OB Spesial [Markhyuck Ft. Noren]

OB Spesial [Markhyuck Ft. Noren]
#20


__ADS_3

Keesokan harinya, haechan kembali ke toko ternyata sedang dibersihkan para cleaning service itu sudah diberikan kunci cadangan oleh pak Yesung nantinya jikalau sudah selesai kunci itu akan diberikan kepada haechan selaku pemilik toko


"Wah kalian sudah hampir menyelesaikannya bahkan sebelum aku datang" haechan memuji kinerja Ara cleaning service, cleaning service itu tersenyum dan membungkuk pada haechan


"Permisiii!! Aku datang!!" Renjun berteriak sambil memasuki toko


"Ck gausah teriak kali!" Haechan berdecak membuat rnenun tertawa kecil


"Nih gue bawa karyawan buat Lo" renjun meminggirkan dirinya menunjukan dua pria manis yang salah satunya adalah adik Mark yaitu beomgyu, iya beomgyu!!


"Loh beomgyu!?"


"Hai kak" sapa beomgyu


"Ini shotaro, dia pacar sungchan" ucap renjun memperkenalkan pria manis satunya


"Kok mereka kerja!?"


"Masih pada sekolah kan!?"


"Aku sudah lulus SHS kemarin kak" ujar beomgyu


"Aku sudah lulus S1" saut shotaro menimpali, haechan dan renjun sedikit terkejut ternyata umur shotaro tak jauh dengannya dan juga renjun begitu juga kekasih renjun yaitu Jeno


"Mereka cuma mau isi isi waktu gabut doang kok Chan, jadi Lo ga perlu gaji mereka banyak banyak" jelas renjun


"Oh begitu, emmm mohon bantuannya Buat kedepannya ya ini pengalaman pertamaku" ucap haechan cukup canggung


"Iya kak aku juga" saut beomgyu


Karena toko sudah dibersihkan dengan jasa pak Yesung, haechan hanya perlu mengganti properti cafe seperti meja dan kursi yang sudah lama lapuk itu dan juga membeli alat memasak dan alat lainya


Haechan memesan meja dan kursi dan yang lain kemungkinan akan datang nanti sore, setelah itu haechan beomgyu dan shotaro berunding tentang menu yang akan disediakan di cafe ini. Mereka berunding dengan semangat


"Aneka kopi gimana? Aku sedikit jago untuk itu" saran shotaro


"Oke baiklah aku percayakan itu padamu" setelah berunding mereka membeli bahan bahan mereka berencana untuk bereksperimen sedikit sebelum memulai untuk berjualan agar tidak nervous keesokan harinya


Sebelum memulai memasak mereka menata meja dan kursi yang sudah datang dan juga alat memasak pada tempatnya


"Kalian lelah?" Tanya haechan


"Engga kak, ayo kita langsung masak aja aku udah semangat banget" ucap beomgyu antusias


"Jiwa anak muda kkk yaudah ayo" mereka mulai sibuk sendiri sendiri, ada shotaro yang bereksperimen menggambar diatas kopi, beomgyu yang membuat cake dan haechan membuat churos


Mereka selesai jam 7 malam, chenle menjadi pencicip hasil masakan mereka. Jawaban chenle tentu saja membuat mereka senang karena jawaban yang diberikan


"Eumm ini enak ndaa!! Lele cukka!" Mereka saling bertepuk tangan senang karena memiliki bakat yang tak disia-siakan


"Demi sunshine cafe kita bersatu?" Sedikit alay memang tapi haechan ingin ini dilakukan yaitu salam untuk pekerja cafe nya yang diberi sunshine cafe tujuannya ia memberi nama seperti itu karena ia ingin cafe nya menjadi tempat dimana orang-orang merasa senang dan tersenyum secerah mentari seperti halnya haechan tersenyum


"Bersatu!!" Saut shotaro dan beomgyu bersamaan dan akhirnya ketiganya tertawa bersama


.


.


.


.


