
alana meremas selimut ny
"ehmmm ka aku mohon berhenti "ucap alana
"kenapa sayang ini sangat nikmat kau mau lihat punya ku"ucap alvaro membuka celana ny membuat alana langsung memalingkan wajahny
alvaro menuntun tangan alana untuk menyentuh milikny
alana terkejut saat tangany menyentuh sesuatu yang panjang dan keras
"ka al"ucap alana terkejut
"apa sayang kamu suka bentukny"ucap alvaro
tok tok tok seseorang mengetuk pintu kamar alana dan alvaro membuat keduany menatap ke arah pintu
deg deg
"ah sial menganggu saja"umpat alvaro segera turun dari ranjang dan membenarkan celanany tutupin tubuhmu dengan selimut kali ini kamu selamat sayang ku"ucap alvaro menatap alana lalu pergi menuju pintu
alvaro langsung membuka pintunya menatap mamahny yang tersenyum
"ada apa mah"ucap alvaro
"ada apa ada apa ini udah siang dan kalian belum turun buat sarapan orang tuanya alana mau pamit jadi kalian cepet turun"ucap bela
"iyah mah aku sama alana siap siap dulu"ucap alvaro
bela mengangguk lalu pergi dari depan kamar alvaro
alvaro mengambil handuk di lemari lalu dia segera ke kamar mandi
alana langsung membuka selimutnya
"hampir saja kenapa dia mesum sekali"guman alana
alana langsung merapihkan bajuny
beberapa menit kemudian alvaro selesai mandi dia menatap alana yang masih menutupi tubuhny dengan selimut membuat alvaro tertawa
"kau itu lucu sekali belum aku apa apain udah kaya kelinci yang ketakutan "ucap alvaro
alana yang kesal mendengar perkataan alvaro langsung turun dari ranjang lalu mengambil handuk dan bajuny lalu masuk ke kamar mandi
"apa dia marah"guman alvaro tersenyum
beberapa menit kemudian keduany sudah menuju meja makan
"nak itu dia pengantin baru kenapa lama sekali"ucap mahen
"kami kesiangan pah sudah lah aku dan alana sudah laper "ucap alvaro langsung di kursi ny
alana ikut duduk di dekat alvaro karna hanya kursi dekat alvaro yang kosong
"alana ambilkan makan untuk suami mu nak"ucap ratna
"baik bu"ucap alana
beberapa menit kemudian mereka semuah sudah selesai sarapan
"apa ayah dan ibu tidak bisa menginap sehari lagi"ucap alana
"tidak bisa sayang ibu tidak mungkin meninggalkan toko kue terlalu lama"ucap ratna
"tapi aku akan merindukan kalian berdua"ucap alana
"kamu kan bisa sering datang ke rumah kita "ucap lukman
alana memeluk lukman "aku akan merindukan ayah dan ibu "ucap alana
__ADS_1
"kami juga akan merindukan mu nak ingat jadi menantu yang baik mertua mu sama seperti orang tua mu patuhlah pada suami mu mengerti "ucap lukman
alana mengangguk
lukman mendekati alvaro
"ayah titip putri ayah yah al tolong di jaga jika kamu sudah tidak mencintai ny tolony kembalikan secara baik baik"ucap lukman
"aku janji ayah akan menjaga putri mu aku tidak akan mengembalikan ny pada mu karna dia akan selamany menjadi istri ku"ucap alvaro membuat lukman dan ratna tersenyum
ratna dan lukman memutskan untuk pulang
"alana kita jalan jalan yu kebetulan kita lagi gak sekolah "ucap alvaro menatap alana
"emang kk mau ajak aku kemana"ucap alana
"kali ini kamu yang nentukan tempatny "ucap alvaro
"aku pengen ke pasar malam "ucap alana
"pasar malam itu kan tempat permainan anak kecil"ucap alvaro
"siapa bilang tempat anak kecil orang dewasa juga bisa kk belum pernah ke pasar malam makany gak tau "ucap alana
"yah udah kita ke pasar malam kamu siap siap kita berangkat sekarang "ucap alvaro
alana mengangguk dan segera masuk ke dalam
beberapa jam kemudian alvaro dan alana sampai di pasar malam
"waw ini sepertinya seru sekali"ucaap alana
"apa yang seru itu cuman permainan anak kecil"ucap alvaro
"kk tuh belum tau aja seruny main di sinih ka ayok naik kincir pasti seru"ucap alana menarik alvaro
