
alvaro menepis tangan nesya dan berdiri untuk pergi nesya langsung mengejar alvaro dan menahan tangan ny
alvaro melihat seorang pelayan akan terpeleset membawa sup panas ke arah nesya membual alvaro langsung menarik nesya dan nesya langsung memeluk alvaro saat alvaro menarik ny
pelayan itu terjatuh dengan sup yang sudah tumpah untung tidak mengenai nesya karna alvaro keburu menariknny
semuah orang segera membantu pelayan itu
alvaro menatap ke arah pintu cafe terlihat alana yang berdiri mematung menatap alvaro
"alana"panggil alvaro langsung mendorong nesya
alana berlalu melewati alvaro
"permisi mba saya cuman mau anterin pesanan kue nya"ucap alana
"dari toko kue bu ratna yah"ucaap pelayan
"iyah mbak "ucap alana
pelayan itu memberikan beberapa lembar uang pada alana"makasih yang ka"ucap pelayan
"sama sama"jawab alana segera pergi
alvaro langsung mengejar alana dan langsung menahan tangany "ana aku bisa jelaskan "ucap alvaro
"aku gapaph ka kk berhak dekat dengan siapapun permisi "ucap alana melepaskan tangan alvaro lalu segera menyetop taksi
"ah sial"umpat alvaro
"alvaro kamu ko main tinggalin aku aja aku tau kamu tuh masih perduli sama aku buktiny tadi kamu selamatkan aku"ucap nesya
"kamu gak usah terlalu percaya diri nes tadi aku selamatkan kamu cuman karna kemanusiaan aja kalo yang di posisi kamu orang lain aku juga bakal lalukan hal yang sama jadi jangan pernah berharap lebih"ucap alvaro lalu segera masuk ke cafe mengambil kunci mobilny
"luh mau kemana"ucap devan
"kita bicarakan ini lain kali gw harus susul alana"ucap alvaro
devan mengangguk
alvaro segera pergi menggunakan mobilny untuk mengejar alana dia terus mengikuti taksi yang di gunakan alana
alana memejamkan matany "kenapa dada aku sakit banget kenapa juga nih air mata harus keluar udahlah biarin aja ana dia memang tidak mencintai mu dia hanya mempermainkan mu"guman alana dalam sambil menyeka air matany
alvaro masih mengikuti taksi yang di tumpangi alana "seperti ny dia menuju toko kue ibuny"guman alvaro
beberapa menit kemudian alana sudah sampai toko kue ibu ny alana langsung membayar taksi dan langsung turun
alvaro segera turun dari mobilny dan mengejar alana
"alana tunggu dulu kita harus bicara"ucap alvaro menahan tangan alana
"lepasin ka "ucap alana
"plis dengerin penjelasan aku dulu"ucap alvaro
"gak ada yang perlu di jelaskan ka lagian kk berhak dekat dengan siapapun aku gak akan larang "ucap alana
"loh alana alvaro ada apa nih "ucap ratna membuat alvaro langsung melepaskan tangan alana
"gapapah bu"ucap alana
"kenapa gak di suruh masuk alvaro ayok masuk dulu nak"ucap ratna
alvaro mengangguk dan masuk ke dalam toko kue ratna
"nih kamu cobain kue ibu ya nak emang gak se enak di lestoran "ucap ratna memberikan sepiring kue pada alvaro
alvaro langsung mencicipi kue ny"ini enak banget ko bu bahkan kue yang pernah aku makan di lestoran aja gak seenak ini"ucap alvaro
"makasih nak"ucap ratna
sementara alana hanya diam
"aku masih mau di sinih ka kalo kk mau pulang pulang aja"ucap alana
"alana gak boleh kaya gituh masa kamu ngusir suami kamu"ucaap ratna
__ADS_1
"aku gak ngusir bu takutny dia sibuk aja"ucap alana
"aku gak sibuk ko aku bakal temenin kamu di sinih "ucap alvaro membuat alana menatap kesal pada alvaro
"terserah "ucap alana
beberapa jam kemudian alana dan alvaro masih di toko kue ratna
"alana ibu tau kamu lagi ada masalah sama suami mu tapi tidak baik mendiamkan suami seperti ini "ucap ratna
"tapi bu"ucap alana dia masih sangat kesal dengan alvaro
"apapun masalahny selesaikan secara baik baik ibu tidak pernah mengajarkan mu untuk lari dari masalah"ucap ratna membuat alana hanya terdiam
ratna pergi meninggalkan alana yang hanya diam
"alvaro ajaklah alana pulang ini juga sudah sore"ucap ratna
alvaro menatap alana yang juga menatapny
"ibu ngusir aku"ucap alana
"enggak nak ibu cuman pengen kamu selesai kan masalah kamu sama suami kamu"ucap ratna
alana langsung mengambil tas ny dan pergi begituh saja
"alvaro maaf yah nak atas sikap alana dia memang masih kekanakan"ucap ratna
"gappah ko bu emang ini salah saya kalo gituh saya pulang dulu bu"ucap alvaro menyalami tangan mertuanya lalu segera menyusul alana yang sudah naik mobilny
selama di perjalanan keduany sama sama diam alana yang bungkam karna masih kesal dan alvaro yang diam saja karna bingung mau bicara apa
beberapa menit kemudian alana dan alvaro sampai di rumah alana langsung turun dari mobil alvaro tanpa mengatakan apapun
alvaro segera menyusul alana
