Obsesi Kk Kelas Ku

Obsesi Kk Kelas Ku
alvaro sudah sadar


__ADS_3

alvaro masih keritis sayang dia belum sadar"ucap bela


"aku mau melihat ka alvaro mah plis izinin aku ke ruangan ka alvaro "ucap alana


"alana kamu masih belum sembuh nak kamu baru sadar besok aja lihat alvarony yah"ucap ratna


"Aku mau sekarang bu aku mohon aku udah baik baik aja "ucap alana


di Ruang icu alana menggunakan kursi roda untuk ke ruang rawat alvaro


alana menggemgam tangan alvaro yang masih belum sadar


"aku mohon ka bangun demi aku ka buka mata kk bukan kah kk janji akan berjuang sama sama aku mencintaimu ka"ucap alana terisak air mata alana jatuh ke tangan alvaro


alana menundukan kepalany di tangan alvaro tanpa ia sadari sebuah tangan mengusap ngusap rambutnya dengan pelan


alana langsung mengangkat wajahny yang penuh air mata


deg deg


" ka alvaro "ucap alana


"jangan nangis "ucap alvaro pelan tangany mendekati wajah alana memgusap air mata alana


"ka alvaro"ucap alana langsung memeluk tubuh alvaro


alvaro mengelus rambut alana "auuww sakit sayang"lirih alvaro


alana langsung melepaskan pelukany "maaf ka aku terlalu seneng lihat kk bangun "ucap alana tersenyum


"badan aku sakit semuah alana kamu malah membangun kan ku"ucap alvaro


"abis kenapa kk lama banget tidurny aku hawatir kk pergi"ucap alaana menangis


"aku gak mungkin tinggalin istri ku yang paling cantik ini"ucap alvaro tersenyum


alana menghapus air matany


"alana kenapa kamu pake kursi roda dan kenapa kamu pake baju pasian juga"ucap alvaro

__ADS_1


alana menyentuh perutny"ka alvaro maafin aku ka"lirih alana menahan tangisnya


"kamu kenapa sayang kenapa menangis apa ada masalah"ucap alvaro panik


"aku gak bisa jaga bayi kita ka aku gak sadar kalo aku lagi hamil maafin aku ka aku udah hancurin impian kamu untuk jadi seorang ayah aku udah gagal menjadi seorang ibu"ucap alana menangis


alvaro tidak bisa menahan air matany "alana kemarilah"ucap alvaro menyuruh alana mendekatiny


alana menurut dia berusaha naik ke atas ranjang dengan tubuh ny yang masih lemas wajah alana dan alvaro begituh dekat


"kamu gak salah sayang ini namany takdir mungkin kita belum di percaya untuk menjadi orang tua kita harus ikhlas "ucap alvaro


"aku ikhlas ko ka tapi kk harus kehilangan impian kk menjadi seorang ayah"ucap alana


"gappah kita masih punya banyak kesempatan lagian kamu juga masih sangat muda untuk hamil aku gak mau beresiko buat kamu"ucap alvaro


"makasih yah mas udah ngertiin aku"ucap alana memeluk alvaro


"alvaro kamu sudah sadar nak"ucap bela yang baru datang


"seberny aku masih pengen tidur mah tapi lihat menantu mu dia cengeng sekali"ucap alvaro tersenyum


"sakit sayang"rengek alvaro


"yah abis kamu nyebelin bikin aku kesel"ucap alana memanyunkan bibirnya


"oh iyah ronald sama nesya udah di penjara kemungkinan mereka akan di sidang minggu depan dan kalian harus hadir sebagai saksi kejahatan mereka"ucap bela


"sukurlah kalo mereka udah di penjara tapi aku hawatir wilona akan melakukan yang membahayakan alana"ucap alvaro


"kita berdoa aja moga wilona gak ngikutin papah dan kkny"ucap bela


alvaro mengangguk


di kantor polisi


"jawab pah apa bener papah udah bunuh mamah "ucap wilona


"apa ini waktu yang tepat buat kamu menanyakan itu"ucap nesya

__ADS_1


"jelas aku harus nanyain itu sekarang kaka sama papah mikir gak sih sejak berita soal kalian di tangkap polisi aku di buly sama semuah orang di sekolah mereka bilang aku anak pembunuh


kenapa kalian gak mikirin perasaan aku jadi jawab jujur pah apa benar papah bunuh mamah"ucap wilona


"iyah papah lakuin itu papah gak sengaja saat itu papah emosi karna melihat foto ibu mu bersama laki laki lain di kamar papah tidak sengaja mendorong mamah mu hingga meninggal maafkan papah "ucap ronald


"jadi papah udah bunuh mamah"lirih nesya


"maafkan papah"ucap ronald


"aku mau pulang mungkin nanti aku datang saat persidangan papah dan ka nesya"ucap wilona berdiri dia langsung pergi meninggalkan kantor polisi


"jadi bagaimana kondisi istri saya dok saya hawatir karna semenjak keguguran dia sering mengeluh sakit di perutny"ucap alvaro


"itu wajar tuan nona baru saja mengalami keguguran akan butuh waktu untuk pemulihan sakitny tapi tuan jangan hawatir nanti saya resepkan vitamin "ucap dokter


"apa kah istri saya masih bisa hamil"ucap alvaro


"kalo kemungkinan hamil Itu masih ada tapi saya sarankan jangan sekarang karna usia nona yang masih sangat muda akan beresiko buat kandungany"ucap dokter


"baik dok makasih atas sarany "ucap alvaro tersenyum sementara alana memasang wajah sedihny


alvaro yang melihat alana bersedih menggemgam tangan alana "kamu Kenap sedih aku salah bicara yah"ucap alvaro


alana menggeleng "maafin aku ka Ku gak bisa kasih impian untuk jadi seorang ayah"ucap alana


alvaro menggemgam tangan alana"gappah sayang kita masih punya banyak waktu sekarang kita balik ke ruang rawat ku yah nanti mamah marah kalo tau aku ga ada di ruangan ku"ucap alvaro


alana mengangguk


sampai di ruangan rawat alvaro alana membantu alvaro naik ke ranjangny


"alana alvaro ada yang mau ketemu sama kalian "ucap bela membuat alana dan alvaro saling menatap


mereka menatap ke arah pintu


seorang wanita berdiri di depan pintu menatap alana dan alvaro


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany


__ADS_2