
alana menggeleng "maafin aku ka Ku gak bisa kasih impian untuk jadi seorang ayah"ucap alana
alvaro menggemgam tangan alana"gappah sayang kita masih punya banyak waktu sekarang kita balik ke ruang rawat ku yah nanti mamah marah kalo tau aku ga ada di ruangan ku"ucap alvaro
alana mengangguk
sampai di ruangan rawat alvaro alana membantu alvaro naik ke ranjangny
"alana alvaro ada yang mau ketemu sama kalian "ucap bela membuat alana dan alvaro saling menatap
mereka menatap ke arah pintu
seorang wanita berdiri di depan pintu menatap alana dan alvaro
"wilona"ucap alana terkejut
"boleh aku bicara dengan kalian"ucap wilona menatap alvaro dan alana
"boleh asal kamu gak berniat nyakitin alana"ucap alvaro
"ka jangan bicara begituh"ucap alana menggemgam tangan alvaro
"kenapa sayang apa salah aku kan aku cuman waspadah"ucap alvaro
"gappah alana yang di katakan alvaro bener ko dan ka alvaro gak usah hawatir aku cuman mau bicara gak ada niat nyakitin alana"ucap wilona
"jadi kamu mau bicara apa"ucap alana
"aku cuman mau minta maaf sama kalian aku minta maaf atas kesalahan aku udah buly kamu alana sekarang aku ngerasain gimana rasany di buly aku juga minta maaf untuk kesalahan papah dan kakaku"ucap alana
"aku udah maafin mereka ko aku juga udah maafin kamu "ucap alana
"sekarang papah dan kk ku sudah mendapat hukuman atas perbuatan nya dan aku juga mendapat balasan karna dulu membuly kamu aku di buly di sekolah mereka bilang aku anak pembunuh aku udah mutusin aku akan pindah sekolah "ucap wilona
"kamu yang sabar wil jangan pindah hanya karna mereka membuly mu "ucap alana
"aku gak kaya kamu alana aku gak bisa sabar seperti kamu saat di buly "ucap wilona
"terus kamu mau pindah kemana"ucap alana
"setelah persidangan selesai aku akan pindah ikut dengan adik dari mamah ku"ucap wilona
"jika itu yang terbaik dan aku seneng liat kamu mau perbaikin diri kamu dengan minta maaf"ucap alana tersenyum
__ADS_1
"makasih yah al aku ke sinih cuman mau minta maaf ka alvaro udah izinin aku bicara sama alana aku pulang "ucap wilona
alana dan alvaro mengangguk
wilona pergi meninggalkan alana dan alvaro
beberapa minggu kemudian
ini hari di mana persidangan ronald dan anakny nesya semuah orang datang untuk melihat termasuk alana dan alvaro
alvaro menggunakan kursi roda karna masih lemah
"baiklah sidang akan di mulai karna bukti yang di serahkan sangat kuat bukti pertama cek yang bertanda tangan ronald yang kedua bukti rekaman cctv dan yang terahir rekaman suara dari semuah bukti ini
tuan ronald dan anakny nesya telah di tetapkan sebagai pembunuh evelyn karna telah menyebabkan kecelakaan dengan menyuruh orang merusak rem mobil alvaro
dan tuan ronald terbukti telah membunuh istri nya beberapa tahun yang lalu dan anda di tetapkan sebagai pembunuh dan hukuman untuk anda adalah penjara seumur hidup anda"ucap hakim
"dan nesya akan di hukum penjara selama 10tahun"ucap hakim lalu mengetuk palu
semuah orang langsung berdiri beberapa polisi membawa nesya dan ronald
"papah "ucap wilona menghampiri ronald dan memeluk ronald
"maafin papah udah bikin kalian harus kehilangan sosok mamah papah akan tebus kesalahan papah di penjara"ucap ronald
wilona menganggukan kepala
nesya memeluk wilona "jaga diri kamu baik baik di sanah kk akan selalu sayang kamu "ucap nesya
wilona mengangguk
polisi segera membawa nesya dan ronald wilona menatap kepergian mereka dengan air matany
"wilona ayok nak kita pergi "ucap bi anya
wilona mengangguk wilona dan anya langsung pergi dari kantor polisi begituh pun keluarga alvaro
beberapa minggu kemudian alvaro sudah mulai sekolah kembali sedangkan alana dia Homeschooling
"ada apa van"ucap alvaro
"gw butuh bantuan luh kan luh udah janji bakal bantu gw waktu itu"ucap devan
__ADS_1
"emang luh butuh bantuan apa"ucap alvaro
"bantu gw buat batalin perjodohan naura"ucap devan membuat alvaro dan haikal saling menatap
"bener kan kata gw dia bakal bucin sama si naura"ucap haikal tertawa
"bukan saat nya luh ngeledek gw mending bantuin gw naura bakal di nikahkan sama cowok udah punya istri dia bakal di jadikan istri ke dua"ucap devan
"terus gw harus bantu dengan cara gimana "ucap alvaro
"kita harus temuin istri pertamany gw udah selidiki semuahny kalo dia bakal nikah tanpa sepengetahuan istri ny dan gw juga dapat info kalo semuah harta yang juragan alex punya itu sebenrnya punya istri ny "ucap devan
"loh tau rumah istriny"ucap alvaro
"tau lah ayok kita berangkat sekarang "ucap devan menarik alvaro dan haikal
"aku gak mau nikah bu kenapa ayah maksa sih"ucap naura menangis
"maafin ibu yah ibu gak bisa bantu kamu "ucap hana memeluk naura
"iyah bu "ucap naura
"naura"teriak seseorang yang baru datang
naura langsung menatap ke arah pintu"alana "ucap naura langsung berlari ke arah alana dan memeluk ny
"inget yah kamu jangan berani bawa kabur anak atau kamu akan tanggung akibatnya "ucap fery
"iyah om ga usah hawatir aku cuman mau mendampingi sahabatku"ucap alana
fery pergi dari kamar naura meninggalkan alana naura dan hana
"maafin aku yah nau aku gak bisa bantu kamu bebas dari perjodohan ini aku juga udah berusaha hubungin ka alvaro tapi gak di angkat angkat "ucap alana
"gapapah alana mungkin ini takdir aku menikah dan menjadi istri kedua kamu ada di sinih itu udah cukup aku akan coba ikhlas sama takdir aku"ucap naura
"baiklah kita mulai"ucap penghulu mulai mengulurkan tanganya pada alex
alex mengangguk sambil tersenyum sedangkan naura hanya bisa menangis
"tunggu dulu"teriak seorang wanita membuat semuah orang menatap ke arah wanita yang baru datang
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany