
Keizha langsung maju menghampiri raisa dan memeluk raisa erat.
''Andai tau dari awal siapa yang di jodohkan dengan kamu raisa, pasti deh gak akan kabur kaburan kemarin kemarin. ''
ucap keizha dan membuat raisa langsung malu.
''Kei kamu jangan buat raisa malu dong. ''
ucap kayla dan keizha langsung memanyunkan bibirnya.
Keizha langsung menuju stand makanan dan nino kembali menghampiri keizha, nino mengajak keizha makan di area taman yang gak terlalu ramai oleh tamu undangan dan keizha pun menyetujuinya.
''Kei, malam ini kamu cantik banget dan sangat mempesona loh. ''
ucap nino dan keizha langsung tertawa.
''Gombal kamu receh nino. ''
ucap keizha sambil memakan makanannya.
Keizha dan nino memakan makanannya sambil mengobrol dan tertawa tawa.
Di tempat rangga saat ini.....
Rangga menghampiri resepsionis dan memesan satu kamar mewah untuknya.
''Dengan cara baik baik dan lembut kamu susah aku dapatkan keizha, kalau dengan cara memiliki raga kamu aku akan mendapatkan kamu, aku lakukan keizha dan malam ini aku akan mendapatkannya. ''
gumam rangga saat menerima kunci pintu kamarnya.
Rangga terus memperhatikan gerak gerik keizha hingga satu jam kemudian keizha berjalan ke arah belakang dan keizha ternyata menuju toilet, rangga langsung menyeringai dan mengikuti keizha menuju toilet.
Keizha saat ini sedang membersihkan noda di pakaiannya dengan tissu yang di basahi air, keizha tidak meyadari kalau rangga sedang mendekat kepadanya.
Rangga langsung membekap keizha dengan biusan dan keizha langsung tak sadarkan diri, rangga tersenyum lalu mengangkat keizha dan membawanya menuju pintu belakang untuk menuju kamar yang di pesan nya.
Rangga sudah kehabisan akal saat ini, keizha di dekati dengan halus dan baik baik tapi susah, jalan licik ini yang rangga tempuh agar keizha menjadi miliknya seutuhnya.
Setelah sampai di kamar hotelnya, rangga merebahkan tubuh dira dan tersenyum melihat kecantikan dira saat ini.
Rangga langsung membersihkan tubuhnya dan segera menuju ranjang saat selesai dengan urusannya, rangga merebahkan tubuhnya dan sebelumnya melepaskan semua pakaian keizha dan saat ini keizha sudah tanpa pakaian.
Rangga langsung tertidur dengan memeluk erat tubuh keizha.
Dua jam kemudian keizha membuka matanya dan tersentak saat tubuhnya ada di dalam dekapan seseorang, keizha mematung saat merasakan tubuhnya tanpa pakaian.
Keizha berusaha melepaskan dekapannya dan membuat rangga terbangun.
''Tidur lagi sayang, ini masih malam loh. ''
ucap rangga sambil mendekap kembali tubuh keizha.
''Lepas, om kurang ajar sekali yah kelakuannya ke aku, aku gak nyangka, om jahat. ''
ucap keizha lantang dan membuat rangga langsung duduk dan menatap tajam ke arah keizha.
''Kamu yang membuat saya melakukan semua ini keizha, saya bersabar mendekati kamu dengan cara yang halus tapi kamu tetap berhubungan dengan laki laki lain dan menghiraukan saya. ''
''Om gila dan om gak waras, mana pakaian aku kembalikan dan aku gak mau menuruti semua keinginan kamu yah. ''
ucap keizha dan langsung beranjak namun rangga langsung menariknya dan menghempaskan tubuh dira.
''Gak ada yang bisa menolak semua keinginan saya keizha bagaskara. ''
ucap rangga sambil menciumi tubuh keizha dan keizha begitu sulit untuk bergerak karena rangga menghampitnya.
__ADS_1
''Terserah, aku benci kamu om rangga. I hate you. ''
ucap dira dengan tangisannya karena saat ini rangga terus menyentuhnya dan memberikan tanda di tubuh keizha.
''Kamu yang membuat saya mencintai kamu dan kamu harus menerima semua akibatnya, saya gak akan membiarkan kamu di miliki laki laki lain. ''
ucap rangga dan langsung menyatukan miliknya, keizha langsung menjerit saat merasakan sesuatu menerobos inti miliknya.
Rangga begitu buas melakukannya kepada keizha dan keizha hanya bisa pasrah karena tubuhnya terasa sakit dan lemah, rangga seakan tidak lelah dan begitu perkasa melakukan lagi dan lagi hingga keizha menangis dan memohon di hentikan, akhirnya rangga mengakhirinya.
Keizha langsung tertidur pulas dan rangga tersenyum senang saat ini.
''Aku akan mendapatkan tubuh kamu dulu keizha dan nanti akan membuat kamu menerima dan mau menikah dengan saya, i love you keizha. ''
ucap rangga sambil mencium kening keizha dan langsung tertidur karena tubuhnya pun terasa lelah.
Pagi hari menjelang......
