Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Memory pulau hayalan


__ADS_3

Rangga langsung membawa anak dan istrinya menuju pulau hayalan dan memutuskan untuk tidak bergabung dengan keluarga lain, keizha butuh kenyamanan selama perjalanan dan naufal anak aktif yang gak bisa diam, hingga rangga harus memilih berangkat terpisah.


Sepanjang perjalanan naufal terus mengoceh sedangkan keizha tertidur pulas dan rangga yang menjaga naufal.


Empat jam perjalanan akhirnya mobil sampai di area resort yang di jadikan tempat istirahat rangga dengan keluarga kecilnya.


Semua keluarga sudah sampai sedangkan rangga paling terakhir, naufal di bawa keluar mobil dan di titipkan ke bunga oleh rangga karena rangga harus membangunkan keizha yang masih pulas.


''Sayang.... ayo bangun kita sudah sampai loh. ''


ucap rangga sambil mengelus pipi keizha dan keizha langsung mengerjapkan matanya.


''Udah sampai memangnya?? ''


ucap keizha dengan suara khas bangun tidurnya.


''Udah baru ajah, ayo kita keluar dan kamu istirahat yu pasti pinggangnya panas tidur nya kan gak nyaman. ''


ucap rangga dan keizha mengangguk.


Rangga membantu keizha keluar dari mobil, keizha langsung tersenyum karena resort nya benar benar bagus dan keizha terus mengembangkan senyumnya.


Rangga membantu keizha berjalan dan menuju kamar nya namun keizha malah ingin kumpul dengan keluarga lainnya yang sedang mengobrol santai.


''Duuh bumil di kira gak akan datang. ''


ucap aira sambil membantu keizha untuk duduk.


''Masa gak datang, kan perayaan harus di rayakan juga loh tante. ''


jawab keizha sambil menerima air minum dari rangga.


''Lihat anak kamu langsung namplok ke omah nya dan gak mau di gendong sama tante loh kei. ''


ucap aira dan keizha tersenyum.


''Kan ada anak nya aku mama, kenapa malah ingin anaknya keizha. ''


ucap protes raisa dan semua tertawa.


''Lihat naufal itu gemesin raisa, ganteng banget mirip rangga waktu kecil. ''


jawab aira dan rangga hanya menggelengkan kepalanya.


''Kei gimana ada kesulitan di usia kandungan bulan ke tujuh?? ''

__ADS_1


ucap kayla saat menyuapi anaknya makan.


''Gak ada kak paling mual muntah sedikit lagi, terus kei masih gak mau makan nasi kalau melihat udah gak terlalu jiji sih. ''


ucap keizha dan kayla tersenyum.


''Yang penting makanan yang kakak rekomendasikan kamu harus mengkonsumsi nya. ''


ucap kayla dan keizha mengangguk.


''Rangga mendingan bawa keizha ke kamar ajah, keizha harua merebahkan tubuhnya pasti pegal sepanjang perjalanan duduk. ''


ucap bunga dan rangga mengangguk.


Rangga dan keizha pamit menuju kamarnya sedangkan naufal langsung nempel pada bunga karena memang naufal sangat senang dengan omah nya.


Keizha langsung merebahkan tubuhnya di ranjang sedangkan rangga langsung membersihkan tubuhnya yang lengket.


''Pulau ini tuh kalau di ingat sangat membuat sakit hati sekali, aku di bentak dan di marahin sama om rangga terus om rangga memanasi aku dengan membawa wanita biar aku menjauh, pulau hayalan juga membuat aku dan om rangga bersatu dalam ikatan pernikahan, meski dengan cara yang salah tapi aku tetap sah menjadi istri om rangga, tuhan sebenarnya aku trauma ke pulau ini tapi kebahagiaan om rangga nomer satu, mudah mudahan aku bisa kuat saat melihat tempat yang penuh memory di pulau hayalan ini. ''


ucap keizha sambil beranjak dan membuka gordennya.


Lautan luas begitu terlihat malam ini, deburan ombak dan cahaya bulan di langit begitu membuat suasana terasa hening.


Hati keizha masih memikirkan memory ingatannya saat dulu namun keizha bertahan demi suaminya.


ucap rangga sambil memeluk tubuh keizha dari belakang.


