
nau aku mohon rahasian ini dulu yah"ucap alana
"baiklah aku akan jaga rahasia yang penting kamu udah cerita "ucap naura
"makasih yah nau"ucap alana
"sama sama kita kan sahabat "ucap naura
tanpa mereka sadarin seseorang mendengarkan pembicaraan mereka bahkan mereka pembicaraan mereka menggunakan ponselny
"aku akan hancurkan hubungan mu dengan alvaro kita lihat bagaimana api yang ku buat akan membakar kalian"guman nya
orang itu langsung pergi meninggalkan balkon
"yah udah mending sekarang kita balik ke kelas yu"ucap naura di angguki alana
beberapa jam kemudian semuah siswa siswi sudah pulang sedangkan alvaro langsung ke kantor ayahny
"semuah pekerjaan ku sudah selesai "guman alvaro dalam hati
"varo luh udah beres gimana kalo kita makan siang"ucap dafri dia teman baru alvaro di perusahaan papahny
"udah ko yah udah yu"ucap alvaro
alvaro dan dafri segera berangkat ke lestoran beberapa menit kemudian mereka sampai di lestoran
"luh pesen aja apapun yang luh mau gw yang traktir "ucap alvro
"serius nih wah enak yah punya temen anak bos du traktir "ucap dafri tertawa
"udah deh jangan ledek mending pesen makanany sebelum gw berubah pikiran "ucap alvaro
mereka memanggil pelayan untuk memesan makanan alvaro terkejut menatap dua orang yang masuk ke lestoran ny
"gw pinjem masker sam topi loh sinih cepet "ucap alvaro
"buat apa emang"ucap dafri
"udah siniin buru"ucap alvaro
dafri membuka topi dan masker yang dia pake dan memberikany pada alvaro dan alvaro langsung memakainy
alvaro menatap nesya dan papah yang mendekat ke arah sepertiny mereka tidak mengenali alvaro karna menggunakan topi dan masker
mereka duduk tepat di kursi sebelah alvaro
"sebenrnya ada papah kamu ngajak papah ke lestoran "ucap ronald
"pesan dulu makanan pah nanti aku jelaskan"ucap nesya
ronald mengangguk
seorang pelayan mengantar kan makanan ke meja alvaro
"silahkan di nikmati tuan"ucap pelayan
"terimakasih "ucap dafri
"jadi ceritaka sekarang apa yang bikin kamu ngajak papah ketemuan"ucap ronald
__ADS_1
pelaya datang mengantar makanan ke meja ronald dan nesya
"silahkan tuan nona"ucap pelayan nesya dan ronald hanya mengangguk
alvaro mengeluarkan ponselny dan menyalakan rekaman suara
"pah aku sudah tidak sabar aku ingin mendapatkan alvaro bagaimana pun carany kita jalankan rencana terakhir pah singkirkan alana seperti kita menyingkirkan evelyn dulu "ucap nesya
"kamu yakin nesya soal itu papah sudah atur kenapa kamu perlu ajak papah bicara di luar gimana kalo ada yang mendengar pembicaraan kita itu bisa bahaya"ucap ronald
"maaf pah habis papah begituh sibuk "ucap nesya
"sudahla pokony papah sudah atur semuah kamu jangan hawatir nanti papah hubungi tanggal mainy sekarang kita makan"ucap ronald
nesya mengangguk tersenyum
"aku gak akan biarin kalian nyakitin istri ku"guman alvaro dalam hati
"pernihkahan kami karna perjodohan lalu ka alvaro memaksa ku untuk menerima pernikahan ini dia bahkan ngacam akan melukai ayah di ibu ku bahkan hampir memperkosa ku aku pikir dia hanya terobsesi "isi rekaman di sebuah ponsel
lukman mengepalkan tanganny "jadi selama ini putri ku menikah karna dia ancam "ucap lukman
"ayah jangan langsung menyimpulkan kita harus tanya dulu sama alana jangan percaya begituh sajah sama orang yang baru kita kenal"ucap ratna
"maaf tante tapi kalo kita tanya alana saya yakin dia gak mau jujur dia pasti takut sama ancaman alvaro sebenrny aku dan alana saling mencintai om tapi alana takut pada alvaro hingga dia ga pernah balas perasaan aku
