
seorang wanita cantik sedang bersiap siap di kamarny dia kinara wanita berusia 21 tahun
"hari ini aku akan bertemu dengan ny aku tidak sabar"guman kinara
"sayang kau benar benar akan bertemu sodara kembar mu itu aku masih tidak percaya kalo kamu punya sodara kembar"ucap arsenio
"aku juga baru tau sekarang dari ibu kami saling menghubungi kami akan bertemu di cafe kamu gak usah hawatir yh"ucap kinara
"kamu hati hati di jalan yah maaf aku gak bisa anterin kamu oh iyha kamu juga jangan terlalu lama meninggalkan vanya dia masih bayi"ucap arsen
"aku gak akan lama ko mas"ucap kinara mengecup tangan alvaro lalu segera pergi meninggalkan alvaro
kinara masuk ke sebuah cafe
"di mana dia harusny ada di sinih"guman kinari terus berjalan mencari seseorang
brug seseorang menabrak ny
"maaf maaf"ucap seseorang memakai masker dan topi orang itu mengangkat wajahny menatap kinara
"ka kinar"guman ny pelan membuat kinara menatapny
"kamu siapa ko kenal aku"ucap kinara
orang itu membuka maskerny di depan kinara membuat kinara menatapny terkejut
"kinanti kenapa kamu pake masker"ucap kinara pelan
"aku merasa ada yang mengikuti ku ka aku takut dia suruhan paman dan bibi"ucap kinanti pelan
kinara menatap sekeliling cafe dia melihat seorang wanita yang menggunakan masker
"kenapa aku merasa tak asing dengan perempuan itu seperti ny dia bukan mau ngikutin kinanti tapi dia mengikuti wajah yang mirip dengan ku"guman kinara dalam hati
"ka kenapa "ucap kinanti
"ehm ikut aku kita bicara di ruang vip itu akan lebih aman untuk kita bicara ayok ikutin aku"ucap kinara
kinanti memgangguk mengikutin langkah kinara kinanti tetap menggunakan masker dan topiny
di ruang vip
"nah di sinih jauh lebih aman buka saja masker mu"ucap kinara
kinanti memgangguk dia membuka maskerny lalu topinya kinara menatap kinanti
"kenapa ka kinar liatin aku ada yang salah"ucap kinanti membuat kinara menggeleng
"aku masih gak percaya bisa ketemu kamu lagi 16 belas tahun kita berpisah meskipun aku tidak ingat semuahny karna itu kita masih berusia 6tahun tapi aku inget betul bagaimana paman dan membawa mu dengan paksa
ayah yang sedang sakit gak bisa menghentikan paman dan bibi aku bersyukur bisa menepati janji ku pada almarhum ayah kita untuk menemukanmu"ucap kinara
"ayah udah meninggal"ucap kinanti terkejut
"penyakitny semangkin parah ketika kamu di bawa paman dan bibi sebelum pergi ayah minta aku untuk menemukan mu"ucap kinara
"aku gak sempet ketemu ayah "guman kinanti
"sudahlah jangan merasa bersalah ini namany takdir allah"ucap kinara mengemgam tangan kinanti
"kk tau kenapa aku merasa ada mengikutin ku itu karna aku melarikan diri dari rumah paman dan bibi mereka menjual ku pada pria yang sudah berumur aku tidak mau karma itu aku kabur aku mencuri uang mereka agar bisa dan mungkin mereka sedang mencari ku"ucap kinanti
"aku janji mulai sekarang akan melindungi kamu sekarang kamu ikut aku yah pulang"ucap kinanti
"pulang ka"guman kinanti
"iyah pulang ke rumah ku aku ingin mengenalkan mu pada seseorang ayok"ucap kinara
kinanti memgangguk dia segera memakai masker nya dan topi
__ADS_1
"suami macam apa biarin istri ny pergi sendirian"ucap felix
"felix jaga bicara mu jangaan berkata seperti itu pada adikmu" ucap irene
"yang ku katakan benar mah"ucap felix
arsenio mengepalkan tanganny untuk meredam emosinya
"sudalah mah jangan ladenin anak mu itu "ucap sbastian
"tapi pah emang ka felix tuu suka banget ganggu ka arsen"ucap aurora
"anak kecil gak usah ikut ikutan"ucap felix
"aku bukan anak kecil ka aku tuh udah smk"ucap aurora
"Asalamualaikum "ucap kinara yang baru datang membuat semuah orang menatapny
"Waalaikumsalam "jawab mereka
"aku mau kenalin kalian sama seseorang "ucap kinara
