
aku hawatir kamu kenapa kenapa ana aku gak takut mati tapi aku takut kehilangan orang yang aku sayang"ucap alvaro
"aku ga nyangka ternyata alvaro yang katany jutek dan dingin ternyata sangat rapuh "ucap alana
"kamu mau ledek aku alana aku juga manusia "ucap alvaro
"aku mau ikut selidikin kasus evelyn yah"ucap alana
"enggak aku gak mau kamu semangkin dalam bahaya "ucap alvaro
"ka plis aku janji gak akan bikin kk hawatir kk mau ketempat edwar kan aku mau ikut"ucap alana
"alana ini berbahaya aku gak mau kamu kenapa kenapa"ucap alvaro
"selama aku sama kk aku yakin aku akan baik baik aja"ucap alana
alvaro mendekati alana "oke kamu boleh ikut asal ada dpny"ucap alvaro
"hah"ucap alana bingung
alvaro langsung memangut bibir alana
tiba tiba seseorang membuka pintu membuat alana dan alvaro terkejut dan menatap ke arah pintu
"wih kalian gila mau ciumana di basecamp ga hargai gw yang jomblo apa "ucap devan
alana hanya menunduk karna malu
"al luh ajak alana"ucap haikal
"dia udah tau semuah ny gw gak bisa selama nya bohong sama dia"ucap alvaro
"oke oke tapi kita kan mau ke alamat orang tua edwar "ucap haikal
"aku mau ikut"ucap alana
"tapi ini berbahaya na kita masih belum tau siapa dalang dari kecelakaan evelyn "ucap devan
"plis aku ikut yah ka aku janji gak akan bikin kalian hawatir "ucap alana
__ADS_1
"udahlah dia bakal gw juga gak bisa tinggalin dia "ucap alvaro
"yah udah itu sih terserah luh yah udah kita berangkat sekarang "ucap haikal
beberapa jam kemudian mereka sampai di sebuah rumah yang kecil dan banyak rumput yang menutupi rumah itu
"kalian yakin dia tinggal di sinih "ucap alvaro
"yakin ini bener info alamat orang tuany"ucaap devan
seorang wanita tua menghampiri mereka
"kalian sedang mencari siapa"ucap wanita itu
"beginih bu kami cari orang tuany edwar apa benar ini rumahny"ucap alvaro
"benar nak ini rumahny tapi ibu dan ayahny edwar udah lama meninggal dan rumah ini pun sudah kosong sejak lama"ucap wanita itu
"makasih bu"ucap haikal
"sama sama kalo gituh saya permisi dulu"ucap wanita itu
"luh salah devan orang akan bersembunyi di tempat yang tidak di perkirakan oleh kita "ucap alvaro
tanpa mereka sadarin seorang laki laki mengintip mereka dari dalam rumahny
"sialan kenapa mereka bisa sampai ke sinih aku harus segera pergi "ucap edwar lalu dia segera membereskan bajuny
"ini yang paling penting "guman edwar mengambil cek yang dia dapat dari ronald
edwar segera keluar melalui pintu belakang
"itu edwar "ucap haikal
"apa kau yakin"ucap alvaro
"iyah aku yakin aku masih ingat wajahny ayok kita kejar dia"ucap haikal
haikal dan devan segera mengejar edwar
__ADS_1
"kamu tunggu di sinih "ucap alvaro langsung menyusul devan dan haikal mengejar edwar
edwar terus berlari tanpa dia sadari dia menjatuhkan cek yang dia bawa
alvaro devan haikal terus mengejar edwar
dor suara pistol
"haikal apa yang luh lakuin"ucap devan
"gw cuman tembak kaki ny supaya dia gak kabur "ucap haikal mereka segera mendekati edwar memegangi kakinya karna tertembak
alana melihat selembar kertas yang tergeletak alana mengambil kertas tersebut
"apa ini apa ini yang di namakan cek di sinih tertulis nama penerima edwar dan yang bertanda tangan ronald kenapa aku merasa tak asing dengan nama ini"guman alana dalam hati
alana segera menyusul alvaro
"cepat katakan siapa menyuruh mu sialan"ucap alvaro langsung meninju wajah edwar
"alvaro kau jangan terus memukulny"ucap devan
"aku tidak bisa diam dev dia penyebab aku kehilangan adiku"ucap alavaro
"ingatlah dia hanya orang suruhan kita harus segara paksa dia untuk memberi tau siapa menyuruhnya "ucap haikal
"cepat katakan siapa yang menyuruh mu"bentak alvaro
"yah menyuruhku dia "ucap edwar terhenti
dor
tiba tiba sebuah peluru mengenai kepalany
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany
maaf yh kalo ada yang salah sama tulisany
__ADS_1