OB Spesial [Markhyuck Ft. Noren]

OB Spesial [Markhyuck Ft. Noren]
#16


__ADS_3

**Hari sudang menjelang malam,jam kerja haechan terkadang tidak menentu terkadang ia akan pulang sore namun juga terkadang larut malam ia jadi kasihan pada chenle


Haechan menjemput chenle yang ada diruangan Mark, balita itu tertidur miring disofa yang pinggirnya sudah dibatasi bantal agar balita itu tidak terjatuh


"Permisi pak minhyung"


"Ya masuk" setelah mendapat izin haechan membuka pintu itu dan memasuki ruangan Mark


"Bagaimana Hyung, apakah chenle merepotkanmu?"


"Tidak, dia benar benar anak yang baik tadi dia bermain dengan Lucas akhirnya kelelahan dan tertidur" jelas Mark menjawab pertanyaan haechan


"Ah begitu terimakasih ya Hyung sudah boleh menitipkan chenle disini, terkadang aku berfikir apakah lebih baik menitipkan chenle ditempat penitipan anak tapi terkadang aku merasa tidak tenang" oceh haechan mengenai putra nya


"Ya aku mengerti, begitulah insting seorang ibu dan aku juga tidak terlalu menyarankan agar chenle dititipkan disana kamu tidak bisa mengawasinya setiap saat namun kamu bisa menitipkannya disini aku tidak begitu kerepotan"


"Benar juga Hyung, terimakasih untuk tawarannya hihi ya sudah aku mau pulang Hyung"


"Mau ku antar? Kebetulan aku juga mau keluar"


"Tidak perlu Hyung aku cukup berjalan kaki saja dekat kok" tolak haechan secara halus


Haechan menggendong chenle dengan hati-hati agar putranya tidak terganggu atau ia akan marah jika tidurnya terganggu


"Aku permisi dulu ya Hyung, sekali lagi terimakasih" ucap haechan sebelum berlalu keluar


Angin malam berhembus sedikit kencang, haechan mengeratkan selimut bayi yang ia kenakan pada chenle dan mendekap bayi itu agar tidak kedinginan


Haechan sudah hampir sampai kerumahnya hanya melewati gang terakhir yang lurus saja tepat menuju rumahnya namun di pertigaan...


"Maaf bisa bicara sebentar?" Ada orang asing yang berbicara padanya dari wajahnya terlihat jelas dia bukan orang Korea wajahnya sangat kebarat-baratan


"Maaf siapa ya?" Haechan merasa asing dengan orang itu dan mencoba untuk tidak terlalu dekat ia harus menjaga jarak demi keselamatan dirinya dan juga putranya


"Tenang saja saya tidak ingin mencelakakan anda, saya hanya ingin berbicara dengan anda" jelas orang asing tersebut


"Namun sebelumnya, bisakah kita mengobrol ditempat yang nyaman? Kasihan jika putramu berlama-lama diluar seperti ini" haechan masih sedikit ragu namun melihat pipi chenle mulai memerah karena kedinginan jadi ia mengiyakan orang asing tersebut

__ADS_1


Haechan mengikuti orang asing itu ke cafe yang masih buka disekitar situ


"Sebelumnya namamu adalah seo donghyuck kan?" Haechan tertegun bagaimana bisa orang ini mengetahui nama lamanya


"Eumm bukan nama saya Lee haechan tuan"


"Mana mungkin, saya masih jelas mengingat wajahmu tidak mungkin saya salah orang"


"Maaf memangnya ada apa tuan?"


"Perkenalkan nama saya Harvey, apakah kamu benar benar melupakanku hyuck? Walau memang sebenarnya kita kenal secara tak sengaja dan singkat" apa maksud orang ini? Haechan sama sekali tidak paham


"kita bertemu saat pesta yang dilakukan dibar bersama teman teman sekolah dan akhirnya kita sama sama mabuk dan terjebak one night secara tidak sadar" jelas Harvey Harvey itu, bagaimana dengan haechan? Ya. Dia terdiam membeku tidak tahu harus bereaksi seperti apa


"Aku mencarimu selama ini hyuck ini kamu kan? Dan bayi itu... Anakku?" Haechan tak menjawab ia masih tetap diam masih banyak hal yang tiba-tiba datang kepadanya kebenaran seakan mulai berani muncul didepannya


