
alamat nya gak salah ko nona "ucap supir langsung menyemprotkan sesuatu ke arah alana
alana memegangi kepalany yang pusing
"alana "panggil alvaro di telepony alana langsung pingsan karna obat bius yang di semprotkan
supir itu menatap alana yang sudah pingsan dia langsung menelepon seseorang "halo tuan dia sudah di tangan ku"ucap supir
"bagus bawa dia ke tempat yang sudah ku katakan"ucap orang di sebrang sanah
"baik tuan saya akan membawa wanita ini ke gedung kosong milik anda"ucap supir
alvaro menjatuhkan ponselny mendengar suara orang itu
"alana "guman alvaro
alvaro langsung mengambil ponselny dan segera berlari
"alvaro luh mau kemana"ucap dafri
"gw harus selamatkan istri gw daf dia dalam bahaya"ucap alvaro
di perjalanan alvaro menghubungi devan
"halo dev gw mau luh serah kan semuah bukti kejahatan ronald dan nesya ke polisi alana dalam bahaya gw harus selamatkan dia"ucap alvaro langsung mematikan telepony
alvaro membuat mempercepat mobilny
"ohh iyah aku pasang gps di cincin alana aku harus lacak"guman alvaro langsung mengambil ponselny
di sebuah gedung alana di ikat di kursi dia masih belum sadar
"kenapa gak langsung kita bunuh aja papah "ucap nesya
"belum saatny sayang papah pengen lihat alvaro menderita jika melihat istriny kesakitan "ucap ronald
"kalian siram dia tidak seru jika dia masih belum sadar"ucap nesya
mereka langsung menyiram wajah alana hingga alana sadar
alana menatap sekeliling ny lalu dia menatap nesya dan ronald
"kalian mau apa lepaskan aku "ucap alana
nesya mendekati alana"kamu masih tanya apa mau aku alana alana aku mau kamu mati aku gak terima menikah sama ka alvaro ka alvaro itu cuman punya aku"ucap nesya
"kamu udah gila"ucap alana
plak nesya menampar wajah alana"aku memang gila karna aku tidak bisa mendapatkan alvaro tapi lihatlah aku akan segera melenyapkan mu setelah itu alvaro akan jadi milik ku"ucap nesya tertawa
alana teringat cek yang bertuliskan nama ronald dia baru ingat jika ronald ayahny nesya
"jadi om yang udah bikin evelyn meninggal "ucap alana
ronald tertawa "baiklah karna sebentar lagi kamu juga akan mati jadi om akan kasih tau semuahny yah memang saya yang bikin mereka kecelakaan saya gak suka alvaro membentak anak saya nesya hanya demi adikny itu aku bayar orang untuk rusak rem mobil alvaro sebenrnya harusny alvaro juga mati tapi dia malah selamat
bukan hanya karna alvaro membentak putri ku karna aku sangat membenci ayah mereka "ucap ronald
"tapi apa salah papah kenapa om membenci papah"ucap alana
"karna mertua mu udah selingkuh dengan istri ku ibuny nesya dan wilona "ucap ronald
"gak mungkin om pasti salah faham papah gak kaya gituh dia gak mungkin lakuin itu papah hanya setia dengan mamah bela"ucap alana
ronald mendekati alana dan menarik rambut alana
"auw "teriak alana
__ADS_1
"itu yang sebenarnya kau tidak tau apapun soal mertuamu aku akana menyingkirkan semuah yang menghalangin kebahagiaan putri ku"bentak ronald melepaskan rambut alana
"apa ini ahir dari hidup ku ka alvaro cepatlah selamatkan aku "guman alana dalam hati
di mobil alvaro
"devan gw bakal ke gedung milik om ronald gw yakin alana di sanah loh cepet hubungin polisi"ucap alvaro mematikan telepony
"alana kamu harus bertahan aku akan segera datang"guman alvaro
"kamu salah kalo kamu pikir dengan bunuh aku kamu akan mendapatkan ka alvaro itu salah besar ka alvaro akan semangkin benci kamu"ucap alana
"sialan kau dasar wanita murahan "bentak nesya langsung menjambak rambut alana
"papah sebaik ny segera bunuh wanita sialan ini"ucap nesya
"sabarlah kita senang senang dulu dengan menyiksa dia"ucap ronald
ronald mendekati alana"kita siksa dia karna sudah berani menghalangin kebahagiaan mu"ucap ronald
nesya tersenyum licik
ronald mengarahkan pisau ke tangan alana
"alana"teriak alvaro yang baru datang dia menatap alana
"ka alvaro "guman alana
