![OB Spesial [Markhyuck Ft. Noren]](https://asset.asean.biz.id/ob-spesial--markhyuck-ft--noren-.webp)
**Tepat dihari ke-4 haechan sudah selesai cuti, chenle sudah sembuh sepenuhnya ia sudah ceria kembali dihari-hari sebelumnya juga Mark sering menjenguk chenle
Haechan meletakkan tas berisikan barang barang chenle dan mendudukkan sang balita dibawah beralaskan karpet plastik biasanya memang tempat itu tempat istirahat para OB
"Nah lele, ndaa mau bekerja lagi lele jangan rewel oke? Lele mau apa? Susu? Jajan? Atau utub?"
"Lele maw utub dan biskitt ndaa" jawab chenle sambil tersenyum
"Baiklah" haechan memberikan hp miliknya untuk chenle jika soal jaringan sudah disediakan WiFi kantor
"Ini biskuitnya, duduk nyaman disini ya ingat kata ndaa jangan terlalu dekat jika menonton mengerti?"
"Hu'um ngetii ndaa! Ndaa ccemanaat nee"
"Iya siap" haechan menyempatkan mencium pipi yang sedikit tirus sang adik, efek dirawat dirumah sakit chenle hampir kehilangan pipi gembulnya
Haechan mulai mengerjakan pekerjaannya dari menyapu mengepel sampai mengelap jendela gedung yang sangat tinggi itu
"Hei kau OB! Kemari" haechan baru saja menyelesaikan pekerjaan ia dipanggil oleh salah satu karyawan disana
"Ah iya?" Haechan merasa ia dipanggil jadi ia menghampiri orang itu
"Buatkan aku minuman" suruh orang itu
"Tapikan anda bisa membuatnya sendiri tuan kantor memberi kebebasan" mendengar perkataan haechan orang itu tersulut emosi
"Sialan, kau berani menolak hah! Kau ini OB itu pekerjaan mu melayani karyawan disini bodoh!" Orang itu mendorong bahu haechan dengan kuat membuat dirinya terjatuh
"Baiklah akan aku buatkan" haechan bangkit dan beralih dari hadapan orang itu
Haechan kembali keruangan istirahat untuk meletakan alat kebersihan Karena memang berdekatan dengan gudang kebersihan
Ia sempat menatap adiknya yang fokus pada layar hp, ia tersenyum hangat sangat bersyukur adiknya tidak rewel
Haechan bergegas membuatkan minuman untuk orang tadi sebelum kembali memarahinya
....
Jam sudah menunjukkan waktu makan siang, haechan bisa beristirahat harusnya ia berganti shift dengan renjun namun anak itu tak berangkat entah apa alasannya
"Lele, lele lapar tidak?" Haechan berisik disebelah adiknya
"Heum iya ndaa lele lapall"
"Mau makan nasi dengan ndaa atau susu saja?"
"Eumm cucu!"
"Baiklah tunggu ya ndaa buatkan" haechan kembali bangkit dari duduknya ia membuka tas perlengkapan chenle ia mengambil botol susu, bubuk susu
Haechan membuatnya didapur kantor karena ia tak membawa air panas karena Jam makan siang jadi ia harus mengantri
"Luke, bisa kau buatkan saya kopi"
"Siap bos" Mark dan Lucas baru saja menyelesaikan meeting dengan klien dari LA alias kolega jaehyun
__ADS_1
Luke turun kebawah untuk menuju dapur kantor untuk membuat kopi antrinya sudah cukup sepi
"Emm permisi kau OB kan?" Orang yang merasa pun menoleh
"Ah iya benar"
"Bisa kau buatkan kopi untukku? 2 ya"
"Oh baik baik tunggu ya"
"Siapa namamu? Kau manis"
Orang itu tersenyum kikuk "haechan"
"Oh haechan-ssi, kau sedang membuat susu untuk siapa? Anakmu? Kau membawa bayi ke kantor?"
"Bukan tuan, untuk adikku dan tidak ada orang dirumah jadi terpaksa saya bawa" jelas haechan
"Pasti sangat berat ya"
"Ya begitu"
Haechan sudah menyelesaikan kopi yang diminta Lucas
"Terimakasih haechan-ssi, selamat beristirahat maaf merepotkanmu"
"Tidak apa tuan, ini memang sudah pekerjaanku saya permisi dulu tuan takut adikku menunggu" haechan berlalu melewati Lucas untuk segera menemui adiknya
"Ini susu nya lele" balita itu menggapai susu buatan kakaknya, sepertinya ia lelah ia menidurkan tubuhnya dengan paha haechan sebagai bantal
Tak membutuhkan waktu lama chenle sudah benar benar terlelap dengan susu yang sudah habis. Karena sudah sepenuhnya tidur botol yang ia pegang pun terlepas
Haechan menyimpan kembali botol chenle dan mengambil bekal makanan yang ia bawa dari rumah, memang sudah dingin sih tapi tak apa makanan sendiri lebih enak daripada membeli
...
