
luh udah gila mukulin kk kelas"bentak temany azka
azka memegangi bibirny yang mengeluarkan sedikit darah
"puas kk hancurin kebahagian aku puas hah kk rusak hubungan aku sama ka alvaro kk bener bener menjijikan dengan datang ke rumah ku menghasut ayah ku agar aku dan ka alvaro berpisah"bentak alana yang sudah emosi"ucap alana
"gimana apa pernikahan kalian berdua udah hancur"ucap azka membuat semuah orang terkejut
alana mengepalkan tanganny
"apa jadi alana sama alvaro udah nikah wih gila yah mereka menikah padahal masih sekoalh "ucap salah satu siswa
alana menatap azka
"pernikahan ku gak akan semudah itu hancur cinta ku dan ka alvaro sangat besar kamu gak akan bisa merusakny kenapa kalian menatap ku aku memang sudah menikah
aku mencintai ka alvaro pernikahan kami suci dan itu tidak salah aku jika aku di keluarkan dari sekolah ini karna sudah menikah aku tidak perduli aku masih bisa menggapai impian ku dengan cara lain"ucap alana
alana membalikan badany berniat untuk pergi alana terkejut melihat alvaro ada di belakang ny
alana berjalan melewati alvaro begituh saja alvaro menatap azka dengan emosi
alvaro segera menyusul alana dia tau alana pasti akan pergi ke balkon
alvaro sampai di balkon dia mendekati alana yang berdiri
"kenapa kamu ungkapkan semuahny alana ini sama aja hancurkan masa depan mu"ucap alvaro
alana yang mendengar suara alvaro langsung menghapus air matany dan membalikan tubuhny menatap alvaro yang juga menatap alana
alana berlari dan memeluk alvaro "aku gappah ka kalo harus berhenti sekolah aku cuman gak mau cerai ka lagi pula aku sudah menikah impian ku bisa di gapai kapan pun
aku mau jadi istri yang sempurna buat kk kapan kk ajak aku pulang "ucap alana
alvaro melepaskan pelukany dia menatap alana
"kamu percaya sama aku yah ini belum saatnya kamu pulang aku takut mereka akan menyakitin kamu"ucap alvaro
"mereka siapa sih ka lagian kalo aku gak sama kk bukan berarti aku aman"ucap alana
alvaro mengecup dahi alana
"gimana kalo pulang sekolah aku ajak kamu jalan jalan sebelum kamu pulang "ucap alvaro
__ADS_1
"serius ka"ucap alana tersenyum
"iyah sayang "ucap alvaro
alana mengangguk senang
"aku cari kalian ternyata kalian ada di sinih"ucap devan
"ada apa"ucap alvaro
"kalian di panggi sama guru dan luh alvaro luh berhutang penjelasan sama gw dan haikal"ucap devan menepuk bahu alvaro
"gw akan jelasin semuahny nanti "ucap alvaro
alvaro menggemgam tangan alana"kita hadapin semuahny sama sama yah "ucap alvaro tersenyum
alana mengangguk
"apa bener berita kalo kalian sudah menikah"ucap guru
"bener pak kami sudah menikah"ucap alana
"kalian tau kalian masih sekolah kenapa menikah terutama kamu alana kamu baru kelas satu masih anak di bawah umur"ucap guru
"nak al meskipun alana tidak hamil ini menjadi contog yang buruk kami tetap harus mengeluarkan alana dari sekolah ini"ucap guru
"ga bisa gituh dong pak"ucap alvaro berdiri
"ka "ucap alana menahan tangan alvaro
"kenapa "ucap alvaro
"aku kan udah bilang aku gapapah kalo harus berhenti sekolah yang penting kk gak sampai berhenti sekolah "ucap alana
"kalo sudah tidak ada yang mau di bicarakan kami pamit keluar"ucap alvaro
guru itu memgangguk
"maafin aku karna aku yang egois memaksa mu untuk menikah kamu harus berhenti sekolah aku gak tau dampak dari pernikahan ini akan menghancurkan masa depan mu "ucap alvaro
"tapi aku ga nyesel ka ini pilihan ku kk percaya deh sama aku aku mencintai kamu ka alvaro jadi jangan merasa bersalah "ucap alana
alvaro memeluk alana"tapi bagaimana dengan impian kamu"ucap alvaro
__ADS_1
alana melepaskan pelukan alvaro "aku yakin aku bisa gapai mimpi ku meskipun aku berenti sekolah aku punya suami orang kaya jadi apa yang harus aku hawatirkan"ucap alana
alvaro mencubit hidung alana "udah pinter gombal yh"ucap alvaro
"kan kk yang ajarin yah udah aku tunggu di mobil kk yah kita kan mau kencan"ucap alana
alvaro mengangguk dia memberikan kunci mobilny pada alana
alana pergi meninggalkan alvaro yang terus menatapny
alvaro segera ke kelasny dia mendekati yang sedang duduk alvaro mencengkeram kerah seragam azka
"luh brengsek azka yang luh lakuin ini bikin alana menderita gara gara luh dia harus berhenti sekolah ga puas luh udah hancurin evelyn sekarang luh mau hancurin evelyn juga hah"bentak alvaro dia langsung mendorong azka dengan keras
devan dan haikal yang baru masuk kelas langsung menghentikan alvaro
"loh jangan gila buat apa luh buang buang tenaga buat cwok kaya dia"ucap devan
"gw gak bisa maafin dia gara gara dia alana menderita"ucap alvaro
"ga ginih carany al luh harus pokus buat alana kasian dia pasti pikirany lagi sedih dia mungkin gak ngeliatin kesedihan ny mending luh pokus buat kebahagian alana"ucap haikal
alvaro menatap tajam azka"kali ini luh selamat tapi kalo luh berani ganggu istri gw lagi gw gak akan segan "ucap alvaro
alvaro mendekati azka dan berbisik "gw harap luh gak lupa kalo gw mau gw bisa aja bikin luh hancur bahkan luh gak akan mau hidup lagi"bisik alvaro lalu berjalan meninggalkan kelas
azka mengepalkan tanganny "gw gak takut sama luh al"guman azka dalam hati
beberapa menit kemudian alvaro yang sudah pulang dia segera ke mobilnya
alvaro masuk ke mobilny dia menatap alana yang ketiduran alvaro mendekati wajah alana"kamu pasti lelah"guman alvaro
alana mengerjapkan matany dan terkejut karna jarakny dengan alvaro begituh dekat
"ka "ucap alana lirih
alvaro mendekati bibir alana
cup alvaro mengecup bibir alana mata alvaro terbuka menatap mata alana yang terpejam sepertiny mulai menikmati ciuman nyl
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany
__ADS_1