mereka naik kincir
alana yang menyadari alvaro tidak baik baik aja langsung menyentuh wajah alvaro
"ka kamu kenapa pucet ginih"ucap alana
"gappah alana"ucap alvaro memalingkan wajahny ke arah luar
beberapa menit kemudian mereka sudah turun dari kincir"ka al bener bener baik baik aja kenapa muka mu pucat kita pulang aja deh "ucap alana
alvaro menggemgam tangan alana "aku cuman pusing mungkin karna belum pernah pernah naik kincir kamu mau makan sesuatu "ucap alvaro
"aku mau aromanis ka "ucap alana
alvaro membelikan alana satu aromanis
"kenapa cuman satu buat ka alvaro mana"ucap alana
"ini aja kita makan berdua"ucap alvaro
"berdua"ucap alana bingung
"seperti ini contohnya "ucap alvaro mendekatkan aromanis ke bibir alana alana yang tidak curiga langsung memakan aromanis itu alvaro memakan aromanisny dan bibir mereka sangat dekat hanya terhalang aromanis
alana terkejut dengan yang di lakukan alvaro membuat alana mematung menatap alvaro
"apa yang kk lakukan sih"ucap alana kesal
"aku hanya mencium mu melalu aromanis itu apa yang salah pusing ku jadi hilang sekarang "ucap alvaro terus menatap alana
"berhenti menatap aku"ucap alana
"kenapa memangny kamu gugup"ucap alvaro
__ADS_1
alvaro menyandarkan kepalany di bahu alana membuat alana terkejut
"ka alvaro jangan seperti ini"ucap alana
"biarin aku seperti ini alana aku nyaman banget kaya ginih "ucap alvaro memejamkan matany
"tapi di sinih banyak orang ka"ucap alana
"ga usah perdulikan orang lain kamu tau alana aku sangat tertarik dengan mu sejak awal melihat mu "ucap alvaro
alana terdiam mendengar perkataan alvaro
"buka lah hati mu untuk ku alana "ucap alvaro membuat alana menatap alvaro di saat alana menatap alvaro alvaro membuka matany dan menatap alana
"aku mau pulang ka ini udah sore "ucap alana mengalihkan pembicaraan
alvaro tersenyum "baiklah ayok pulang"ucap alvaro
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah
"alana alvaro kemarilah ada yang mau papah dan mamah bicarakan"ucap mahen
"apa"ucap alvaro jutek
"duduk lah dulu nak"ucap bela
alvaro dan alana duduk di dekat mahen dan bela
"papah ada proyek besar di jepang papah akan ajak mamah untuk menemani papah di sanah "ucap mahen
"kenapa mamah ikut pah"ucap alvaro
"yah karna menurut papah mamah butuh hiburan dia jarang pergi jalan jalan gak ada salahny mamah ajak "ucap mahen
"papah sama mamah berapa lama di jepang"ucap alana
"sekitar satu minggu"ucap bela
"kenapa alana kan ada alvaro lagian papah mamah berpikir kalian butuh waktu berdua"ucap bela.
"ka alvaro nyebelin suka bikin aku kesel"ucap alana membuat mahen dan bela tertawa
"jadi kalian berangkat besok pagi "ucap alvaro
"iyah kamu jaga alana awas aja kamu berani nyakitin alana"ucap bela
"sebenrnya yang anak mamah papah itu aku apa alaana "ucap alvaro
"udalah papah sama mamah mau istirahat dulu kalian juga istirahat sanah "ucap mahen lalu menarik tangan bela untuk pergi meninggalkan alvaro dan alana
alvaro tiba tiba mendorong alana ke sofa
"kk mau ngapain "ucap alana
"cuman mau mesra mesraan kaya mamah sama papah mereka pasti lagi enak enakan di kamar kita juga gak boleh kalah"ucap alvaro mendekatkan wajahny ke wajah alana
dret dret dring ponsel alvaro mengganggu mereka
"siapa sih yang telepon mengganggu sajah"ucap alvaro lalu melihat ponselny
"angkat aja ka mungkin penting "ucap alana
"nesya yang telepon buat apa aku angkat ga penting "ucap alvaro
"mungkin dia kangen sama kk angkat aja"ucap alana lalu pergi meninggalkan alvaro
"alana kita belum selesai "ucap alvaro yang kesal
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih