
nesya berlari ke arah alvaro dan langsung memeluk ny"aku kangen banget sama al"ucap nesya memeluk alvaro
alana yang berdiri di belakang alvaro hanya bisa diam"kenapa rasany sakit saat nesya memeluk ka alvaro dada aku sesek liat itu "guman alana dalam hatiny
alvaro mendorong nesya agar melepaskan pelukan ny
nesya terkejut menatap alana ada di kamar alvaro
"ko alana ada di kamar kamu alvaro"ucap nesya membuat alvaro dan alana saling menatap
deg
"ouh pantes yah alvaro belain ternyata kamu bayar pake tubuh kamu "ucap nesya
plak alvaro menampar nesya dengan kencang nesya langsung memegangi pipiny
"jaga bicara kamu nesya jangan pernah hina dia"ucap alvaro
"aku ngomong pakta kenapa dia ada di kamar kamu kalo bukan buat jual tubuhny"ucap nesya
"nesya"bentak alvaro
"ka"ucap alana
"dia gak pernah jual tubuhny karna dia istriku"ucap alvaro
nesya tertawa "kamu mau lindungi dia dengan cara mengaku ngaku sudah menikah"ucap nesya
alvaro masuk ke kamarny dan mengambil sesuatu dia langsung memberikan pada nesya
"kamu baca sendiri kalo ga percaya itu surat nikah kami"ucap alvaro
"kalian menikah bagaimana mungkin jadi kalian bohongin satu sekolah "ucap nesya
"aku rasa kamu melupakan siapa aku nes aku bisa lakukan apapun termasuk menyembunyikan pernikahan ku"ucap alvaro
"ini gila aku akan pastikan satu sekolah tau kebohongan kalian"ucap nesya mengancam
alvaro mendekati nesya"silahkan kamu melapor dan aku akan sebarkan ini"ucap alvaro memberikan ponselny pada nesya terlihat foto diriny bersama guru laki laki di sebuah hotel
"aku akan sebarkan bahwa seorang nesya menjadi pelacur bagi guruny"bisik alvaro
"kamu"ucap nesya terkejut
"bagi aku mudah cari tau semuahny bahkan aku akan secepatnya menemukan edwar maka siapa pelakuny akan segera tertangkap jadi jangan mengganggu istri ku jika tidak ingin mendapat masalah satu rahasia mu sudah aku ketahui
dan jika kamu benar benar terbukti penyebab kecelakaan evelyn aku pastikan hukuman mu sangat berat"ucap alvaro pelan hingga alana dan maya tidak mendengar apa yang mereka bicarakan
nesya mengepalkan tanganny dan pergi dari rumah alvaro dengan wajah kesalny
alvaro mendekati alana"kamu gak usah hawatir dia gak akan berani mengatakan soal pernikahan kita"ucap alvaro
__ADS_1
alana mengangguk
pagi hari kemudian semuah nya sedang sarapan
"alvaro jangan lupa pulang sekolah ke kantor papah"ucap mahen
alvaro mengangguk
"alana mamah dengar dua hari lagi kamu akan kemping "ucap bela
"iyah mah sebenrnya udah di umumin minggu kemarin cuman aku lupa belum ngasih tau"ucap alana
"gappah sayang alvaro kamu ikut kan"ucap bela
"yah tergantung siapa yang di pilih mah kalo kelas 3 kan cuman beberapa yang ikut "ucap alvaro membuat alana menundukan kepalany
"tapi kamu jangan hawatir kalo aku gak ke pilih aku bakal tetep datang buat jagain kamu"ucap alvaro membuat alana menatapny
mahen dan bela tersenyum melihat tingkah laku mereka
dret dret ponsel alvaro berdering "aku angkat telepon dulu bentar"ucap alvaro
alana mengangguk
alvaro segera pergi keluar untuk mengangkat telepon ny
"sebentar yah pah mah"ucap alana lalu menyusul alvaro
"halo dev gimana luh dapat info soal edwar"ucap alvaro