"Boss nih kopi nya" Lucas kembali dengan secangkir kopi, punya nya sendiri sudah habis diperjalanan
"Thanks Luke" Mark meminum secangkir kopi tersebut lalu ia mengerenyit
"Luke, mengapa kopi kali ini rasanya berbeda dengan yang biasanya kau buat?"
"Tidak enak kah bos? Itu tadi kebetulan ada OB yang lagi buat susu buat adiknya jadi sekalian aku minta buatkan"
"Apakah namanya haechan?"
"Kau mengenalnya bos?! Wow suatu keajaiban kau sampai mengenal OB disini"
"Sekarang orangnya dimana?"
"Tentu saja diruang OB lah bos kemungkinan dia sedang makan siang" Mark mengangguk ia bangkit dari kursi kepresidenan nya
"Mau kemana bos?" Pertanyaan Lucas tak dijawab oleh Mark, bosnya sudah berlari kecil untuk segera turun ke bawah
Yakinkan satu sama lain
__ADS_1
Perkataan Jeno terngiang-ngiang dikepala Mark, padahal baru beberapa hari saja mengenal haechan. nama itu sudah berputar dikepala Mark sampai orang itu kesulitan tidur
"Apakah aku menyukai haechan? Ah tidak mungkin, apa alasanku menyukainya?" Mark bergelut dengan dunia nya sendiri
Ia sudah sampai diruang OB, OB yang lain sudah keluar karena sudah selesai beristirahat tersisa haechan karena memang dia yang terakhir beristirahat
"Permisi" sapa Mark, haechan yang sedang makan hanya mendongak dan terkejut karena Mark muncul didepannya
"Ah bos!" Haechan hendak berdiri tapi Masih ada chenle yang tertidur dipaha nya
"Sedang beristirahat?" Tanya Mark basa basi
"Iya bos, kenapa anda kemari? Ini tempat sempit nanti anda merasa gerah"
"Bukan masalah besar, emm chenle sudah lama tertidur?"
"Belum juga bos ia baru saja terlelap"
"Dia bersama siapa tadi?"
"Sendirian bos, biasanya sih bersama renjun tapi anak itu tidak masuk hari ini" Mark mengingat tadi pagi jeno meminta izin atas nama renjun untuk mengajaknya berkencan, karena jeno merengek dengan aegyo menjijikkan akhirnya Mark mengizinkannya
Mark menatap anak kecil yang tertidur dipaha haechan sebagai bantalannya
"Boleh aku bawa chenle keruangangku? Kasihan jika dia tertidur diatas alas tipis ini ia akan sakit kembali padahal baru sembuh"
"Eh bos tidak usah nanti merepotkanmu aku selalu merepotkanmu"
"Ini demi kebaikan chenle" haechan menatap Mark ragu dan menatap sikecil yang tertidur gusar
"Tapi apakah tak apa?"
"Tak apa, nanti ibuku datang ia pasti sangat senang jika melihat chenle" ucap Mark meyakinkan haechan
"Yasudah Hyung, nanti jika dia menangis panggil saja aku" Mark mengangguk ia mengangkat tubuh kecil chenle dengan perlahan
"Kau bisa menjemput chenle setelah pekerjaanmu selesai" ucap Mark sebelum keluar dari ruang OB
Mark berjalan dengan cepat sungguh ia risih diperhatikan banyak karyawan nya sendiri
Hei kau mengenal bayi yang digendongan pak minhyung tidak?
Pak minhyung sudah berkeluarga?
Eh aku merasa familiar dengan bayi itu
Begitulah kira-kira desas-desus yang terdengar, mendengar keramaian membuat sang balita terganggu
Eunggg
Chenle mengeliat digendongan Mark, Mark menepuk nepuk pantat sang balita agar tertidur kembali
"Ssttt bobo lagi, ada Daddy disini" chenle mengeratkan pelukannya pada orang yang ia anggap Daddy nya
Mark sudah sampai diruangannya tak ada Lucas disana, ia tak peduli. Mark menidurkan sikecil ke sofa dengan perlahan dan kembali melanjutkan pekerjaannya
__ADS_1
tbc**.....