"siapa"tanya irene
seseorang gadis berjalan di belakang kinara
"kemarilah"ucap kinara
gadis itu mengangguk dia berdiri di sebelah kinara
"dia siapa ka apa temen kk"ucap aurora
"dia adik ku aku pernah cerita kan kalo aku punya adik perempuan ayok buka masker mu"ucap kinara
kinanti membuka maskerny dan topiny membuat semuah orang terkejut
"dia kinanti adikku sodara kembar ku kami terpisah saat berusia 6tahun dia di bawa paksa paman dan bibi maaf aku baru menceritakan soal ini tapi mas arsen udah tau soal ini"ucap kinara
"benarkah arsen kamu udah tau kenapa gak cerita"ucap irene
"aku yang minta mah aku mau kasih kejutan buat kalian"ucap kinara
"baiklah kemarilah nak "ucap irene pada kinanti
kinanti menatap kinara
kinara memgangguk
"jadi selama ini kamu tinggal sama paman dan bibi mu"ucap sbastian
kinanti memgangguk
"apa mereka baik pada mu"ucap irene
"jika mereka baik mereka tak akan memisahkan kami mah"ucap kinara
"benar juga yah sudah kamu tinggal aja di sini"ucap irene
"makasih tante"ucap kinanti
"sama sama sayang "ucap irene
"kalian bener bener aku baru kali ini ketemu orang kembar "ucap aurora membuat semuah orang tertawa
"ouuh iyah aku mau ajak kinanti ke rumah ibu dulu aku izin bentar yah mas"ucap kinara
"aku anterin yah"ucap arsenio
"ga perlu mas aku bisa sendiri lagian kasian kinanti dia pasti canggung kalo ada kamu"ucap kinara
__ADS_1
"yah sudah tapi kamu hati hati yah sayang "ucap arsenio
"iyah mas aku mau lihat vanya dulu bentar "ucap kinara lalu pergi ke kamarnya untuk melihat vanya
"kinara"ucap seseorang di belakang kinara
kinara membalikan badany menatap felix
"apa kamu masih marah peryataan perasaan aku kemarin"ucap felix
"aku gak marah itu hak kamu ka untuk mencintai siapapun tapi buat bales perasaan itu aku gak bisa maaf"ucap kinara sambil berjalan menuju bayiny yang masih mungil dan menggendong nya
beberapa menit kemudian kinara dan kinanti sudah masuk ke mobil mereka siap berangkat menuju rumah ibu mereka
di perjalanan keduany hening
"kamu pasti gak sabar ketemu ibu aku yakin ibu pasti bahagia "ucap kinara
kinanti tersenyum "iyah ka aku gugup "lirih kinanti membuat kinara tersenyum
kinanti menatap ke belakang dia merasa tak asing dengan mobil yang ada di belakang mereka
"ka mobil belakang kayany ngikutin kita"ucap kinanti
"masasih "ucap kinara melihat ke kaca spion
kinara melepas cincin pernikahan ny dan memberikan ny pada kinanti
"pake cincinya"ucap kinara
"tapi untuk apa ka"ucap kinanti
"pake saja percaya sama aku"ucap kinara
kinanti menurut memakai cincin milik kinara
brug mobil belakang terus menabrak mobil kinara
"ka"ucap kinanti panik
"tenang aku akan lindungi kamu apa pun terjadi kamu harus percaya sama aku jangan merasa bersalah sekarang buka pintu kamu loncat"ucap kinara
kinanti menggeleng
"aku gak mau ka bagaimana dengan kk"ucap kinanti
"di depan ada sungai mobil ini mungkin akan jatuh ke sungai "ucap kinara
brug
mobil kinara terus di tabrak mobil dari belakang
kinara yang panik mendorong membuka pintu kinanti dan mendorong kinanti
"ka "teriak kinanti yang jatuh terpental dari mobil kinara
brug byur mobil kinara jatuh ke sungai
mobil yang mengikuti mereka berhenti dan keluar seorang wanita menggunakan masker dari mobil itu
wanita itu tersenyum melangkah mendekati kinanti yang terkapar tak berdaya dengan banyak darah di kepalany
kinanti menatap wanita itu wajahy tidak jelas kinanti melihat ke arah kaki wanita itu
"jangan kamu pikir loncat dari mobil mu kamu akan selamar kinara aku tetap akan menghabisi mu dengan ini"ucap wanita itu mengarahkan pistolny ke arah kinanti
"apakah ini ahir hidupku"guman kinanti dalam hati
deg deg deg
__ADS_1