Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Kehangatan di pagi hari......


__ADS_3

Di apartemen mewah milik rangga saat ini....


Rangga dan keizha sedang, makan malam bersama, keizha begitu menikmati makanannya karena sangat lezat terasa di lidahnya.


Rangga hanya tersenyum melihat tingkah istri kecilnya yang terlihat menggemaskan, setelah selesai makan malamnya, keizha langsung menuju ruang keluarga dan menonton televisi sambil rebahan di sofa bad yang di sediakan oleh rangga.


Sedangkan rangga saat ini sedang di ruang kerjanya untuk mengerjakan sedikit pekerjaan yang sedang deadline.


Keizha suntuk karena dia menonton sendirian dan keizha langsung menyusul rangga ke ruang kerjanya untuk menemani rangga, keizha juga membawa teh hangat juga cemilan untuk rangga.


''Boleh kei masuk om?? ''


ucap keizha dan rangga mengangguk tersenyum sambil mengisyaratkan tangannya agar keizha mendekat.


''Makasih sudah bawakan minum untuk om. ''


ucap rangga saat keizha menyimpan secangkir teh dekat leptop rangga.


Keizha mengangguk dan langsung duduk di pangkuan rangga saat rangga menepuk pahanya.


''Kenapa heummmm..... ''


ucap rangga sambil merapihkan ramut keizha.


''Bosen om gak ada temen makanya kei menemani om ajah disini. ''


ucap keizha dan rangga langsung tersenyum.


''Tunggu sebentar yah om simpan file pekerjaannya dan nanti om temani kamu yah. ''


ucap rangga dan keizha mengangguk sambil bersandar di dada rangga.


Rangga tidak terusik sama sekali saat keizha ada di pangkuannya, sesekali rangga mencium bibir keizha saat pandangan mereka bertemu, keizha langsung tersenyum dan memeluk erat tubuh rangga.


Sepuluh menit kemudian rangga selesai dengan file nya dan rangga meminum teh yang di siapkan oleh keizha, keizha terus memperhatikan leher rangga yang terlihat seksi saat sedang meneguk minumnya.


''Ayo sekarang om temani kamu menonton, kerjaan om sudah selesai sekarang. ''


ucap rangga saat selesai meminum teh nya dan keizha langsung beranjak dari pangkuan rangga.


Rangga langsung menggandeng pinggang keizha menuju ruang menonton dan keizha langsung menghidupkan kembali televisinya.


Keizha menonton film horor dan rangga tidak protes karena tau kalau dia akan untung saat keizha menontonnya.


Rangga merebahkan tubuhnya bersandar di bantal dan keizha pun bersandar di dada rangga dan menjadikan dada rangga bantalnya.



''Om kenapa melamun??? ''


ucap keizha saat kembali dari kamar mandi dan melihat rangga sedang melamun sambil tertidur.


''Gak kok, ayo sini kita menonton lagi. ''


ucap rangga sambil menepuk sebelahnya dan keizha langsung duduk dan menatap rangga.


''Om sakit atau ada yang di fikirkan?? ''


ucap keizha sambil memegang kening rangga dan rangga menepis tangan keizha dan menggenggamnya.


''Gak ada keizha, pliis jangan manggil saya om karena saya suami kamu. ''

__ADS_1


ucap rangga dan keizha mengerutkan keningnya.


''Gak mau, kei nyaman manggil om. ''


ucap keizha sambil berjalan menuju kamarnya dan rangga hanya menghela nafasnya.


Rangga mematikan televisinya dan menyusul keizha ke kamarnya dan ternyata keizha sedang di dalam kamar mandi, rangga tersenyum saat melihat piyama tidurnya sudah di siapkan oleh keizha.


''Om sebelum bobo alangkah baiknya cuci muka dan gosok giginya, ganti pakaiannya juga. ''


ucap keizha sambil duduk di depan cermin dan rangga langsung masuk kedalam kamar mandi.


Keizha merebahkan tubuhnya di ranjang dan tak butuh waktu lama, keizha langsung tertidur pulas.


Rangga yang baru keluar dari kamar mandi hanya melongo melihat keizha sudah tidur.


''Padahal ini malam pengantin kita keizha tapi kamu sudah pulas. ''


ucap rangga sambil memperbaiki selimbut dan mencium kening keizha.


Rangga langsung ikut merebahkan tubuhnya dan menghampiri keizha lalu memeluknya.


Pagi hari menjelang....


Keizha membuka matanya dan tersenyum saat tangan kekar sedang memeluknya saat ini, keizha membalikkan tubuhnya dan menghadap ke arah rangga.