sampai di kamarny alvaro langsung menahan tangan alana
"yang kamu liat tadi gak seperti yang kamu bayangkan"ucap alvaro
"terus seperti apa ka kenapa kk gak bilang aja kalo kk gak bisa tunggu aku karna mau ketemu nesya aku gappah ko"ucap alana berusaha melepaskan tangany
dan kebetulan devan dan haikal ngajak ketemuan di cafe kami mau membicarakan soal bisnis kecil kecil lan kami aku ga tau nesya bakal datang tadi aku replek tolongin dia karna tadi sup panas hampir tumpah mengenai dia
aku gak ada maksud apa apa alana percaya sama aku saat aku narik dia tiba tiba dia meluk aku dan saat itu kamu udah ada di depan pintu cafe alana kalo pun bukan dia yang ada di posisi tadi aku bakal tetep tolongin plis percaya sama aku cuman kamu wanita ku "ucap alvaro
alana terdiam tak berani berkata apapun hati ny mempercayai setiap perkataan alvaro
"maafin aku yah"ucap alvaro membuat alana mengangguk dalam pelukan alvaro
"yah udah sekarang kamu mandi jangan lupa nanti malam kita ke pesta ulang tahun nesyaa aku udah siapin gaun buat kamu"ucap alvaro
alana mengangguk
malam hari kemudian mereka sudah siap untuk berangkat ke pesta alvaro memeluk alana dari belakang
"kamu cantik ana aku jadi gak mau pesta kalo kaya ginih "ucap alvaro
"gombal udah ayok berangkat"ucap alana
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah nesya pestany begituh megah
"ka apa gapapah kk ajak aku apa kk gak akan malu"ucap alana
"enggak dong malah aku bangga aja bidadari"ucap alvaro
"gombal aja terus"ucap alana
"aku serius sayang "ucap alvaro
mereka pun segera masuk ke rumah nesya dan langsung di sambut papahny nesya
"hay alvaro apa kabar nak sudah lama sekali kamu tidak berkunjung ke rumah ku"ucap ronald
"hay paman yah aku sibuk urusan sekolah oh iyah kenaalkan ini pacar ku calon istri ku alana"ucap alvaro
"oh aku kira kamu masih menyukai putri ku"ucap ronald
__ADS_1
"sayangny putrimu sendiri yang membuat ku tidak menyukainy "ucap alvaro
"yah sudah kalian nikmati lah pestany "ucap ronald lalu meninggalkan alana dan alvaro
"dia ayah ny nesya"ucap alvaro pada alana
"sepertiny dia tidak menyukai ku"ucap alana
"itu tidak penting sayang kita ke sanah yu "ucap alvaro mengajak alana ke pinggir kolam yang juga ramai orang
alana mengangguk
alana dan alvaro berdiri di dekat kolam menikmati suasana malam yang begituh dingin
"kamu kedinginan mau aku hangatkan"ucap alvaro membuat alana mencubit tangan alvaro
"ka jangan mesum "ucap alana
"siapa yang mesum sayang kan ngangetin bisa pake pelukan doang kamu kali yang mikirny mesum"ucap alvaro
"tau ah"ucap alana memalingkan wajahny karna malu membuat alvaro tersenyum
ronald menghampiri alvaro dan alana
"alvaro boleh ikut paman bentar sbenerny temen om pengen mengenal anak seorang mahendra "ucaap ronald
"maaf paman tapi untuk apa"ucap alvaro
"dia cuman mau bicarakan bisnis"ucap ronald
"baik om ayok alana"ucap alvaro
"sebaiknya kamu gak usah ajak alana paman hanya gak mau alana nanti bosen karna urusan bisnis lebih baik alana tunggu di sinih gak akan lama ko"ucap ronald
"tapi saya gak bisa ninggalin alana "ucap alvaro
"gapapah ka al aku tunggu di sinih kamu masuk aja"ucap alana
"kamu yakin"ucap alvaro
"iyah ka lagi pula aku masih mau nikmati udara di sinih "ucap alana
"baiklah aku cuman bentar kamu tunggu di sinih jangan kemana mana"ucap alvaro
alana mengangguk alvaro langsung mengikutin ronald untuk menemui teman teman ronald
"jadi ini anak mahendra beruntung sekali putri mu akan menikah dengany"ucap teman ronald
alvaro langsung menatap tajam ronald
"tentu saja putri ku akan bahagia "ucaap ronald
tatapan alvaro berpindah ke arah kolam di mana alana masih menunggu ny terlihat seseorang yang ia kenali menghampiri alana ya itu nesya
"mau apa dia menghampiri alana"guman alvaro dalam hati
nesya semangkin mendekati alana dan byur dia mendorong alana ke kolam nampak semuah orang tertawa karna alana jatuh ke kolam
"sialan kau nesya"umpat alvaro langsung berlari ke kolam
"kenapa calon mantumu bahwa putrimu sialan"ucap temany ronald
alana tenggelam dia tidak bisa berenang
"tolong aku"guman alana dalan hati matany mulai terpejam
alvaro menatap tajam nesya dia langsung menceburkan diri ke kolam untuk menyelamatkan alana
byur
alana melihat alvaro yang mendekatinya dia tersenyum keduany saling menatap di dalam air
alvaro langsung memeluk alana di dalam air
.
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih
jangan lupa baca novel ku aku mencintaimu karna allah dan keajaiban cinta love you ❤