
dia gak ada di sanah gw udah cari ke sanah perjanjian kita kan luh gak lukai dia" ucap azka
"gw ningalin dia di tempat yang kita janjikan mana gw tau kalo dia pergi ke mana setelah itu ko loh nyalahin gw ini kan udah kesepakatan kita loh bakal dapatin alana dan gw dapatin alvaro"ucap nesyap
"tapi sekarang alana ngilang beneren kesepakatan kita itu gak lukai alana"ucap azka
"gw gak lukai dia gw cuman tinggalin dia mana gw tau dia kemana"ucap nesya
"azka nesya"teriak alvaro menghampiri nesya dan azka
bug bug alvaro memukul wajah azka dengan keras dia menatap azka dengan tatapany menyeramkan ny
devan yang melihat alvaro memukul azka langsung menahany
"al jangan gila amarah luh gak akan bisa menemukan alana jadi dari luh buang tenaga buat mukul dia lebih baik kita cari alana"ucap devan
alvaro langsung berdiri dia menatap nesya dan azka
"inget gw gak akan maafin kalian berdua dan luh nesya gw sempet ragu kalo luh pembunuh evelyn tapi setelah melihat tingkah loh ini gw yakin luh pembunuh evelyn gw gak akan maafin luh
dan luh azka gw pasti akan buat menyesal kalo sampai alana kenapa kenapa gw akan bikin kalian hancur "ucap alvaro lalu pergi meninggalkan azka dan nesya
"alvaro"ucap nesya ingin menyusul alvaro namun devan menahany
"loh gak usah ganggu alvaro lagi "ucap devan langsung mendorong nesya devan segera menyusul alvaro
"al tunggu luh mau masuk ke hutan itu jangan gila kita harus lapor dulu sama guru"ucap devan
"gw gak bisa nunggu lagi dev alana dalam bahaya gw gak tau gimana keadaan dia sekarang "ucap alvaro langsung pergi ke hutan untuk mencari alana
"ini semuah gara gara luh nes harus ny gw gak ikutin rencana luh"ucap azka
"loh gak bisa salahin gw kita udah sama sama sepakat buat jalanin rencana ini "ucap nesya
"terserah luh deh nes gw yakin kita bakal kena hukuman "ucap azka lalu meninggalkan nesya
"kenapa juga semuah rencanany jadi gagal"ucap nesya mengepalkan tanganny
"alana kamu di mana"teriak alvaro terus mencari alana
"aku di mana ini semangkin jauh seperti ny apa aku kesasar ka al aku takut"guman alana
hari sudah mulai gelap tapi alvaro maupun alana belum ada yang kembali seluruh siswa dan guru terus mencari mereka
"Hari sudah bahkan sudah mau magrib sebaikny kita tunda pencarian takutny akan berbahaya"ucaap guru
"pak kita gak bisa berhenti gituh aja dong alvaro sama alana masih di hutan sanah"ucap devan
"iyah bener pak kita harus temukan alvaro dan alana secepatnya "ucap haikal
"haikal devan ini yang terbaik terlalu berbahaya kita ke sanah sekarang "ucap guru
"hari semangkin gelap aku harus kemana kenapa dari tadi aku gak menemukan jalan ke tenda "guman alana
__ADS_1
tiba tiba alana mendengar suara menyeramkan seperti suara anjing
"ini menakutkan"guman alana dia segera berlari alana terus berlari dan dia tidak sadar berada di sisi jurang
alana memundurkan langkahny tanpa menengok ke belakang
"aaaaaaak"teriak alana hampir terjatuh alana langsung memegang akar sebuah pohon hingga dia menganggantung di sisi jurang
"alana kamu di mana alana"teriak alvaro
alana berusaha naik ke atas tapi sangat sulit meskipun dia berpegangan pada akar pohon
"itu seperti suara ka alvaro"guman alana
"tolong ka al tolong aku "teriak alana
alvaro yang mendengar teriakan alana segera mencari asal suarany
alvaro mendekati jurang "alana "ucap alvaro terkejut dia langsung mengulurkan tangany pada alana
"ayok alana pegang tangan ku aku akan menarik mu"ucap alvaro
"aku takut ka"ucap alana menatap kebawahny
"pegang tangan ku lalu pejamkan mata mu percayalah pada ku alana aku mencintaimu "ucap alvaro
alana menurut dia langsung meneriman tangan alvaro dan melepaskan tangany pada akar pohon alana langsung memejamkan matanya karna takut
brug keduany terjatuh dengan posisi alana di atas tubuh alvaro alana menatap alvaro
"sampai kapan kamu di atas ku alana"ucal alvaro tersenyum
alana langsung bangun dari atas tubuh alvaro dia memegangi kakinya "auww"lirih alana pelan
"kaki mu kenapa alana"ucap alvaro langsung menyentuh kaki alana
"ka em itu tadi saat aku berlari tidak sengaja mengenai kayu sepertinya kayu menusuk kaki ku"ucap alana
alvaro menyentuh kaki alana yang berdarah "apa kamu bisa berjalan"ucap alvaro menatap alana
alana mengangguk dia mulai berjalan namun beberapa langkah dia langsung terjatuh"auww"lirih alana
"kamu bilang bisa kalo gak bisa jujur udah sekarang naik ke punggung ku"ucap alvaro
alana terdiam menatap alvaro
"cepat alana kenapa malah bengong kita harus segera pergi dari sinih "ucap alvaro
alana langsung naik ke punggung alvaro
"apa tidak berat ka"ucap alana
"tidak kali ini kamu naiki tubuhku tapi sebagai bayarny aku bakal naikin tubuhmu kalo sudah di rumah "ucap alvaro sambil berjalan menggendong alana
__ADS_1
alana langsung memukul bahu alvaro
"sakit kenapa memukul ku"ucap alvaro
"kk kenapa mesum pikirany itu harus di cuci"ucap alaana
"aku mesum kan cuman ke kamu ke istri aku"ucap alvaro
beberapa menit kemudian alvaro dan alana masih bel menemukan jalan keluarnya
"sepertiny akan sulit mencari jalan keluar malam malam beginih kita istirahat aja dulu di sinih besok pagi kita cari jalan keluarnya "ucap alvaro
alana langsung turun dari punggung alvaro
"apa tidak akan ada binatang buas ka aku sangat takut"ucap alana
"tidur lah dan baringkan kepala mu di paha ku aku akan berjaga kamu jangan takut"ucap alvaro menepuk nepuk pahany
alana menurut dan membaringkan kepalany di paha alvaro
"kenapa kamu begituh bodoh alana kenapa kamu percaya sama nesya"ucap alvaro
"maaf ka aku tidak tau kalo dia berbohong maaf membuat ka al hawatir"ucap alana
"sudahlah pejamkan mata mu i love you "ucap alvaro
"i love you too "ucap alana langsung memejamkan matanya
alvaro tersenyum memandangi wajah alana
pagi hari kemudian cuaca sudah mulai cerah guru dan siswa mulai mencari alvaro dan alana ke hutan nesya dan azka ikut mencari
"alana alvaro "teriak semuahny
"kita harus cari kemana lagi"ucap salah satu siswa
"itu alvaro "ucap devan menunjuk pohon
alana dan alvaro tertidur dengan posisi alvaro bersandar pada pohon sedangkan menyandarkan kepalany di paha alvaro semuah orang segera berlari ke arah mereka
nesya mengepalkan tanganny melihat pemandangan itu
"alana alvaro"ucap guru membuat alana dan alvaro langsung terbangun dan menatap semuah orang
deg deg
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany
baca juga novel ku aku mencintaimu karna allah terimakasih
.
__ADS_1