Keesokan harinya cafe haechan akan grand opening banyak letter Styrofoam yang terdapat didepan toko itu semua dari Jeno dan renjun, untuk Mark? Dia bahkan belum tau haechan membuka cafe tepat didepan gedungnya. Jeno tak memberi tahunya alesannya karena biarkan Mark tahu sendiri


Banyak anak anak yang mengerubung didepan cafe karena ada badut yang membagikan balon gratiss, cafe haechan juga sudah dicat ulang, yang awalnya berwarna merah jantung kini berwarna kuning pastel dengan polkadot berwarna putih sungguh suasananya tenang dan sejuk sekali jika sudah masuk kedalam

__ADS_1


Baru buka sunshine cafe sudah ramai pengunjung, kebanyakannya itu ibu ibu yang menunggu anaknya sekolah, mereka akhirnya ada tempat untuk berbincang-bincang dengan tenang


"Ini nyonya pesanan kalian" ucap haechan dengan sopan sambil meletakkan senampan pesanan mereka


"Eh nak siapa pemilik cafe ini? Kami berterimakasih sekali sudah membuka cafe ini kami jadi bisa ngobrol dengan nyaman" ujar salah satu ibu ibu disana


"Kebetulan saya pemiliknya nyonya" ucap haechan tak melunturkan senyuman nya


"Wahh benarkah itu nak? Anda hebat sekali makanan disini juga begitu enak dan nyaman dikantong kkk" ibu ibu itu menyetujui ucapan tadi


"Syukurlah nyonya nyonya nyaman disini, mampirlah lebih sering nyonya" haechan berbincang sedikit dengan ibu ibu disana


"Haechan!! Gue Dateng!!" Sekali lagi renjun datang dengan teriakannya


"Ck bisa gasih kalo Dateng biasa aja!? Gue usir Lo lama lama" omel haechan


"Ih jahat, gue kan mau jadi pelanggan pertama Lo"


"Telat, keburu rame" cetus haechan, renjun hanya mendelik sekejap dan akhirnya duduk dikursi pelanggan


"Emm Chan gue mau tiramisu cake sama ice capuccino ya, kamu mau apa Jen?"


"Capuccino late aja satu" saut Jeno, haechan mencatat pesanan mereka dan menarik buku menu dari renjun


"Jen tempatnya ademmm sukaa" ucap renjun dengan lebay


"Iyaa, nanti katanya bubu mau ngajak bang Mark kesini" ucap Jeno


"Pak minhyung udah tau haechan ga jadi nikah Jen?"


"Udah kayaknya, buktinya dia udah jarang pulang ke rumah. Kalo dia keapart berarti semua udah baik-baik aja" jelas Jeno dan diangguki oleh renjun


"Tiramisu cake dengan ice cappucino dan capuccino late" haechan menaruh pesanan dengan pelan pelan ke meja


"Harga temen harga temen, baru buka langsung bangkrut gue kalo gitu" cibir haechan


"Hehe becanda aelah, btw beneran udah rame dari tadi?"


"Iya rame banget gue sempet kewalahan, makasih ya buat bantuannya kemaren Ama latter Styrofoam nya" ucap haechan dengan tulus


"Kalem lahh, selamat ya semoga kedepannya Lo tetep bahagia terus"


"Iya makasih" setelah berbincang sedikit dengan haechan, renjun kembali pada Jeno mereka sedikit melakukan skinship bukankah begitu orang pacaran? Romantis sekali!!


Beomgyu yang berdiri didepan kasir menatap kakaknya dengan tatapan sinis, terlihat kilatan dimatanya


"Kamu kenapa Gyu? Kayak punya dendam pribadi sama Jeno kkk" celetuk haechan


"Liat Jeno manja gitu ke pacarnya pengen muntah aku kak, najis bangett beneran deh kalo dirumah kayak iblis kalo sama pacarnya sok manja aku sebagai korban bully dia jijik banget liatnya" hina beomgyu


"Hahaha jangan gitu ah ke kakak sendiri"


"Dosa apa aku punya Kakak kakak kayak Mark Hyung, Jeno, sungchan" dengus beomgyu mengingat saat kecil ia selalu ditindas oleh kakak-kakaknya mungkin niat ketiga kakaknya hanya jail namun itu beomgyu yang tak pernah terima jika ditindas apalagi Jeno yang sering menjahilinya


"Oh iya kak, chenle mana? Dari pagi engga liat dia" ucap beomgyu


"Kamu belum tau ya, chenle udah kakak masukin ke Playground tuh. Jadi Deket buat mantau kakak juga ngerasa aman"


"Ohh gitu"


.


