
apa ini apa ini yang di namakan cek di sinih tertulis nama penerima edwar dan yang bertanda tangan ronald kenapa aku merasa tak asing dengan nama ini"guman alana dalam hati
alana segera menyusul alvaro
"cepat katakan siapa menyuruh mu sialan"ucap alvaro langsung meninju wajah edwar
"alvaro kau jangan terus memukulny"ucap devan
"aku tidak bisa diam dev dia penyebab aku kehilangan adiku"ucap alavaro
"ingatlah dia hanya orang suruhan kita harus segara paksa dia untuk memberi tau siapa menyuruhnya "ucap haikal
"cepat katakan siapa yang menyuruh mu"bentak alvaro
"yah menyuruhku dia "ucap edwar terhenti
dor
tiba tiba sebuah peluru mengenai kepalany
"siapa yang menembak"ucap alvaro
"bukan gw"ucap devan dan haikal bersamaan
"arah peluruny dari sanau"ucap alvaro
devan dan Haikal segera berlari ke arah yang di katakan alvaro
"darah"guman alvaro
alana berdiri tak jauh dari alvaro dan langsung berlari ke arah alvaro "ka alvaro "ucap alana langsung memeluk alvaro
"darah ana banyak sekali evelyn "guman alvaro
"kk tenang lah ka al harus bisa mengatasi phobia kk terhadap darah semuah akan baik baik aja "ucap alana terus mengusap punggung alvaro membuat alvaro mulai tenang
"wah kalian kita lagi nyari siapa yang nembak si edwar kalian malah enak enakan"ucap devan geleng geleng kepala
alana melepaskan pelukany dan membantu alvaro berdiri
"alvaro kenapa"ucap haikal
"gapapah ka dia cuman teringat evelyn "ucap alana
"kita balik aja percuma edwar juga udah mati dan kita kehilangan jejak yang nembak edwar"ucap devan
mereka segera masuk ke mobil
alvaro dan alana duduk di belakang
"gw rasa orang yang bayar edwar bukan orang biasa malah gw gak yakin kalo pelaku nya itu nesya"ucap haikal
"terus kalo bukan nesya siapa coba pelakuny mobil itu jelas jelas milik nesya"ucap alvaro lalu mengusap wajahny dengan kasar
"bisa aja nesya itu pinjemin mobilny ke orang atau mungkin azka dia kan sering pake mobil nesya"ucap devan
__ADS_1
"tau lah saat ini kepala gw pusing nanti kita pikirin lagi buat cari bukti besok"ucap alvaro
beberapa menit kemudian mereka sampai di basecamp alvaro segera mengambil kunci mobilny
"gw sama alana balik dulu kalo ada kabar kalian kasih tau gw"ucap alvaro
devan dan haikal memgangguk
alvaro dan alana segera masuk ke mobilny
"kk yakin bisa nyetir"ucap alana
"bisa dong kamu ngeremehin aku"ucap alvaro
"kata bi maya kalo phobia kk kambuh kk akan demam tubuh kk akan lemas"ucap alana cemas
"aku juga gak tau kenapa ana semenjak kamu hadir di hidup aku phobia aku pada darah gak separah itu aku biasany badan ku akan lemas setelah melihat darah tapi sekarang enggak aku rasa itu karna kehadiran kamu sentuhan pelukan mu bisa mengurangi ketakutan ku"ucap alvaro
alana tersenyum menatap alvaro
"kalo gituh aku akan bantu kk untuk ilangin troma ka al"ucap alana
alvaro mengangguk dan mulai mengendarai mobilny untuk pulang
"gimana apa dia sempet mengatakan siapa yang menyuruhny"ucap ronald
"tidak tuan kami langsung menembaknya"ucap anak buah ronald
"bagus kalian awasin terus mereka jangan sampai mereka mencari bukti lain"ucap ronald
****
dua hari kemudian
"alana apa semuah perlalatan mu sudah di siapkan "ucap bela
"udah mah semuahny udah siap mamah gak usah hawatir "ucap alana
"alvaro inget yah jaga alana "ucap bela
"kalian cemping ny berapa hari"ucap mahen
"tiga hari pah kalo gituh aku sama alana berangkat sekarang "ucap alvaro
"yah udah kalian di anter sama pak dirman yah"ucap mahen
alvaro mengangguk
mereka segera berangkat menuju sekolah
beberapa menit kemudian keduany sampai di sekolah
"aku ke kelas duluan yah ka"ucap alana pamit
"iyah sampai ketemu nanti di tempat perkemahan "ucap alvaro mencium kening alana
__ADS_1
alana mencium tangan alvaro dan segera masuk ke sekolah
"apa smuahny sudah kumpul "ucap bu guru
"sudah bu"ucap semuah siswa siswi kelas 1
"baiklah selamat pagi semuahny seperti yang pernah di umumkan hari ini kita akan mengadakan acara cemping selama tiga hari untuk seluruh kelas satu dan ada beberapa kelas tiga yang akan ikut dan kelas tiga yang akan ikut adalah azka nesya alvaro devan haikal dan april"ucap guru
nampak semuah orang bersorak gembira
"bailah dan perjalanan kita akan di mulai silahkan kalian masuk ke mobil yang sudah di sediakan untuk kita berangkat ke tempat cemping
dan untuk kelas tiga tiga orang di mobil pertama dan tiga orang di mobil ke dua kalian pastikan untuk menjaga adik kelas kalian dan pandu mereka faham"ucap guru
alvaro segera masuk ke mobil yang tumpangi alana dia langsung mencari sosok alana alvaro langsung mendekati alana
"naura bisa kamu pindah kursi yang itu kosong"ucap alvaro menunjuk kursi depan alana yang kebetulan kosong
"baiklah Ka"ucap naura lalu pinda ke depan
alvaro langsung duduk di sebelah alana"ka kenapa ngusir naura sih"ucap alana
"yah gappah aku kan pengen duduk dekat kamu lagian apasih yang kamu hawatirin semuah orang kan tau kita itu pacaran"ucap alvaro
devan yang memang menyusul alvaro langsung duduk di sebelah naura membuat naura terkejut
"ka"ucap naura terkejut
"kenapa gak boleh aku duduk di sinih "ucap devan
"boleh ko ka aku cuman kaget aja"ucap naura
nesya yang juga ikut masuk ke mobil yang sama dengan alvaro menatap kesal alana
"kenapa alvaro harus duduk sama dia sih "umpat nesya dalam hati
nesya langsung duduk di kursi yang berseberangan dengan kursi alvaro dan alana
"van kenapa dia ke mobil ini kenapa gak haikal aja"ucap alvaro
"yah mau gimana lagi tadi dia langsung lari ke arah mobil ini pas haikal mau gabung guru ngelarang karna satu mobil cuman tiga orang"ucap devan
"tapi inget luh awasin dia gw gak mau dia nyakitin istri gw"bisik alvaro
alvaro menyandarkan kepalany di bahu alana membuat alana langsung menatap ny
"ka "ucao alana
"biarin kaya ginih dulu aku bener bener butuh istirahat bentar "ucaap alvaro memejamkan matany
alana menatap wajah alvaro tertidur "aku semangkin nyaman dengan ka alvaro jantungku selalu berdebar setiap dekat dengan ka alvaro "guman alana dalam hatiny
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany
__ADS_1
jangan lupa baca novel ku aku mencintaimu karna allah dan keajaiban cinta terimakasih