Tepat pukul sembilan pagi rangga membuka matanya dan tersenyum saat keizha ada di dalam dekapannya, rangga mengambil bantal untuk di jadikan alas tidur keizha dan rangga langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tiga puluh menit kemudian rangga selesai dan memakai jubah mandinya karena bajunya ada di hotel lain, ranhga langsung menghubungi raisa untuk membantu nya.
Dalam panggilan....
''Om rangga dimana sekarang, keizha menghilang loh dan raisa terpaksa bohong kalau keizha ada dengan raisa sekarang. ''
''Om ada di hotel tempat kamu semalam melangsungkan pertunangan, raisa bisa bawakan koper om ke hotel ini dan minta kunci di resepsionis dan bawa koper kamu dan keizha juga kesini, kalian berdua pindah hotel kesini dan kamu jangan banyak nanya, turuti permintaan om yah dan om tunggu sekarang. ''
''Baik om, kalau ada yang nanya gimana?? ''
''Kamu jangan lama, cepat kesini sekarang sebelum orang orang menyadarinya. ''
''Baik baik, raisa kesana sekarang. ''
Panggilan berakhir.....
Tiga puluh menit menunggu, pintu kamar ada yang mengetuk dan rangga membukanya, ternyata petugas pengantar makanan dan raisa juga datang bersamaan.
Rangga membawa troli makanan dan raisa masuk di ikuti room boy yang membawa barang raisa, rangga memberikan uang dan room boy langsung keluar.
''Om kenapa nginap di hotel ini dan kamar ini lebih besar dari kamar om yang di hotel sebelumnya?? ''
ucap raisa saat rangga membukan koper dan mengeluarkan pakaiannya.
''Jangan banyak nanya dulu, om mau pakai pakaian dulu yah sebentar. ''
ucap rangga sambil masuk kedalam kamar mandi dan raisa langsung duduk.
''Gimana kalau tante bunga nanyain keizha lagi, aku harus jawab apa yah, mana hari ini semua keluarga akan pulang lagi, keizha belum ketahuan dimana nya. ''
gumam raisa sambil melihat handphone nya.
''Raisa kamu hubungi keluarga keizha dan bilang, kamu dan keizha pulangnya besok karena kalian mau liburan disini, jangan bilang om juga ada disini, cepat hubungi keluarga kamu juga. ''
ucap rangga dan keizha langsung mematuhinya.
Tak lama raisa menghubungi orang tuanya, raihan langsung menghubungi rangga untuk menjaganya karena semua keluarga akan kembali dan rangga mengiyakannya.
''Om kenapa senyum senyum gitu. ''
ucap raisa dan rangga langsung duduk.
''Papah kamu udah meminta om menemani kamu di sini dan keizha juga udah dapat ijin kan, semua keluarga kamu dan keizha sudah di perjalanan menuju pulang, hanya kamu om dan keizha yang tertinggal. ''
''Gak nyambung yah om ini, aku nanya apa jawabnya apa dan aku mau nanya ke om, mana keizha?? ''
__ADS_1
''Kamu lihat ke kamar ajah, keizha, asih tertidur pulas kayanya. ''
ucap rangga dan raisa langsung melototkan matanya.
Raisa langsung ke kamar dan melihat keizha sedang duduk dan menangis.
''Kei kamu kenapa menangis dan kenapa kamu gak pakai baju sih. ''
ucap raisa dan keizha langsung memeluk raisa.
''Aku sama om rangga melakukan hubungan raisa, gimana kalau aku hamil. ''
ucap keizha sambil menangis dan rraisa melepas pelukannya.
''Kamu melakukan hubungan intim maksunya?? ''
ucap raisa dan keizha mengangguk.
Keizha langsung menjelaskan semuanya dan raisa langsung keluar kamar dan memarahi rangga, rangga hanya tersenyum melihat raisa memarahinya.
''Kamu lebih baik bujuk keizha untuk menerima lamaran om dan om akan langsung menikahi keizha tanpa tunangan dulu, takutnya keizha hamil nantinya. ''
ucap rangga dan raisa langsung kesal.
''Om bejat sekali kelakuannya dan cara om sangat licik dan pengecut. ''
ucap raisa sambil masuk kembali ke kamar dan membantu keizha untuk membersihkan tubuhnya.
''Keizha maafkan kelakuan om rangga yah, aku sedih dan sakit banget mendengarnya kei, kamu harus segera menikah dengan om rangga takut kamu hamil dan kamu akan rugi kalau om rangga gak menikahi kamu, kesucian kamu udah di renggut kei. ''
ucap raisa sambil membantu membersihkan tubuh keizha dan keizha mengangguk lalu menerima semua yang raisa lakukan untuk membantunya membersihkan tubuhnya.
''Ya tuhan tubuh keizha penuh tanda kecupan dan untung lehernya aman, om rangga buas sekali memperkosa keizha. ''
gumam raisa dalam hatinya sambil memakaikan handuk di tubuh keizha.
''Pakai pakaiannya dan kita makan yah karena makanan sudah siap di luar. ''
ucap raisa dan keizha mengangguk.
TBC.........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.