''Gak ngantuk mas, aku sepanjang perjalanan kan pulas tidur, jadinya aku gak ngantuk. ''


ucap keizha dan rangga mengangguk sambil mengeratkan pelukannya.


''Perutnya menonjol dan nyaman sekali saat mas mengelusnya, tapi kok calon anak kita yang sekarang ini berbeda yah, gak banyak gerak dan meresponnya hanya sesekali. ''


''Tiap kehamilan berbeda mas gak mungkin sama, ibu sih bilang anak kita yang sekarang cewek mas, tapi aku gak masalah yang penting anak ini sehat, tidak kekurangan apapun dan selamat saat lahiran nanti. ''


''Betul sayang, mas sependapat dengan kamu loh dan kamu tau kei, mas bahagia sekali karena saat kita datang ke pulau ini, kita datang berempat dengan calon anak kedua kita. ''


Keizha terus berada di dekapan rangga sambil menatap pemandangan malam hari di pulau hayalan, keizha begitu nyaman saat ini apalagi perutnya terasa anteng dan yidak mual.


''Ayo kita istirahat yah, gak baik angin malam nya kena tubuh kamu. ''


ucap rangga sambil mengajak keizha masuk kedalam kamar dan menutup jendela juga gordennya.


Keizha menurut dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, rangga langsung meminta keizha tidur di dekapannya dan keizha menurut.

__ADS_1


''Naufal kalau udah ketemu ibu pasti lupa sama kita mas, tadi aku ajak gak mau. ''


ucap keizha dan rangga tersenyum.


''Biarkan ajah lagian ibu dan ayanya gak keberatan juga, kita juga leluasa tidurnya gak takut perut kamu ketendang naufal saat tidur. ''


ucap rangga sambil mengelus kepala keizha.


''Kasihan ayah loh, takutnya mereka mau bulan madu lagi kan ikut ke pulau ini. ''


''Kamu ini kalau bicara ngasal, kalau keberatan pasti naufal gak akan di ajak tadi pas turun dari mobil sama ibu, udah kamu bobo jangan banyak mikir kejauhan itu gak baik buat kamu dan dede bayinya. ''


Keizha yang lelah pun langsung tertidur pulas dalam dekapan rangga, rangga yang merasakan keizha tertidur pulas pun langsung membenarkan posisi tidur keizha agar nyaman.


Rangga langsung keluar dari kamar dan ikut gabung dengan keluarga lainnya, ternyata ada keluarga nukeu dan keluarga sahabat daari raihan lainnya, bahkan rere dan suaminya pun datang.


Naufal langsung menghampiri rangga dan duduk di pangkuan rangga karena bunga sedang membantu merancang buat acara besok.


''Rangga.... anak kamu ganteng banget gemesin dan mirip kamu banget sih. ''


ucap nukeu saat melihat rangga memangku seorang anak laki laki.


''Ayo sayang salim sama tante nukeu. ''


ucap rangga dan naufal langsung mencium tangan nukeu.


''Kamu baru satu anaknya rangga?? ''


ucap tirta yang ikut gabung dengan istrinya.


''Mau dua sih, satu lagi masih dalam kandungan sekarang usianya tujuh bulan, ini anak pertama. ''


jawab rangga dan tirta tersenyum.


Rangga hanya mengobrol dengan tirta dan putra, sedangkan yang lain sedang mempersiapkan acara acaranya untuk besok.


Rere sang mantan istri rangga pun hanya bisa menatap melihat rangga bahagia dan memiliki anak, karena dengan rere tidak mungkin mendapatkan anak.


Naufal yang mengantuk pun langsung rewel dan bunga langsung membawa naufal dari pangkuan rangga untuk di tidurkan.


Rangga memilih untuk istirahat karena merasa kurang nyaman dengan semua orang yang ada di dalam ruangan yang sedang mempersiapkan acara untuk besok.


Pulau ini sebenarnya banyak memory yang telah lewat, namun rangga harus melupakan nya karena kehidupan rangga saat ini begitu berharga, keizha, naufal dan calon anak keduanya yang penting saat ini.


Rangga langsung ikut merebahkan tubuhnya di samping keizha dan tak lama rangga pun tertidur pulas.

__ADS_1


TBC......


__ADS_2