
Hingga pukul tujuh malam rangga masih betah dengan wajah juteknya dan membuat keizha kesal.
Keizha mulai dengan ide nya malam ini karena setelah makan malam rangga langsung menuju kamarnya.
Keizha saat ini menyiapkan beberapa file d leptop nya untuk di perlihatkan kepada rangga.
''Mas bisa dengerin penjelasan kei dulu gak, kei beneran gak seperti yang di tuduhkan mas loh dan kami bertiga bukan berdua, soal tangan kei itu karena dia maksa dan kei udah maksa lepas tapi dia kuat banget genggamnya. ''
ucap keizha saat menghampiri rangga yang sedang duduk di meja dengan leptopnya.
''Iya sayang mas percaya, udah tidur sana udah malam dan gak baik buat ibu hamil. ''
ucap rangga dan keizha mengangguk.
Keizha langsung menuju ranjangnya dan merebahkan tubuhnya, membiarkan rangga yang sedang bekerja dengan leptopnya.
Keizha mengirimkan rekaman cctv nya kepada rangga dan keizha memilih untuk segera tertidur karena memang sangat lelah tubuhnya akhir akhir ini.
Keizha langsung terlelap sedangkan rangga masih sibuk dengan pekerjaannya, rangga membuka handphone nya dan mengerutkan keningnya saat melihat kiriman vidio.
''Oh.... jadi bocah itu yang berani mengganggu istriku, awas ajah kamu berani mendekat dunia bisnis kamu hancur. ''
Ucap rangga kesal dan langsung menyimpan handphone nya.
Rangga langsung merapihkan pekerjaannya dan tersenyum melihat keizha yang sedang tertidur lelap.
Rangga menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, setelahnya rangga langsung menghampiri ranjangnya dan mulai melakukan keinginannya.
''Mas kamu ngapain, akh.... ''
ucap keizha saat rangga langsung melakukannya dan keizha langsung mendesah.
''Nikmatin ajah sayang, biar mas yang kerja ekstra dan kamu cukup manggil nama mas di sela sela rintihan kamu. ''
ucap rangga sambil menciummencium bibir keizha dan keizha hanya bisa pasrah dan menerima semua yang rangga inginkan.
''AKu lelah tapi tubuhku malah menginginkannya, duuh mas rangga bikin aku melayang sekali. ''
gumam keizha dalam hatinya sambil menikmati semua permainan rangga.
Malam ini sangat membuat rangga bekerja ekstra karena keizha selalu merespon setiap sentuhannya dan rangga terus melakukannya tanpa mengenal lelah.
Tubuh keizha yang begitu padat dan menonjol membuat rangga begitu menikmatinya, hingga menjelang pagi rangga selesai dengan keinginannya dan keizha jangan di tanya lagi dia langsung tertidur pulas dan rangga pun mengikutinya.
Dering handphone yang menggema di kamar, mem buat rangga terusik dan memeriksanya, ternyata asistennya yang menelphone dan memberitahukan jadwal meeting siang ini dan di gabung dengan makan siang.
Rangga mendesah kesal karena tubuhnya masih lelah tapi perusahaannya lebih penting.
Rangga tersentak saat melihat jam sudah menunjukan pukul sebelas siang.
''Oh astaga..... perasaan baru tidur kenapa udah jam sebelas ajah sih, pantesan di telphone pemberitahuan meeting. ''
__ADS_1
ucap rangga sambil menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Jangan tanyakan keizha sedang apa, keizha masih betah dengan tidurnya karena dasarnya keizha yang tukang tidur dan akan tidur sangat lama.
Rangga selesai dengan membersihkan tubuhnya dan tersenyum saat melihat keizha yang masih terlelap, setelah rangga selesai dengan pakaiannya nya rangga langsung membuka tirai dan jendela lalu menaikan suhu AC agar keizha tetap sejuk dan tidak kepanasan.
Rangga mencium kening keizha dan langsung keluar kamar karena harus menuju restoran untuk mengadakan meeting dengan kliennya.
''Bibi kalau istri saya bangun dan menanyakan saya, bilang kalau saya ada meeting di restoran miliknya dengan klien dan suruh menyusul ajah kalau istri saya mau. ''
ucap rangga saat menghampiri kepala pelayan dan kepala pelayan langsung mengangguk menyetujuinya.
Rangga langsungmenuju restoran milik keizha dan dugaan nya benar kalau asistennya dan kliennya sudah menunggu dan membuat rangga langsung meminta maaf.
Di apartment saat ini....
Keizha membuka matanya tepat pukul satu siang dan terduduk sambil menyandarkan tubuhnya, keizha langsung meminta kepala pelayan membawakan makanan nya ke kamar karena tubuh keizha sangat lelah dan tenaganya sangat lemas.
Lima belas menit kemudian kepala pelayan menghampiri kamar dan keizha langsung meminta bantuan untuk duduk di sofa.
''Bibi panggilkan bibi satu lagi yah buat ganti seprei nya dan bibi bantu kei duduk di sofa. ''
ucap keizha saat menggunakan dress tidurnya dan kepala pelayan langsung mengangguk dan membantu keizha setelah bibi satunya datang dan mengganti seprei nya.
''NEeng keizha baik baik ajah kan?? ''
ucap kepala pelayan yang membantu keizha duduk di sofa.
ucap keizha dengan polosnya dan memakan makanannya.
Kepala pelayan hanya tersenyum dan membantu keizha menuangkan air minum ke gelas karena keizha ingin minum.
Tuan rangga juga tadi pergi hampir jam dua belas neng, katanya ada meeting sekaligus makan siang di restoran milik neng kei dan kalau neng kei mau nyusul tinggal susul ajah. ''
ucap kepala pelayan dan keizha menggelengkan kepalanya.
''Kei gak punya kekuatan buat jalannya dan hari ini kei mau rebahan ajah. ''
''Mau bibi siapkan air hangat untu berendam biar tubuh neng kei berkurang letihnya dan tubuh neng sedikit nyaman nantinya. ''
''Boleh deh tapi nanti ajah kankan kei masih makan juga dan gak boleh kalau udah makan langsung mandi karena gak baik buat kesehatan. ''
ucap keizha dan kepala pelayan langsung pamit keluar kamar karena bibi satunya juga sudah selesai dengan sepreinya.
Handphone keizha berdering dan ternyata suaminya yang menghubungi.
Dalam panggilan telphone saat ini...
''Hai sayangku..... lagi apa?? ''
''Udah jangan basa basi deh mas rangga. ''
__ADS_1
''Hahaha..... kenapa sayang?? ''
''Jangan ketawa gitu yah, kei menderita gak bisa jalan mas dan tubuh kei sakit semua. ''
''Ko bisa emangnya kamu udah ngapain?? ''
''Mass rangga jangan so polos yah, semua karena kamu ini dan mas harus tanggung jawab. ''
''Oke oke sayang mas akan tanggung jawab dan tunggu yah karena meeting sebentar lagi selesai, kamu udah makan kan?? ''
''Udah ini lagi duduk sambil makan. ''
''Yasudah lanjutkan makannya yah dan setelah kerjaan mas selesai, mas langsung pulang buat merawat kamu yah. ''
''OKe... ''
Panggilan berakhir....
Rangga langsung menyelesaikan meetingnya dan memasrahkan semua pekerjaan kepada asistennya, karena keizha saat ini sangat penting dan membutuhkan bantuan rangga.
TBC....
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
........................
__ADS_1