak ingin menghubungi papa mu?"
"Tidak, dia tidak akan menerima mu"
"Aku hanya tidak mau kalian bermusuhan, aku yakin papa mu pasti sudah tidak marah lagi"
"Tidak ada yang bisa menebak pikirannya, Xiang Li. dia sangat keterlaluan. setiap kami bertemu pasti akan bertengkar, jadi lebih baik kami tidak bertemu" jawab Zheng Yuan
"Aku hanya tidak ingin kau menyesalinya, apa pun yang dia lakukan dulu dia tetap papa mu ini tidak akan berubah"
"Xiang Li, karena dia kita berpisah selama tiga tahun, dan dia juga menyakiti mu, apa kau tidak benci padanya?"
__ADS_1
"Benci? apakah benci bisa menyelesaikan masalah? apakah benci bisa membuat kita bahagia? selama ini kau sangat benci padanya sehingga kau tidak merasa bahagia, dan aku yakin papa mu juga sama, jika tidak bahagia kenapa harus di teruskan, kenapa tidak berubah pola pikiran mu? hilangkan rasa benci maka hidup akan menjadi lebih bahagia, karena bahagia itu sangat berharga, bahagia adalah di saat kita bisa bersama dengan keluarga kita, kau dan papa mu sebenarnya masih ada kesempatan untuk bahagia, sedangkan aku sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk berkumpul dengan papa dan mama ku, hargailah selagi masih ada kesempatan" ucap Xiang Li
"Xiang Li, kau adalah keluargaku, aku adalah suami mu untuk selamanya" kata Zheng Yuan dengan memeluk Xiang Li dengan erat
Di saat mereka berpelukan seorang pria tiba-tiba muncul di sana dan berjalan menghampiri mereka, Zheng Yuan yang menyadari kehadiran pria itu lalu melepaskan pelukannya dan memandang ke arah pria itu, begitu juga dengan Xiang Li
"Tuan besar Li" sapa Xiang Li yang di kejutkan dengan kehadiran pria itu
Zheng Yuan hanya menatap ke arah ayahnya dengan tatapan yang tidak senang
"Aku telah pelajari satu hal hari ini, jika benci maka tidak akan bahagia, aku sangat membenci mu dan benci pada orang yang melawan perintah ku, oleh karena itu aku tidak bahagia sama sekali, dan aku menyadari sebenarnya kebahagiaan itu sangat sederhana, tidak butuh uang yang banyak, tidak perlu makanan yang enak atau rumah yang besar, tapi yang di butuhkan adalah hubungan dalam keluarga, aku memiliki segalanya tapi aku tidak bahagia karena aku gagal membahagiakan istri dan anakku dan ini adalah penyesalan seumur hidup bagiku" jelas Li Suen dengan senyum melihat ke arah Xiang Li dan Zheng Yuan
"Yuan er, apa kau masih bisa beri aku kesempatan untuk membuat mu bahagia? kita telah melewatkan masa-masa bahagia selama ini, dan semua ini adalah salah ku, dan aku ingin menebusnya untuk mu dan Xiang Li" ujar Li Suen dengan mata berkaca kaca
"Kau menikah di sini tanpa pesta apa pun, Xiang Li adalah menantu ku satu-satunya, tentu saja aku sebagai mertua harus berikan pesta besar-besaran untuknya. Li Zheng Yuan, mengenai ini kau salah besar telah menikah tanpa acara apapun" kata Li Suen dengan senyum
"Tuan besar Li ini..?" ucap Xiang Li yang hampir tidak percaya dengan semua ucapan Li Suen
"Jangan memanggilku dengan sebutan itu lagi, seharusnya kau memanggil ku papa, karena kau sudah menjadi bagian dari keluarga ku" kata Li Suen dengan menyentuh kepala Xiang Li
"Papa?"
"Benar! Xiang Li, siapa bilang kau tidak ada kesempatan untuk bahagia bersama keluarga mu? keluarga Li adalah keluarga mu dan aku adalah papa mu, dan diri mu sudah menjadi putri ku. Xiang Li, maafkan papa selama ini sudah menyakitimu, dan kamu bukan saja tidak membenciku tapi malah berusaha ingin Zheng Yuan bersatu dengan ku" ucap Li Suen yang merasa menyesal dan memeluk Xiang Li dengan penuh perhatian
Zheng Yuan untuk pertama kalinya melihat sang ayahnya begitu lembut dan perhatian pada seseorang tentu membuatnya merasa kehangatan dan terharu
__ADS_1
"Terima kasih, Pa" ucap Zheng Yuan
"Anakku yang bodoh, kita adalah ayah dan anak untuk apa berterima kasih" kata Li Suen dengan senyum
Li Suen memeluk Xiang Li dan Zheng Yuan dengan perasaan bahagia, mereka tersenyum dan kemudian mereka pun sama-sama menikmati pemandangan di tepi pantai sana
"Papa ingin tinggal di sini untuk beberapa hari, ingin tahu semua kehidupan yang Xiang Li lalui di masa kecil. Xiang Li, papa ingin tahu semua tentang masa kecil mu"
"Baik Pa, Xiang Li akan memberitahu semuanya" jawab Xiang Li dengan senyum bahagia
"Sini sangat nyaman dan indah, tempat ini membuat ku tidak ingin kemana-mana" ucap Zheng Yuan
"Kita akan tinggal di sini lebih lama, setelah itu kalian harus pulang dan adakan acara pesta pernikahan, papa ingin semua orang tahu jika papa memiliki menantu yang baik dan cantik" kata Li Suen dengan senyum bahagia
"Papa tenang saja, akan ku lakukan acara yang mewah, agar semua orang tahu jika aku Li Zheng Yuan memiliki seorang istri yang cantik dan lembut" ujar Zheng Yuan dengan merasa bahagia
"Dan aku juga ingin semua orang tahu, jika aku juga memiliki seorang suami yang tampan, dan mertua yang baik padaku" ucap Xiang Li dengan gembira
"Hahahahahaha" suara tertawa mereka yang merasa bahagia dan saling bergandengan tangan
Setelah berpisah selama tiga tahun akhirnya Zheng Yuan dan Xiang Li bisa bersama dan mendapatkan restu dari Li Suen, Li Suen yang selama ini membantah Xiang Li bersama putranya pada akhirnya dirinya telah menyesali semua perbuatan masa lalunya. sikap ego membuatnya hampir kehilangan putra semata wayang yang memilih meninggalkan keluarganya dan menikahi wanita yang dia cintai.
Tamat
Terima kasih untuk readers yang ikut alur cerita ini hingga akhir bab ya...🤗🤗🤗
__ADS_1