Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Seperti Tersangka


__ADS_3

Setelah pus bermain di taman, raisa memutuskan untuk ikut ke rumah keizha dengan putrinya dan keizha begitu bahagia dengan kedatangan raisa.


Sesampainya di rumah anak anak malah membuka matanya dan naufal langsung mengajak alicia bermain di ruangan bermain.


''Anak anak sangat tidak sopan sekali, pergi gitu ajah meninggalkan kita. ''


ucap raisa dan keizha langsung memukul lengan raisa.


''Sakit kei, jahat sekali kamu ini. ''


ucap raisa sambil mengusap lengannya dan berjalan mengikuti keizha masuk kedalam istana om rangga.


''Habisnya kamu ngomongnya kok ngasal ajah, anak anak itu anak kita. ''


jawab keizha yang langsung duduk di sofa dan bersandar.


Raisa yang sudah terbiasa ke rumah keizha pun langsung menuju dapur untuk mengambil minuman dan cemilan, raisa langsung menyimpitkan matanya saat melihat salah satu pelayan yang begitu muda sedang membantu bibi di dapur.


''Ehh.... non raisa butuh sesuatu?? ''


ucap kepala pelayan saat raisa ada di dapur.


''Gak kok, cuma mau ambil minum sama cemilan dan lanjutkan ajah masaknya juga. ''


ucap raisa sambil keluar dari dapur dengan nampan berisi minuman dan makanan.


''Gila lo kei, kenapa pelayan baru kamu masih muda sih dan apa kamu gak takut dia macam macam. ''


ucap raisa saat menghampiri keizha.


''Kamu itu korban sinetron deh, gak level banget aku bersaing dengan pelayan, keturunan bagaskara gak bisa di remehkan. ''


ucap keizha bangga dan raisa langsung memanyunkan bibirnya.


''Tuh minumannya, aku mau menghampiri anak anak ngasih jus sama cemilan juga. ''


ucap raisa dan keizha mengangguk.


''Kok aku jadi kangen sama om rangga yah. ''


gumam keizha dalam hatinya dan langsung menghubungi nomer rangga namun rangga tidak mengangkatnya.


''Mungkin mas rangga sedang meeting. ''


ucap keizha kembali dan langsung meminum jus yang di sediakan oleh raisa.


Anak anak di bawa oleh raisa dan langsung duduk di sofa sambil menonton kartun kesukaannya.


''Maaf nona, makan siangnya sudah siap. ''


ucap pelayan baru yang menghampiri keizha dan keizha mengangguk.


''Ayo kita kita makan ajah sekarang. ''


ucap raisa dan langsung membawa anak anak menuju meja makan dan keizha langsung mengikutinya.


Saat sedang makan tiba tiba rangga datang dan langsung mencium pipi naufal dan alicia.

__ADS_1


''Mas rangga mau sekalian ikut makan gak?? ''


ucap keizha sambil mencium tangan rangga dan rangga membalasnya dengan mencium kening keizha.


''Mas udah makan sayang, kalian lanjutkan makan nya yah. ''


ucap rangga dan keizha mengangguk.


Raisa hanya bisa tersenyum dan kembali melanjutkan menyuapi alicia dan keizha melanjutkan menyuapi naufal.


''Kei kok aku merasakan hawa hawa kemarahan dari wajah om rangga loh. ''


''Kamu ini dramatisir sekali sih raisa, bikin aku takut ajah tau. ''


''Ini hanya perasaan bukan drama keizha, aku mau pulang ajah habis makan. ''


''Diih enak banget kamu sudah makan pulang ajah. ''


''Pokoknya aku mau pulang ajah dan aku juga mau ke rumah mama karena kak raqyi ada di rumah mama. ''


''Gak asik deh kamu maa. ''


Setelah selesai makannya raisa membuktikan kalau dia benar benar pulang dan saat ini raisa sedang di ruang kerja rangga untuk pamit.


''Loh kok udah pulang ajah raisa, nginep ajah disini kan suami kamu ke magelang juga. ''


ucap rangga saat raisa pamit pulang.


''Om baik baikin aku, karena om rangga suami raisa pergi ke magelang, lagian raisa mau pulang ke rumah mama ajah. ''


ucap raisa dan rangga mengangguk.


