
mau apa dia menghampiri alana"guman alvaro dalam hati
nesya semangkin mendekati alana dan byur dia mendorong alana ke kolam nampak semuah orang tertawa karna alana jatuh ke kolam
"sialan kau nesya"umpat alvaro langsung berlari ke kolam
"kenapa calon mantumu bahwa putrimu sialan"ucap temany ronald
alana tenggelam dia tidak bisa berenang
"tolong aku"guman alana dalan hati matany mulai terpejam
alvaro menatap tajam nesya dia langsung menceburkan diri ke kolam untuk menyelamatkan alana
byur
alana melihat alvaro yang mendekatinya dia tersenyum keduany saling menatap di dalam air
alvaro langsung memeluk alana di dalam air
alvaro langsung membawa alana ke atas kolam dia langsung mengangkat tubuh alana yang sudah pingsan
"kenapa kalian diam saja sialan kalian semuah kalian bahkan menertawakan ny dan kau nesya aku tidak akan mengampuni mu"ucap alvaro menatap tajam nesya
nesya mengepalkan tanganny "kenapa alvaro harus selamatkan dia sih "guman nesya dalam hati
alvaro berusaha membangunkan alana "alana plis buka mata mu dia menekan nekan dada alana agar bangun namun alana tidak bangun juga
azka yang sejak tadi melihat kejadian itu hanya diam tadi dia ingin menyelamatkan alana tapi alvaro lebih dulu menolong alana membuat ny kesal
"alana aku mohon bangun "ucap alvaro dia mendekati wajah alana tangan ny menangkup wajah alana dan alvaro langsung mendekati bibir alana semuah orang tidak menyangka alvaro akan melakukan itu ada yang siapp mengambil foto
alvaro mencium bibir alana memberikan nafas buatan untuk alana
nesya yang melihat itu mengepalkan tangany dan pergi begituh sajah
alvaro masih terus memberi nafas buatan untuk alana dan alana langsung mengeluarkan yang dia minum di kolam dia tenggelam
alvaro langsung melepaskan ciumany dan menatap alana
alvaro membantua alana"kamu baik baik aja alana maafkan aku harusny aku gak ninggalin kamu sendiri"ucap alvaro memeluk alana
alana membalas pelukan alvaro "aku takut ka al aku takut banget "ucap alana menangis terisak
"tenanglah kita pulang sekarang harusny kita gak ke sinih "ucap alvaro langsung menggendong tubuh alana alvaro membawa alana keluar dari rumah itu melewati ronald dan temany
"alvaro kamu mau kemana pesta pacar mu belum selesai "ucap temany ronald sementara ronald menatap kesal pada alvaro
alvaro menghentikan langkahny menatal temany ronald"pama perlu aku jelaskan aku dan nesya sudah berakhir sejak 3 tahun yang lalu dan ini calon istri saya yang sebenrnya "ucaap alvaro lalu pergi membawa alana keluar dari rumah nesya
"kau berbohong ron"ucap temany alvaro
"sialan kau sudah berani mempermalukan ku"guman ronald dalam hati
alvaro langsung membawa alana ke dalam mobilny
dia segera mengendarai mobilny meninggalkan rumah nesya
alvaro terus menggemgam tangan alana "maafin aku harusny kita gak datang "ucap alvaro
__ADS_1
"hmm"guman alana dengan memejamkan matany
mereka sampai di rumah alvaro segera membawa alana ke kamar mereka
"loh tuan muda non alana kenapa "ucap bi maya
"alana jatuh ke kolam saat di pesta aku bawa alana ke kamar dulu yah bi"ucap alvaro
maya mengangguk
alvaro menidurkan alana di kasurny dia segera mengambil baju alana di lemari dia kembali mendekati alana yang pingsan
"maafin aku alana aku harus gantiin baju kamu gak mungkin aku minta tolong sama bi maya"ucap alvaro mulai membuka gaun yang di kenakan alana alvaro mulai membuka pakaian alana hingga tersisa dalamny
alvaro meneguk salivany menatap tubuh alana yang sudah telanjang
"ah sial jangan sekarang aku gak mau memanfaatkan kesempatan dalam situasi ini"guman alvaro lalu mulai mengeringkan tubuh alana menggunakan handuk setelah segera memakaikan pakaian alana
