
kamu kenapa belum tidur "ucap alvaro
"aku nunggu kamu ka"ucap alana
"tumben"ucap alvaro
"kk mending ke kamar gih ganti baju terus bersih bersih aku udah siapin makan malam"ucap alana
"wah aku kebetulan aku lagi laper yah udah kamu tunggu yah aku mandi dulu "ucap alvaro di angguki alana
beberapa menit kemudian alvaro sudah selesai mandi dia langsung menemui alana di meja makan
alvaro duduk di dekat alana"wah keliatany enak sekali"ucap alvaro
"iyah ayok makan aku ambilin"ucap alana mengambilkan piring lalu di isi nasi dan laukny dan memberikan ny pada alvaro
alvaro terus menatap alana
"kenapa kk liatin aku kaya gituh "ucap alana
"kamu cantik"ucap alvaro membuat alana malu dan menundukan wajahny
alvaro mendekati alana tangany mengangkat dagu alana alvaro menatap manik mata alana yang begituh indah menurutny
"aku mencintaimu alana"ucap alvaro lalu mengecup bibir alana
alana yang mendapatkan ciuman tiba tiba dari alvaro hanya diam alana mulai memejamkan matany menikmati ciuman alvaro
alavaro memperdalam ciumany matany menatap mata alana yang terpejam
beberapa menit kemudian alvaro melepaskan ciumany karna ia tau alana kehabisan oksigen dia menatap alana yang terengah engah
"alana kenapa kamu gak balas ciuman ku "ucap alvaro
"aku kan gak tau cara balas ciuman ka"ucap alana menunduk
"mau aku ajarin gak"ucap alvaro
"ih kk mesum banget pikiran kk cuman ciuman doang yah kita kan lagi mau makan malam"ucap alana memanyunkan bibirny
"tapi aku lebih suka makan kamu alana"ucap alvaro
alana mencubit perut alvaro
"alana kamu mau ajak cubit cubitan "ucap alvaro mau membalas cubitan alana
alana langsung berlari "ayok balas aku kalo bisa "ucap alana berlari
"kamu mau main kejar kejaran oke"ucap alvaro langsung mengejar alana
__ADS_1
alvaro langsung menangkap alana karna kurang keseimbangan keduany jatuh dengan posisi alana di menindih alvaro
alvaro dan alana saling menatap"kenapa setiap kali aku dekat ka al jantung ku berdetak secepat ini mungkin aku memang sudah jatuh cinta pada ka alvaro"guman alana dalam hati
alvaro terus menatap wajah alana tangan ny mengusap pipi alana dengan lembut
"kalian sedang apa"ucap seseorang membuat keduany menatap ke arah suara
"mamah papah"ucap alvaro dan alana terkejut alana langsung berdiri dan menundukan wajahny karna gugup
keduany seperti sedang kepergok mesum
"kalian sedang apa kenapa mesra mesraan ny tidak di kamar"ucap mahen menggoda
"papah mamah ko cepet pulang bukany 3hari lagi baru kalian pulang "ucap alvaro
"pekerjaan papah selesai dengan cepat kenapa kamu gak suka papah mamah pulang"ucap mahen
"bukany gituh pah"ucap alvaro
"pah lihat anak dan menantu kita mereka kaya abis kepergok berbuat mesum"ucap bela tertawa
"iyah lihat alana dia gugup banget "ucap mahen ikut meledek alana dan alvaro
..."mah pah jangan ?ledekin istri ku dia jadi malu"ucap alvaro...
mahen dan bela tertawa lalu mereka mendekati meja makan"wah kebetulan banget banyak makanan ada acara apa nih"ucap mahen langsung duduk di meja makan
"kebetulan banget papah sama mamah belum makan"ucap mahen
"Iyah makan bareng aja pah kebetulan ka al belum makan dia malah ganggu aku"ucap alana membuat alvaro langsung menatap alana
mahen dan bela tertawa melihat tingkah alana dan alvaro
"alvaro sekarang kamu udah nikah kapan kamu akan mulai membantu perusahaan kamu kan bisa sekolah sambil kerja di perusahaan papah "ucap mahen
"aku gak tau pah untuk saat ini aku belum bisa"ucap alvaro
"papah harap secepatnya al karna kamu satu satuny anak papah yang bisa meneruskan perushaan papah"ucap mahen
"cuman aku waktu 3tahun yang lalu papah kemana aja papah saama mamah bahkan gak inget kalo kalian punya anak yang lagi berbaring di rumah sakit "ucap alvaro langsung berdiri dan meninggalkan meja makan
"ka al"teriak alana tapi alvaro tetap pergi ke kamarnya tak menghiraukan teriakan alana
"maafin ka al yah mah pah nanti aku coba bicara dan bujuk ka al"ucap alana
"makasih alana apa kamu udah tau soal evelyn "ucap mahen
"sudah pah baru sebagian aku yakin masih ada yang belum di ceritakan sama ka al aku akan tunggu sampai dia siap bercerita "ucap alana
__ADS_1
"alana sebenrnya kami sebagai orang tua pernah melakukan hal yang sangat menyakitin alvaro dulu saat kecelakaan itu terjadi mamah sama papah terlalu bersedih atas kepergian evelyn hingga papah mamah melupakan alvaro yang sedang di rawat "ucap mahen
"iyah nak kami ingin alvaro yang dulu kembali dia bahkan tidak pernah lagi tersenyum semenjak kejadian itu tapi tadi kami melihat senyuman itu muncul kembali dan itu karna kamu alana kami harap kamu bisa menjadi kebahagia untuk alvaro percayalah nak dia sangat mencintai mu mamah bisa lihat dari tatapany ke kamu"ucap bela
"alana kami hanya ingin alvaro memaafkan kesalahan kami karna sebenrnya kami sangat menyangi anak anak kami"ucap mahen
"papah mamah gak usah hawatir aku akan coba bicara sama ka al aku akan coba bujuk dia supaya mau maafin mamah papah dan juga aku akan bujuk ka al untuk berkerja di perusahaan papah aku ke kamar dulu yah pah mah"ucap alana
mahen dan bela menganggukan kepala
alana masuk ke kamarny dia menatap alvaro yang sedang berdiri di balkon kamarny alana berjalan ke balkon mendekati alvaro
"kalo kamu datang ke sinih cuman buat bujuk aku sebaikny jangan "ucap alvaro
"mas aku ke sinih mau jawab pertanyaan kamu yang di sekolah "ucap alana
membuat alvaro menatapny
"aku mau buka hati aku buat kamu ka al bahkan aku merasa saat ini aku udah mencintai kamu"ucap alana
alvaro memegang pundak alana"kamu serius sayang"ucap alvaro tersenyum
"iyah ka aku selalu merasa ada getaran di hati aku setiap kita dekat"ucap alana
"ka ini pertama aku jatuh cinta aku mohon jangan kecewa kan aku"ucap alana
"gak akan alana aku janji aku akan selalu mencintai mu aku akan bahagia kan kamu "ucap alvaro mencium tangan alana
"kalo gituh ka al harus bertanggung jawab buat aku ka terimalah tawaran papah untuk kerja di perusahaan papah"ucap alana
"jadi kamu ngungkapin perasaan supaya bisa bujuk aku"ucap alvaro
"enggak ka aku memang sudah membuka hati aku tapi aku gak mau kamu terus memendam amarah maafkanlah papah mamah aku yakin evelyn akan bahagia kalo liat keluarga ny bahagia "ucap alana
alvaro memejamkan matany "aku akan turutin kemauan kamu tapi dengan satu syarat "ucap alvaro
"syarat apa ka"ucap alana
alvaro menarik pinggang alana dan menaruh kedua tangany di pinggang alana dan mendekatkan wajahny ke telinga alana dan berbisik "ayok buat anak"bisik alvaro membuat alana memelototkan matany
deg
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany
jangan lupa baca novel ku
1 aku mencintaimu karna allah
__ADS_1
2 keajaiban cinta
terimakasih