Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Kebahagiaan sempurna # part 1


__ADS_3

Rangga saat ini sudah sampai di depan pintu kamar keizha, rangga menarik nafasnya dan membuka pintu kamarnya.


Satu tatapan yang rangga tuju adalah, sebuah bungkusan selimbut dan rangga yakin itu adalah keizha, rangga masuk kedalam kamar dan satu yang rangga rasa yaitu dingin.


''Ini sudah siang dan semua jendela maupun gorden tertutup, bahkan AC nya begitu dingin terasa dan kenapa keizha malah betah dengan selimbut yang membalut tubuhnya.


ucap rangga dalam hatinya sambil berjalan menghampiri keizha.


Rangga perlahan membuka gorden dan mebuka jendela, menurunkan suhu AC nya dan menghampiri keizha yang berbalut selimbut seperti kepompong.


Rangga begitu rindu dengan istri nya saat ini, dua minggu rangga meninggalkan keizha dan membuatnya begitu merindukan keizha.


Rangga membuka selimbutnya dan benar sajah ada keizha yang tertidur pulas dan rangga tersenyum lalu mencium kening keizha.


''Keizha..... ayo bangun jangan tidur terus. ''


ucap rangga sambil menggerakkan lengan keizha.


''Ibuu pliiss, kei masih ngantuk loh dan nanti ajah saat pesta nya kei susul. ''


ucap keizha dengan mata terpejam dan membalikan tubuhnya.


''Anak ini keterlaluan sekali yah. ''


geram rangga dan langsung membuka jasnya.


Rangga langsung menggendong keizha yang sedang terlelap dan membawanya menuju kamar mandi dan merebahkannya di bak rendam.


''Ya ampun keizha, kamu sampai gak sadar saat ini sudah saya masukan ke bak rendam. ''


ucap rangga saat melihat keizha tetap pulas.


Rangga menghidupkan kerannya dan mengisi air ke bak rendam, keizha langsung membuka matanya dan tersentak karena ada di dalam kamar mandi.


Keizha menggeram kesal dan melirik ke arah rangga dan keizha langsung mematung karena rangga ada di hadapannya.


''Ayo selesaikan mandinya dan saya tunggu kamu di luar. '' ucap rangga sambil berjalan namun rangga berbalik dan menatap keizha ''Jangan lama atau kamu tau akibatnya. '' ucap rangga kembali dan langsung keluar dari kamar keizha.


''Apa apaan dia itu, baru sampai udah merintah merintah seenaknya. ''


ucap kesal keizha dan langsung melepas piyama tidurnya lalu melanjutkan kembali mandinya.


''Duuh.... padahal aku masih ngantuk banget, baru juga tidur jam enam dan sekarang langsung mandi, kepalaku jadi pusing banget ini. ''


keluh keizha sambil menggosok tubuhnya dengan sabun.


Dua puluh menit kemudian keizha selesai mandi dan keluar dengan handuk yang melilit di tubuhnya, keizha terdiam saat rangga sedang merapihkan ranjangnya dan keizha langsung menuju ruangan pakaiannya dan memakai gaun yang di siapkan oleh bunga karena gaunnya cople dengan keluarga lainnya.


Keizha memakainya dan tersenyum karena gaun pilihan ibunya sangat pas dan keizha cukup senang.

__ADS_1


Keizha langsung keluar dari ruangan pakaian dan duduk di depan meja rias sambil memakai make up di wajahnya, rangga saat ini sedang duduk menatap keizha.


''Kamu kenapa pendiam sekali keizha?? ''


ucap rangga memecahkan keheningan nya.


''Terus harus jerit jerit gitu. ''


ucap sewot keizha dan membuat rangga melongo.


''Ada apa dengan kamu kenapa malah sewot gitu jawabnya?? ''


''Gak salah kalau bicara, harusnya kei yang nanya kenapa om datang kesini, mengganggu sajah. ''


''Bukannya kamu yang memanggil saya dengan hati kamu, jujur sajah keizha kalau kamu merindukan saya kan dan membuat kamu gegana. ''


''Helloww... jadi cowok kepedean banget, om lebih baik jangan pulang ajah dan sana pergi suka suka kamu, untuk apa datang lagi kesini dan kei sangat membenci kamu om rangga, i hate you. ''


ucap keizha sambil keluar dari kamar nya dan menuju ke lantai satu.