Keizha memainkan wajah rangga dengan jari tangannya dan saat asik memainkan wajahnya, rangga membuka matanya tersenyum saat di hadapannya ada keizha.


''Kamu kenapa kei?? pagi pagi udah main main di wajah suamimu ini. ''


ucap rangga dan keizha langsung tersenyum kecut.


''Harusnya om jangan bicara dan menanyakan kenapa kei memainkan wajah om, harusnya om langsung cium aku dan memeluk aku, oh....kei tau pasti om gak mau cium aku karena aku belum gosok gigi kan?? ''


Merasa keizha tidak menolak rangga langsung memainkan bukit kembar yang begitu menggoda karena keizha tidak menggunakan **********.


Keizha tersadar dengan tindakan rangga dan langsung menghentikan perbuatan rangga.


''Kenapa malah berhenti yaang, aku udah on ini. ''


keluh rangga karena saat ini rangga merasakan hasratnya tertahan.


''Gak mau om, nunggu bulan depan ajah kalau kei gak hamil kita akan memulainya dari awal. ''


ucap keizha sambil beranjak dan menuju kamar mandi.


Rangga langsung prustasi dan memukul mukul bantal yang ada di dekatnya.


''Keizhaaaaa......awas kamu yah. ''


ucap kesal rangga sambil keluar dari kamar dan menuju kolam renang karena dia harus mendinginkan hawa panas di tubuhnya.


Keizha di dalam kamar mandi tersenyum senyum sendiri dan memegang bibirnya.


''Pagi ini begitu hangat dan aku harus mengakhirinya karena takut aku terlalu meresapinya. ''


ucap keizha sambil merendam tubuhnya di bak rendam.


Keizha hanya sepuluh menit membersihkan tubuhnya dan langsung memakai pakaiannya.


''Dimana om rangga yah?? ''

__ADS_1


gumam dira sambil mengedarkan pandangannya ke sudut kamarnya.


Keizha langsung keluar kamarnya dan menanyakan nya pada pelayan dan ternyata rangga ada di kolam renang, keizha langsung berlari menuju kolam renang dan benar sajah rangga sedang merendam tubuhnya.


''Om rangga, ini masih pagi kenapa berenang sih nanti malah sakit loh, ayo om naik ke darat jangan di air terus om. ''


ucap keizha sambil mengguncang lengan rangga.


''Ini sangat nyaman keizha, udah sana siapkan sarapan dan jangan ganggu saya. ''


ucap rangga sedikit kesal sambil memejamkan matanya dan tidak menatap ke arah keizha.


Keizha langsung terdian menatap rangga yang terlihat acuh kepadanya, keizha langsung berjalan menuju ke arah kamarnya dan duduk di sisi ranjangnya.


''Om jahat sekali sih ucapannya, apa salah kalau aku gak mau di sentuh dulu, aku mau setelah satu bulan baru akan memberikannya, hamil atau tidak hamil. ''


gumam keizha sambil merapihkan ranjangnya dan menyiapkan pakaian untuk rangga.


Keizha langsung duduk dan menghubungi nomer raisa karena keizha ingin jalan jalan dengan raisa hari ini.


Pintu kamar terbuka dan rangga lah yang masuk dengan handuk di pinggangnya dan rangga langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Keizha memilih keluar dari kamar karena enggan untuk menatap rangga dan keizha langsung menyiapkan susu untuknya dan teh hijau untuk rangga.


''Kenapa om rangga belum keluar ajah yah, masa tidur lagi sih. ''


ucap keizha dan langsung berjalan menuju kamarnya untuk melihat rangga.


Keizha membuka pintu kamarnya



Keizha tersenyum saat rangga sudah menggunakan setelan jasnya yang di siapkan oleh keizha dan saat ini rangga sedang memakai jam di tangannya.


Rangga hanya melirik sekilas ke arah keizha dan langsung tersenyum karena keizha saat ini sedang tersenyum kepadanya.


''Kei kira hubby tidur lagi. ''


ucap keizha dan membuat rangga mengerutkan keningnya.


''Hubby siapa maksud kamu kei?? ''


ucap rangga dan keizha tersenyum.


''Om rangga lah, kei mau manggil om dengan sebutan hubby, boleh kan?? ''


Rangga terdiam sebentar mencerna semua ucapan permintaan keizha dan tak lama rangga mengangguk.


Keizha langsung tersenyum dan memeluk rangga, rangga membalas pelukan keizha dan mencium kepala keizha.


TBC.....


.


.


.


.


.

__ADS_1


...............................


__ADS_2