aku ke sinih karna aku perduli sama alana aku alana itu gadis yang cantik dan baik sayang banget kalo dia buat alvaro yang brengsek "ucap azka
"kamu jangan menghina menantu saya karna saya gak percaya ucapan kamu"ucap ratna
"sudahlah bu jangan belain terus alvaro sekarang juga kita ke sanah aku akan minta alvaro ceraikan alana aku gak sudi putri ku menikah dengan pria seperti alvaro "ucap lukman
"yang ayah lakukan demi kebahagia alana ibu mau atau enggak itu terserah ibu "ucap lukman
di kantor mahen
"pekerjaan ku sudah selesai saatny pulang jadi tidak sabar bertemu alana "guman alvaro tersenyum
"alvaro ayok pulang"ucap mahen
"iyah pah"ucap alvaro
mereka sama sama dia di dalam mobil
"maafin papah yah nak dulu papah sudah mengecewakan mu papah harap kamu mau maafkan papah "ucap mahen
"kasih aku waktu pah"ucap alvaro mahen mengangguk
"pah berenti di depan"ucap alvaro
"kenapa nak"ucap mahen
"ada yang mau aku beli buat alana"ucap alvaro dia langsung turun dari mobilny dan segera menuju tukang gelang
mahen yang melihat alvaro menemui penjual gelang di pinggir jalan
"alvaro dia tidak pernah membeli sesuatu di pinggir jalan sepertinya alana berhasil mengubahny"guman mahen melihat alvaro
beberapa menit kemudian alvaro kembali dengan membawa plastik yang berisi gelang dia langsung menyimpan ny di saku ny
__ADS_1
"sudah al"ucap mahen
"sudah pah ayok pulang "ucap alvaro
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah alvaro segera ke kamarny untuk menemui alana dia melihat alana yang sedang menyisir rambutnya alvaro mendekati alana dan memelukny dari belakang
"ka al ngangetin aja kapan kk pulang"ucap menatap alvaro lewat kaca
"baru aja dan aku ga sabar pengen ketemu kamu aku tuh baru setengah hari aja udah kangen"ucap alvaro
"gombal gimana kerjaan kk "ucap alana
"aku gak gombal sayang oh iyah kerjaan aku awalny sulit tapi setelah aku pelajari aku bisa selesaikan dengan cepat oh iyah aku punya hadiah buat kamu"ucap alvaro lalu mengambil gelang di saku ny dan menunjukany pada alana
"kamu suka gelang nya aku beli sama buat aku juga "ucap alvaro
"ini bagus banget ka aku suka "ucap alana
"kalo gituh biar aku pakaikan"ucap alvaro dan memakaikan gelang itu ke tangan alana
"gelang ini sangat cantik seperti kamu cantik"ucap alvaro mencium tangan alana
alana mengambil gelang yang satu lagi"sekarang aku pakaikan buat kk yah"ucap alana lalu memakaikannya di tangan alvaro
alana berjinjit dan mengecup bibir alvaro
"i love you suami ku "ucap alana
"i love you too istri ku"ucap alvaro dia mendekati bibir alana dan berniat menciumny
"di mana alvaro kalian tidak usah menyembunyikan pria brengsek itu"ucap lukman
"pak lukman tolong tenang dulu kita bisa bicarakan baik baik"ucap mahen
"ka itu suara ayah kenapa ayah marah marah"ucap alana
"kita lihat ke bawah yu"ucap alvaro di angguki alana
alana dan alvaro menghampiri lukman yang sedang marah
"ayah ada apa kenapa kenapa marah marah"ucap alana
lukman menatap alana yang menggenggam tangan alvaro dia langsung mendekati alvaro
bug bug
"ka alvaro "teriak alana
"kamu diam alana gak usah bela dia"ucap lukman
"ayah kenapa memukulku"ucap alvaro berusaha bangun karna pukulan lukman cukup keras
"kenapa kamu bilang sekarang juga saya minta kamu ceraikan anak saya"ucap lukman
deg deg
semuah orang terkejut mendengar perkataan lukman
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany baca juga novel ku aku mencintaimu karna allah dan keajaiban cinta makasih