Rangga menarik nafasnya karena merasakan sesak di hatinya oleh ucapan keizha.


Rangga langsung mengejar keizha dan langsung mencekal tangan keizha.


''Kita pergi bersama jangan masing masing. ''


ucap rangga saat berhasil menggenggam tangan keizha.


ucap keizha sambil menghempaskan tangan rangga dan berjalan keluar dari rumah menuju mobil rangga.


Rangga membuka pintu mobilnya untuk keizha dan keizha langsung duduk dan memasang sabuk pengamannya.


Setelah rangga nyaman dengan duduknya, rangga langsung mengemudikan mobil menuju gedung pesta pernikahan keponakannya.


''Keizha..... maafkan saya dan pliis jangan dingin lagi seperti ini. ''


ucap rangga sambil melirik keizha yang terdiam di sampingnya.


''Apa pantas om bicara seperti itu, setelah menyiksa kei dengan perasaan rindu, sakit tau. ''


ucap keizha sambil memalingkan wajahnya saat rangga akan mengusap pipinya.


''Maafkan saya kei, semua terjadi juga karena ulah kamu juga kan. ''


''Loh kenapa kei yang di kambing hitamkan, om yang begitu aja pergi tanpa bicara dan kei hanya minta ke om yah, kalau ada masalah itu ceritakan bukan main pergi ajah dan om gak lebih dari pengecut. ''


''Saya muak dan kesal keizha, kamu selalu menolak saya saat saya meminta hak sebagai suami, kamu bilang tunggu sampai kamu dinyatakan hamil atau gak hamil kan, saya dengan sabar menunggu tapi saat kamu selesai datang bulan dan saya meminta hak saya, kamu terus menolak dan mengabaikan saya, perasaan saya sangat dongkol cuma meminta di layani sajah kamu tidak pernah menghiraukan saya, saya laki laki normal dan butuh semua itu. ''


ucap rangga dengan semua unek uneknya di ungkapkan.

__ADS_1


''Om gak ngerti yah, kei nolak karena emang kei sangat lelah dan om gak pernah lihat kondisi kei, om yang egois dan gak mengerti, terus kenapa om gak bicara baik baik saat kei menolak dan om malah langsung tidur ajah saat kei menolak gak ada rayuan atau apalah agar kei mau melayani om, om egois dan kei hanya minta om rayu bukan main minta minta ajah, walaupun kita sudah ada ikatan pernikahan tapi setidaknya om kan bisa membuat semua menjadi manis bukan main langsung buka buka ajah, kei bukan wanita penghibur. ''


ucap keizha dan rangga langsung terdiam karena semua yang keizha bicarakan adalah kenyataan.


Rangga selalu main menyerang gak ada rayuan atau ucapan ajakan, imbasnya keizha menolak dan rangga pergi begitu sajah.


Rangga langsung menepikan mobilnya dan menggenggam tangan keizha.


''Maafkan om yah, om egois karena gak romantis saat meminta hak nya ke kamu, maafkan om keizha dan om janji akan memperbaiki semuanya, jangan diamkan om lagi yah sayang, terus bisakan panggilannya seperti semula manggil ke om nya. ''


ucap rangga dengan nada lembutnya dan keizha langsung luluh dan mengangguk.


Keizha melepas sabuk pengamannya dan memeluk erat tubuh rangga.


''Kei kangen sama om, sampai sampai kei setiap malam gak bisa bobo karena kangen om. ''


ucap keizha dan membuat rangga tersenyum lalu mencium kepala keizha.


''Maafkan om yah sayang, om juga kangen banget sama kamu dan sangat sangat rindu, i love you. ''


ucap rangga sambil melepas pelukannya dan menatap keizha.


''Kei maafkan hubby, i love you to. ''


jawab keizha dan langsung mencium bibir rangga.


''Nakal kamu yah main cium cium ajah. ''


ucap rangga saat melepaskan ciumannya dan menyentil hidung keizha.


Keizha langsung memanyunkan bibirnya dan rangga langsung memeluk kembali keizha dan mengusap punggung keizha.


''Kebahagiaan om sempurna sekarang karena sudah mendapatkan kamu kembali sayang, jangan pernah tinggalkan om atau mendiamkan om lagi yah, kamu harus protes kalau om cuek ke kamu. ''


ucap rangga dan keizha mengangguk.


TBC.............


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


..............


__ADS_2