"wih kau sudah datang juga aku kira gak akan datang "ucap ronald tertawa
"jangan sentuh alana jika kalian tak ingin hancur"ucap alvaro
ronald tertawa "segituh cintany kamu sama wanita ini bagusny dia dengan putri ku kamu berani memilihnya dan meninggalkan putri ku"ucap ronald
"om ronald lupa jika yang meninggalkan itu nesya bukan aku dia yang mengkhianati ku"ucap alvaro
"aku tidak akan memafkan kesalahan paman yang sudah membuat evelyn meninggal jika ku menyentuh alana aku pastikan kau dan kedua putri mu akan menderita "ucap alvaro mulai melangkah menuju alana
"aku punya aturan jika kau melangkah dia akan mati"ucap ronald membuat alvaro menghentikan langkahny
alvaro menatap alana "kamu gak usah takut alana aku akan menyelamatkan mu"ucap alvaro
"baiklah akan ku buat satu peraturan lagi kau mau menyelamatkan istri mu bukan bagaimana kalo setiap langkah mu menuju alana setiap langkah ny satu tembakan "ucap ronald
"tidak jangan sakitin ka alvaro ka pergi lah aku mohon"ucap alana
"aku tidak akan pergi alana aku udah bilang kita akan berjuang sama sama"ucap alvaro
"papah jangan tembak alvaro aku mencintai nya pah"ucap nesya
"ini akan seru nesya kali ini papah mementing kan dendam papah "ucap ronald
alvaro yang tidak takut mulai melangkahkan kakiny menuju alana
satu langkah
dor ronald tertawa setelah menembak tangan kanan alvaro
alvaro meringis menahan sakit namun dia tetap melanjutkan langkahnya
dor ronald menembak bahu alvaro
"ka al plis berhenti "teriak alana
alvaro tetap melanjutkan langkahnya dor ronald menembak tangan kiri alvaro
satu langkah lagi alvaro mendekati alana dengan bercucuran darah
__ADS_1
dor ronald menembak kaki alvaro alvaro langsung ambruk di hadapan alana
"ka alvaro "teriak alana
alvaro menatap alana"semuahny akan baik baik aja alana"ucap alvaro tersenyum menahan rasa sakitny
"jangan bergerak kalian sudah di kepung "ucap polisi yang sudah mengepung tempat itu
ronald dan nesya
"pah bagaimana ini kenapa bisa ada polisi"ucap nesya
"papah juga gak tau ini pasti ulah alvaro "ucap ronald
"ronald jangan terus menyalahkan orang lain "ucap mahen
"kau"ucap ronald
"kau salah faham ronald aku tidak pernah berselingkuh dengan istri mu kami di jebak oleh orang tua mu yang sejak dulu tidak merestui pernikahan mu
kau sudah membunuh istri mu karna rasa cemburu mu "ucap mahen
"kau pikir aku percaya yah aku memang membunuhny tapi karna emosi ku dia sendiri mengakui bahwa kalian berselingkuh "ucap ronald
"itu karna orang tua mu mengancam istri mu dengan menyakitin putri kalian nesya yang saat itu masih kecil kau sudah salah faham dan kau sudah menyebabkan aku kehilangan putri ku kau akan menanggung akibatny penjara seumur hidup bahkan tidak cukup untuk hukuman mu"ucap mahen
ronald mengapalkan tangny
"bawa dia pak dia sudah membunuh putri dan menyakitin putra dan menantu ku"ucap mahen
polisi langsung membawa ronald dan nesya
"papah aku tidak mau di pernjara pah"teriak nesya
alana memangku kepala alvaro
"ka bertahanlah aku mohon"ucap alana
"apa kamu mencintai ku"ucap alvaro
"kenapa harus bahas itu sekarang sih ka"ucap alana
alvaro mengemgam tangan alana"aku tidak terobsesi sama kamu alana aku mencintai kamu dengan tulus "ucap alvaro
"aku tau ka aku juga mencintai kk"ucap alana
mahen devan dan haikal mendekati alana dan alvaro
"ayok bawa alvaro ke rumah sakit"ucap mahen
haikal dan devan langsung membopong alvaro
"kamu tenang alana semuah akan baik baik alvaro anak yang kuat"ucap mahen
"aku takut pah ka alvaro ayok buka mata mu"ucap alana
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit
alvaro langsung di bawa ke dalama ruang icu
"alana kamu kenapa kaki mu berdarah "ucap devan terkejut semuah orang menatap alana
"perut aku sakit ka"ucap alana
brug alana pingsan
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany baca juga novel ku keajaiban cinta dan aku mencintaimu karna allah terimakasih