.


.

__ADS_1


.


.


Mark terlihat frustasi, hampir saja perusahaannya rugi besar karena kesalahan yang dilakukan karyawannya untung saja ia bisa menyelamatkannya namun ia masih terdiam menenangkan otaknya yang terasa panas


"Abang!!" Taeyong datang bersama sungchan


"Kenapa bubu kemari" ucap Mark sambil memijat keningnya


"Ayo mampir ke cafe depan gedung bang" ajak Taeyong bersemangat


"Abang sibuk bubu" mendengar jawaban Mark yang tidak semangat membuat taeyong mendengus


"Ck setelah ga deket sama haechan malah balik ke setelan awal, tau gitu dari kemarin haechan resign kamu langsung lamar aja" cibir Taeyong


"Terserah bubu" Mark memejamkan matanya tak ingin mendengar ocehan sang ibu


"Ayolah markk kita kesana, bubu yakin kamu pasti suka ayo ayo cepat jangan membantah" Taeyong menarik narik lengan Mark seperti anak kecil, yang ditarik benar benar hanya bisa pasrah


Taeyong dan Mark menyebrang lewat zebra cross dengan sungchan dibelakangnya sungguh sungchan Seperti anak pungut yang dijadikan pengawal Taeyong


Saat memasuki cafe itu, benar saja Mark merasa teduh dan nyaman disana, lelahnya sedikit hilang.


"Selamat dat- eh nyonya jung!" Haechan terkejut siapa yang menjadi pengunjung selanjutnya yaitu pengunjung spesial


"Haechan! Aduh bubu merindukanmu sudah lama tak melihatmu" haechan terkekeh sedikit


"Pak minhyung" haechan membungkuk kepada mantan atasannya itu


"Duduk nyonya Jung buat dirimu nyaman disini" ucap haechan dengan sopan dan memberikan buku menu


Haechan mencatat pesanan taeyong dan Mark begitu juga sungchan lalu memberikannya pada shotaro untuk segera membuatkannya


"Haechan aku tidak tahu kamu membuka cafe disini" ujar Mark dengan wajah kebingungannya, haechan terkekeh melihat ekspresi bingung Mark


"Ini alasanku untuk resign pak, saya ingin melakukan pekerjaan yang lebih santai dan fokus kepada chenle" jawab haechan sambil tersenyum dan mengangguk mantap, sepertinya Mark semakin jatuh cinta kepada haechan kkk


"Lalu dimana chenle?" Tanya Taeyong


"Diplayground sana, saya memasukannya kesana agar ia bisa beradaptasi dengan teman teman barunya nyonya" entah ini inisiatif haechan karena naluri seorang ibu atau memang haechan disarankan oleh orang. namun dengan begini taeyong semakin mantap bahwa haechan ini memang orang yang cocok untuk putranya memang tak salah ia menaruh harapan besar pada haechan


"Haechan masih ingat dengan harapan bubu dulu? Haechan masih mempertimbangkannya?"


"Eh?"


"Haechan tidak ingin membuka hati untuk Mark?"


"Bubu! Apa apaan ini!" Mark sedikit tidak terima namanya dibawa bawa ia malu ia merasa sisi jantannya hilang begitu saja


"Emm tidak tahu nyonya, saya masih mempertimbangkannya sampai sekarang" jawab haechan pelan


"Bubu jangan terus memaksa orang seperti itu sampai membuat orang terbebani dengan harapan bubu itu" cetus Mark


"Haechan merasa terbebani?" Tanya Taeyong dan dijawab gelengan pelan


"Tuh haechan juga tak masalah mengapa kamu repot sendiri sih bang bukannya kamu yang ma-"


"Bubu!" Dengan tak sengaja Mark menggebrak meja membuat haechan sedikit terkejut


"Baiklah baiklah maafkan bubu sepertinya bubu terlalu ikut campur tapi jika tidak bubu begini kamu tid-"


"Sudah cukup bubu ya udah" kini Mark memohon kepada ibunya untuk berhenti berbicara dan taeyong hanya mendengus


tbc....

__ADS_1


__ADS_2