"luh kirim alamatnya biar gw yang ke rumah orang tuany "ucap alvaro
"oke gw kirim"ucap devan
alvaro mematikan ponselny lalu dia memutuskan untuj masuk ke rumah ny namun saat dia membalikan badany dia tekerjut alana yang berdiri di belakang ny
"maaf aku gak bermaksud nguping"ucap alana
alvaro menatap alana"aku akan cerita kan semuahny"ucap alvaro langsung menarik tangan alana ke mobilny
alvaro mulai mengendarai mobilny
"ka kita mau kemana"ucap alana
"aku bakal kasih tau rahasia aku selama ini aku akan ceritakan semuahny"ucap alvaro pokus menyetir
beberapa menit kemudian alvaro sampai di basecamp ny
alana dan alvaro turun dari mobilny alana terus menatap tempat itu seperti sebuah rumah tapi keliatan agak serem
"ini basecamp aku devan dan haikal aku akan ceritakan semuahny di dalam ayok masuk"ucap alvaro menarik tangan alana
__ADS_1
"kayany devan sama haikal belum ke sinih "ucap alvaro
alana menatap sekeliling ruangan itu terdapat kursi dan bebrapa leptop ada juga kulkas
alavaro menuntun alana untuk duduk di kursi "basecamp ini ada sudah semenjak aku kelas 1 smk tempat ini lah tempat untuk kami nongkrong kamu perempuan pertama yang aku bawa ke sinih
semenjak kecelakaan aku dan evelyn tempat ini juga aku jadikan markas untuk menyelidiki kasus kecelakaan "ucap alvaro
"kenapa kk gak suruh polisi selidiki"ucap alana
"sayang ny papah gak percaya dan dia tutup kasus ini seolah olah ini kecelakaan biasa"ucap alvaro
"kenapa kk yakin kalo ini kecelakaan di sengaja"ucap alana
"karna waktu kejadian rem mobil aku rusak tapi saat mobil itu di periksa montir bengke waktu itu dia bilang rem mobil aku gak blong dan setelah di selidiki lagi ternyata montir yang kemarin meriksa mobil ku ternyata dia bukan montir di bengkel itu dia di bayar sama orang lain
dan aku yakin dalang di balik semuah ini tuh nesya "ucap alvaro
"kenapa kk yakin kalo nesya pelakuny"ucap alana
"karna aku datang ke rumahnya sebelum kejadian aku membentakny mungkin saja dia tidak terima aku bentak dan aku juga punya bukti ini"ucap alvaro menunjukan ponselny
"itu mobil milik nesya dia jual tiga tahun yang lalu dan mobil itu yang di pake edwar saat mengikuti ku"ucap alvaro
alana menggemgam tangan alvaro membuat alvaro menatapny
"aku akan selalu dukung kk"ucap alana
"aku hawatir kamu kenapa kenapa ana aku gak takut mati tapi aku takut kehilangan orang yang aku sayang"ucap alvaro
"aku ga nyangka ternyata alvaro yang katany jutek dan dingin ternyata sangat rapuh "ucap alana
"kamu mau ledek aku alana aku juga manusia "ucap alvaro
"aku mau ikut selidikin kasus evelyn yah"ucap alana
"enggak aku gak mau kamu semangkin dalam bahaya "ucap alvaro
"ka plis aku janji gak akan bikin kk hawatir kk mau ketempat edwar kan aku mau ikut"ucap alana
"alana ini berbahaya aku gak mau kamu kenapa kenapa"ucap alvaro
"selama aku sama kk aku yakin aku akan baik baik aja"ucap alana
alvaro mendekati alana "oke kamu boleh ikut asal ada dpny"ucap alvaro
"hah"ucap alana bingung
alvaro langsung memangut bibir alana
tiba tiba seseorang membuka pintu membuat alana dan alvaro terkejut dan menatap ke arah pintu
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih dukungany