"syukurlah ahirny selesai sabar yah belum saatnya "guman alvaro menatao burungny yang sudah tegang
beberapa menit kemudian alvaro selesai membersihkan diriny dia menatap alana yang masih memejamkan matany alvaro segera menghampiri bi maya
"bi maya alana belum bangun aku hawatir "ucap alvaro
maya langsung ke kamar alvaro dan alana dia mulai menyentuh dahi alana
"sepertinya nona alana demam tuan saya akan bawakan kompresan apa mau panggil dokter tuan "ucap maya
"yah bi tolong telepon dokter aku takut alana kenapa kenapa"ucap alvaro
"baik tuan"ucap maya lalu pergi keluar kamar untuk menghubungi dokter
"gimana dok kondisi alana"ucap alvaro
"tenanglah tuan dia hanya demam biasa aku akan memberi obat pereda demam"ucap dokter lalu memberikan obat untuk alana
"tapi dok kenapa alana belum bangun"ucap alvaro
"nona hanya perlu istirahat tuan karna itu nona masih memejamkan matanya "ucap dokter
"baiklah terimakasih dok bi maya tolong anterkan dokter ke depan"ucap alvaro
"baik tuan "ucap maya lalu pergi mengantar kan dokter
alvaro mendekati alana yang masih belum bangun dia mengemgam tangan alana
"aku mohon cepat lah bangun ana "ucap alvaro
perlahan ana mulai membuka matany dia menatap alvaro
"ka al"panggil alana
"ana syukurlah kamu sudah bangun maafin aku yah gak seharusnya aku tinggalin kamu sendiri"ucap alvaro
alana tersenyum "aku gakpapah ko ka lagian ini salah aku yang gak bisa jaga diri "ucap alana
alvaro memegang dahi alana "masih panas aku akan kompres lagi"ucap alvaro lalu mengambil kain kompres yang di sediakan
alana terus menatap alvaro yang mengompresny
__ADS_1
"aku semangkin nyaman dengan ka alvaro "guman alana dalam hati
"kamu makan dulu yah tadi di pesta kamu belum sempet makan"ucap alvaro
alana mengangguk "tapi dikit aja yah ka "ucap alana
"yah udah kamu tunggu aku ambil makan dulu di dapur "ucap alvaro lalu pergi meninggalkan alana
beberapa menit kemudian alvaro kembali ke kamar membawa sepiring makanan untuk alana
"makan yah aku suapin"ucap alvaro membuat alana mengangguk
alvaro mulai menyuapin alana dengan telaten
alana baru tersadar bahwa pakaiany sudah ganti
"ka alvaro baju aku siapa yang ganti"ucap alana menatap tajam alvaro
"ehmm tadi aku panik ana aku gak mungkin minta tolong sama bi maya buat gantiin baju kamu nanti bi maya akan mikir aneh aneh"ucap alvaro
"kk"teriak alana membuat alvaro langsung menutup telinganya
"aku rasa kamu udah sembuh sampai bisa teriak"ucap alvaro
"abis kk nyebelin berarti kk udah lihat semuah ny"ucap alana
"iyahlah masa gantiin baju kamu sambil tutup mata yang ada bajuny kebalik kamu gak usah hawatir alana aku gak sentuh kamu ko aku bukan orang yang akan memanfaatkan kesempatan "ucap alvaro
alana menatap alvaro dia tau alvaro berkata jujur
"makasih ka "ucap alana
"makasih aja nih"ucap alvaro
"yah terus aku harus gimana ka atau kk gak tulus rawat aku"ucap alana
"tulus ko sayang tapi yah minta sedikit imbalan kan gapapah"ucap alvaro
dret dret suara ponsel alvaro
alvaro melihat ponselny terlihat nama dia devan
"imbalan nanti aku tagih kamu istirahat aja aku angkat telepon dulu "ucap alvaro
alana mengangguk dan tersenyum
alvaro segera keluar dari kamar untuk mengangkat telepon ny
"halo dev ada apa"ucap alvaro
"gw ada info penting soal kecelakaan yang Luh dan evelyn alami tapi gw gak bisa bilang lewat telepon "ucap devan
"oke kita ketemu di tempat biasa inget cuman kita bertiga "ucap alvaro
"oke"ucap devan panggilan pun terputus
"ahirnya aku dapat info penting soal kecelakaan itu"guman alvaro
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih