Obsesi Kk Kelas Ku

Obsesi Kk Kelas Ku
trouma darah


__ADS_3

auww"ucap alana karna merasa gugup tangany tergores pisau darah keluar banyak dari jariny


"sayang kenapa "ucap alvaro membalikan badany dan terkejut menatap darah yang banyak


"ini hanya luka kecil aku akan membasuhny"ucap alana menyiram tangany menggunakan air


dia terkejut menatap alvaro yang wajahny sudah pucat


"ka al kenapa luka gapph ko ka ini cuman luka kecil"ucap alana


alvaro terus menatap darah alana yang tersisa di meja


alvaro memegangi kepalany


"evelyn "panggil alvaro


alana yang mendengar alvaro memanggil nama evelyn terdiam


"siapa evelyn kenapa ka al selalu memanggilny "guman alana dalam hati


alana mendekati alvaro tangany mengusap pipi alvaro


"ka al kenapa ini aku alana jangan bikin aku takut"ucap alana


alvaro menatap alana"izinkan aku memeluk mu alana saat ini aku benar benar butuh pelukan mu"ucap alvaro dengan wajah pucat ny


alana mengangguk langsung memeluk alvaro tangany mengusap punggung alvaro untuk menenangkan ny


alvaro merasa ketenangan saat alana memelukny dan mengusap bahuny alvaro memejamkan matany dan membalas pelukan alana


"tuan muda nona apa yang terjadi"ucap bi maya panik


alana melepaskan pelukan ny menatap maya"aku tidak tau bi alvaro tiba tiba seperti ini saat tangan terluka tadi"ucap alana


"apa tuan muda melihat darah"ucap maya


"iyah bi tadi jari ku sedikit berdarah"ucap alana


"nona tolong bantu bibi bawa tuan muda ke kamar"ucap maya


"baik bi"ucap alana


alana membantu memapah tubuh alvaro ke kamar


"aku baik baik aja bi cuman pusing setelah minum obat akan baik baik saja"ucap alvaro


"baik tuan"ucap maya lalu pergi mengambil obat alvaro di laci kamar


"bi biar aku yang kasih obat buat ka alvaro "ucap alana


maya memberikan obatny pada alana alana pun mendekati alvaro dan memberikan obatny pada alvaro


alvaro langsung memakan obatny


alana melangkah untuk keluar kamar alvaro langsung menahan tangny

__ADS_1


"jangan pergi ana aku butuh kamu"ucap alvaro


"aku cuman mau keluar bentar nanti aku temenin kk istirahat yh"ucap alana


alvaro mengangguk


alana pergi dari kamarny dia berjalan menuju dapur


"ada yang mau aku tanyakan sama bibi "ucap alana


maya menatap alana"sebenerny masalah ini sudah di sembunyikan dari orang tuany tuan muda karna tuan muda minta saya untuk merahasiakan tapi sepertinya saya harus memberi tau nona bahwa tuan muda memiliki trouma terhadap darah saya gak bisa bilang apa penyebabnya


saya mengatakan ini agar nona lebih berjaga jaga dan saya berharap nona bisa membantu tuan muda keluar dari troumany "ucap maya


"kenapa di sembunyikan dari mamah papah"ucap alana


"saya gak bisa cerita apa alesaan kenapa tuan merahasiakan ini dari tuan mahen dan nyonya bela maaf nona tapi nona jangan kaget bila nanti malam tuan muda akan demam itu sering terjadi jika trouma ny muncul"ucap maya


"apa bibi tau siapa evelyn "ucap alana


"soal itu sebaikny nona tanya pada tuan saya tidak berhak menceritakan siapa evelyn takutny saya salah bicara"ucap maya lalu pergi meninggalkan alana


alana segera kembali ke kamarny dia menatap alvaro yang tertidur dia pun ikut merebahkan dia menatap wajah alvaro yang tertidur begituh pulas


"aku tidak menyangka di balik kelakuan mu yang menyebalkan dan pemaksa ternyata kamu punya troma yang membuatmu jadi rapuh"guman alana dalam hati


"sampai kapan kamu liatin aku "ucap alvaro mulai membuka matany membuat alana salah tingkah


"ka al pura pura tidur yah"ucap alana


"ka al baik baik aja apa mau panggil dokter "ucap alana


"aku suka liat kamu hawatir sama aku"ucap alvaro


"aku serius ka kk gapph kan aku udah tau kk takut sama darah maaf ini semuah salah aku "ucap alana


alvaro menutup bibir alana dengan tangany"ini bukan salah mu aku aja yang terlalu lemah sampai takut sama darah sekarang kamu udah tau kelemahan aku apa kamu akan ninggalin aku"ucap alvaro


"kenapa kk mikir kaya gituuh ka plis aku ini istri kk jadi kan lah tempat untuk kk bercerita masalah kk sama aku nyimpen masalah sendiri cuman bikin kita semangkin terpuruk"ucap alana


alvaro menarik alana ke pelukan ny"bantu aku alana bantu aku keluar dari trouma ini karna saat tadi kamu memeluk ku rasa takut itu sedikit berkurang aku membutuhkan mu alana jangan pernah tinggalkan aku"ucap alvaro


alana membalas pelukan alvaro"tenangin diri kk sekarang pejamkan mata kk lupakan setiap hal buruk yang pernah kk alami ingat lah kenangan kenangan indah saja"ucap alana mengusap punggung alvaro


alvaro memejamkan matany menikmati pelukan alana


"kenapa aku nyaman di pelukan ka alvaro aku mulai mencintai ny"guman alana dalam dan mulai memejamkan matany


keesokan pagi ny


alana sudah terbangun lebih dulu dia menatap wajah suaminy yang begituh dekat dengan ny


"kenapa setiap dekat dengan ka alvaro jantungku berdetak sekencang ini"guman alana dalam hati


alana segera turun dari ranjang ny dengan pelan pelan agar tak membangunkan alvaro dan dia segera pergi ke kamar mandi

__ADS_1


beberapa menit kemudian alana melihat alvaro yang masih tertidur


"ka al bangun udah siang nih"ucap alana menggoyang goyang tubuh alana alvaro langsung menarik tangan alana hingga alana jatuh di atas tubuh alvaro


keduany saling menatap


"kamu cantik "ucap alvaro


"kk ngapain tarik aku lepaskan aku cuman mau bangunkan kk aku juga harus siapin sarapan bantuin bi maya"ucap alana


"beri aku kecupan di bibir ku baru aku lepaskan "ucap alvaro


"kenapa kk menyebalkan sih"ucap alana


"yah kalo gak mau yah udah kaya ginih aja terus"ucap alvaro


alana mendekati wajah alvaro dan mengecup bibir alvaro saat alana melepaskan kecupany alvaro menahan wajah alana dan melumt bibir alana membuat alana terkejut


karna kehabisan oksigen alana langsung memukul mukul dada alvaro alvaro pun langsung melepaskan ciumany dan menatap alana


"dasar mesum "umpat alana langsung memukul alvaro menggunakan bantal


"aduh alana ampun jangan di pukul lagi"ucap alvaro berusaha menahan tangan alana


"suruh siapa mesum nyebelin "ucap alana terus memukul alvaro menggunakan bantal


alvaro menahan tangan alana dan langsung menarik membuat alana jadi di bawah dan alvaro di menindih ny


"ka"lirih alana gugup


alvaro mendekati wajah alana lalu dia berbisik "aku mencintaimu alana "bisik alvaro


deg deg


Bersambung


jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih


promosi novel ku aku mencintaimu karna allah


siapa kamu sebenarnya ucap keisa


"aku adalah pelindung mu putri "guman adam dalam lalu pergi melanjutkan langkahnya tanpa menjawab pertanyaan keisa


keisa terdia menatap kepergian adam


"nona ayo saya antar pulang"ucap dion


keisa mengangguk dan mengikuti dion dari belakang


di dala mobil keduany sama sama terdiam


"tuan boleh aku tanya sesuatu "tanya keisa


"nona jangan panggil saya tuan majikan nona bukan saya tapi tuan fian"ucap dion

__ADS_1


"aku tau tapi kamu kan asisten tuan fian jadi aku akan tetap manggil kamu tuan"ucap keisa


__ADS_2