''Hati hati mengemudikan mobilnya dan kabarin om kalau kamu sudah sampai yah. ''


ucap rangga saat mendudukan alicia di kursi dan memasangkan sabuk pengaman.


''Oke om makasih, raisa pulang yah dadah om rangga. ''


ucap raisa sambil menjalankan mobil nya keluar area istana milik om rangga.


''Saat nya beraksi sekarang. ''


ucap rangga sambil berjalan masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamarnya untuk menghampiri keizha.


Rangga saat ini kesal karena dia mendapatkan foto dari pengawal yang mengikuti keizha dan betapa kesalnya saat melihat putranya di sapa oleh nino dan rangga tidak terima.


Saat masuk kedalam kamarnya ternyata tidak melihat keizha dan menghampiri naufal yang sedang tertidur pulas, rangga langsung memindahkan naufal ke box tidur naufal dan menutup dengan kelambu agar naufal nyaman.


''Loh mas rangga, kenapa naufal di pindahkan?? ''


ucap keizha saat keluar dari kamar mandi dengan keadaan segar habis mandi.


''Ssstttt..... biar naufal gak terganggu dengan kita. ''


ucap santai rangga sambil membuka kemejanya dan celananya di hadapan keizha dan hanya menyisakan celana pendeknya.


Rangga menghampiri tas kerjanya dan memberikan sebuah amplop kepada keizha, keizha mengerutkan keningnya dan menerima amplop dari rangga.

__ADS_1


''Buka dan jelaskan yah sayang. ''


ucap rangga sambil duduk di sofa sambil menatap keizha yang berdiri di hadapannya.


Keizha membuka amplopnya dan betapa terkejutnya saat melihat foto foto yang ada di tangannya, foto dimana dia sedang di taman dan ada nino juga.


''Kok berasa jadi tersangka yang terciduk sih, kenapa om rangga bisa mempunyai foto nya. ''


gumam keizha sambil terdiam dan terus berfikir cara agar terbebas dari kemarahan rangga.


''Kenapa diam ajah, ayo mulai jelaskan dan membela diri juga kamu. ''


ucap rangga dan membuat keizha langsung menghampiri rangga.


''Mas rangga buntutin aku yah, kenapa bisa punya foto saat kami di taman?? ''


''Jangan mengalihkan tapi jelaskan. ''


''Mas aku gak tau kalau nino bisa datang ke taman lagian aku juga gak respon kok cuma raisa yang meresponnya loh. ''


''Kenapa kamu membiarkan anakku di sentuh sama laki laki itu?? ''


''Itu juga anakku bukan anak kamu ajah yah mas, lagian wajar lah karena anak kita benar benar menggemaskan dan siapapun yang melihatnya pasti langsung jatuh hati dan menyukainya. ''


''Tapi mas gak suka kalau laki laki itu yang menyentuh putraku. ''


Keizha hanya bisa menghela nafasnya dan langsung menghampiri rangga dan duduk di pangkuan rangga.


''Satu ronde aku main di atas bagaimana, janji deh gak akan membiarkan putra kita di sentuh lagi oleh orang lain, yah yah.... maafkan aku. ''


ucap keizha dengan senyum menggodanya dan langsung mencium rangga.


Rangga langsung membalas ciuman keizha dan melepas kaitan handunknya dan langsung menyentuh benda kesukaannya.


''Tiga ronde dan mas akan memaafkan kamu, bagaimana sayang kan kamu yang menggoda dan menawari mas loh yang pertama kali. ''


ucap rangga sambil melepaskan ciumannya dan keizha hanya bisa pasrah dan mengangguk.


Rangga langsung mengangkat tubuh keizha menuju ranjangnya, keizha hanya bisa pasrah menerima sentuhan rangga dan mengingatkan rangga untuk pelan karena di dalam perutnya ada kehidupan baru yang sedang di kandung keizha.


Hingga tiga jam rangga baru menyudahinya dan mencium kening keizh lalu memakaikan daster rumahan milik keizha lalu ikut tertidur sambil memeluk keizha.


.


.


.


.


.


.


..


.

__ADS_1


.


....................


__ADS_2