"Maaf tuan mungkin anda salah orang mungkin itu bukan aku"


"Tidak, aku sangat yakin itu kamu aku masih memiliki foto terakhir kita dibar 2 tahun yang lalu" Harvey membuka ponselnya dan menunjukkan satu foto yang sudah terlihat sangat lama berisikan ramai remaja remaja yang berfoto bersama dan disana juga ada haechan remaja 


"Y yaaa itu aku... Mungkin" jawab haechan ragu


"Banyak sekali hal yang terjadi setelah kita melakukan itu, aku diusir oleh keluargaku aku mencoba untuk membunuh anakku dan tak bisa menerima anak ini namun akhirnya ingatanku dihilangkan demi masa depan anakku" si Harvey Harvey itu terdiam ternyata ternyata hal yang ia perbuat telah merusak masa depan anak orang tapi ingatlah ini semua tidak sepenuhnya salah Harvey ini adalah kecelakaan


"Kenapaa saat itu kamu langsung pergi? Saya bisa saja langsung bertanggungjawab saat itu juga"


"Aku aku tidak tahu" haechan menunduk ia sama sekali tidak bisa mengingat ingatannya sedikit pun, percuma saja jika ia berusaha ingatannya telah dihilangkan secara permanen


"Kamu tidak tahu aku berusaha mati Matian untuk mencarimu sebelum akhirnya aku kembali dipindahkan ke Canada tapi aku tetap mencarimu dengan jarak jauh dan akhirnya aku bisa melihatmu lagi sekarang"


"Tapi...." Sungguh haechan masih belum yakin jika orang ini adalah ayah kandung chenle


"Kenapa? Kamu masih belum yakin? Kita bisa tes DNA untuk pembuktiannya" saran Harvey secara jelas


"Baiklah"


Setelah berpamitan dengan Harvey, haechan kembali kerumahnya dengan kepala yang penuh tanda tanya ia jadi uring-uringan sendiri bahkan sampai tidak fokus mengganti baju chenle ia memakaikan baju chenle secara terbalik sebelum akhirnya balita itu protes tidak nyaman

__ADS_1


Keesokan harinya haechan menghubungi renjun untuk memintakan izin cuti sehari karena ada hal penting yang ia urus hari ini ia janji akan menceritakan semuanya setelah selesai


Harvey sungguhan datang menemui haechan ditempat kemarin mereka bertemu


"Donghyuck ah maksudku haechan!" Harvey menyapa haechan dan hanya dijawab senyuman


"Kita berangkat sekarang?" Tanya Harvey dan dijawab anggukan oleh haechan


Mobil Harvey melewati gedung kantor Mark, dan sepertinya mobil mereka berpapasan


"Siapa nama anakmu?" Tanya Harvey mencairkan suasana


"chenle"


"Chenle ya, nama yang lucu. Apakah selama ini kamu kerepotan mengurus chenle seorang diri?"


"Kamu tidak akan tau Harvey kisah ini sedikit rumit, kau tau pasca aku melahirkan chenle aku tak bisa menerima bayi ini dan berakhir bayi ini diadopsi sebelum akhirnya aku kehilangan semua memori ingatanku" jelas haechan


"Namun tak lama aku juga ikut diadopsi oleh orang yang mengadopsi chenle"


"Dan dimana mereka sekarang?"


"Mereka telah tiada karena kecelakaan"


"Oh maaf aku tidak bermaksud"


"Tidak apa-apa, jadi aku memulai kembali semua dari awal Dimana hanya ada aku dan chenle didalamnya" ucap haechan diakhir cerita


Mereka sudah sampai dirumah sakit, mereka akan melakukan tes DNA disana haechan merasa ragu namun dilain sisi juga dia butuh kepastian


"Ayo haechan, ada apa? Kamu merasa ragu?" Tanya Harvey saat haechan berhenti ditengah jalan, pertanyaan Harvey membuat haechan mengangguk lemah


"Tidak apa-apa, pasti terkejut ya rasanya? Aku juga awalnya terkejut bisa menemukanmu aku ingin sekali bertanggung jawab atas dosaku dimasa lalu dan memulainya lagi dari awal" ucap Harvey meraih tangan haechan dan mengelusnya


"Kita lakukan bersama sama ya?" Ucap Harvey lembut dan haechan hanya mengangguk lemah


tbc**....

__ADS_1


__ADS_2