Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Salah Faham......


__ADS_3

Saat ini usia kandungan keizha memasuki bulan ke tujuh dan tubuh keizha sudah sangat berisi dan perutnya pun sangat menonjol.


Keizha dengan setia melayani kebutuhan rangga dan saat ini keizha sedang memasangkan dasi, sedangkan rangga sedang asik memainkan perut keizha karena bayi di dalamnya merespon bergerak dan membuat rangga antusia.


''Sudah selesai dan sekarang tinggal jasnya. ''


ucap keizha saat setelah menyelesaikanmenyelesaikan urusan dasi dan keizha menuju jas yang sudah siap.


''Kamu mau ke restoran lagi sekarang?? ''


ucap rangga saat keizha merapihkan jas rangga.


''Heummm.... kenapa emangnya?? ''


jawab keizha dan rangga langsung menggelengkan kepalanya.


''Ayo kita sarapan dulu sayang, mas udah lapar sekali loh. ''


''Mau gak lapar gimana, kamu olah raganya selalu doble mas setiap pagi dan itu aneh. ''


''Etssss..... di larang komentar dan menolak, kamu yang bilang kalau malam jangan ajakin olah raga dan mas mintanya pagi dong. ''


''Terserah kamu deh, karena akan kalah kalau debat dengan kamu. ''


Rangga langsung menggandeng keizha menuju meja makan dan pelayan sedang menata makanan untuk sarapannya.


''Pokonya jangan berdiri terus dan jangan banyak bekerja yah selama di restoran, nanti kamu malah cape dan itu gak baik untuk kamu dan anak kita nantinya. ''


ucap rangga saat menerima piring yang sudah diisi makanan oleh keizha.


''Stop mas karena setiap hari ucapan mas selalu sama, lagian kei hanya menyerahkan menu sama memeriksa keuangan ajah. ''


ucap keizha sambil memakan makanannya.


Setelah selesai dengan sarapannya, rangga langsung pamit ke kantor sedangkan keizha langsung menuju balkon karena ingin berjemur dan memang sengaja menjemur perutnya agar bayinya terkena sinar matahari pagi.


Handphone keizha berdering dan ternyata raisa yang menghubunginya.


Dalam panggilan telphone saat ini....


''Keizhaaaa...... ''


''Ishhh.... raisa kamu kebiasaan teriak teriak seperti di hutan ajah. ''


''Maaf kan aku lagi bahagia banget ini, aku hamil kei dan sekarang usianya memasuki tujuh minggu. ''


''Syukurlah raisa....aku bahagia sekali loh. ''


''Iya kei, aku sama mas aldi ini lagi di depan farmasi lagi menunggu obat yang di resepkan kak kayla. ''


''Raisa sekali lagi selamat yah dan jaga kandungannya jangan pernah menaiki tangga karena itu bahaya. ''


''Iya kei aku ngerti dan tadi kak kayla juga udah mewanti wanti ko, yaudah kei aku tutup yah karena mas aldi selesai sama obatnya.


''Oke dadah raisa.... ''


Panggilan berakhir......


''Akhirnya raisa juga hamil dan beda nya hanya lima bulan dengan kehamilanku. ''


ucap keizha sambil mengelus perutnya.

__ADS_1


Bayi di dalam kandungan keizha sedang anteng karena saat ini perut keizha sedang terkena sinar matahari pagi.


''Baik baik di dalam kandungan bunda yah sayang, jangan membuat bunda kesusahan yah dengan permintaan kamu yang aneh. ''


ucap keizha sambil mengelus perutnya.


Tiga puluh menit kemudian keizha selesai menjemurnya dan langsung menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya yang sedikit berkeringat.


Keizha merendam tubuhnya dengan air hangat dan menggosokan sabun mandi ke seluruh tubuhnya, setelah dirasa cukup keizha langsung membilas tubuhnya di bawah guyuran air shower.


Setelah selesai urusan kamar mandinya keizha langsung memakai pakaian nya, hari ini keizha menggunakan drees selututnya dan memakai make up naturalnya, rambutnya pun di gerai dan hanya menggunakan bando,


Keizha langsung pamit ke kepala pelayan dan langsung menuju restorannya dengan menenteng dompet kecil berisi handphone dan uang.


Restoran sudah sangat ramai padahal baru memasuki jam sepuluh pagi, keizha seperti biasa langsung menuju dapur dan memberikan menu baru kepada kokinya.


Keizha membawa minuman dan cemilan untuk menemaninya mengerjakan pekerjaan, hari ini keizha duduk di kursi restoran dan tidak di ruangannya.


''Syukurlah.... restoran sangat ramai dan bahagia sekali jadinya. ''


gumam keizha saat mengedarkan pandangannya keseluruh restorannya.


Keizha asik dengan leptopnya dan tidak menyadari kalau ada seseorang menghampirinya.


''Hai keizha..... ''


ucap seseorang yang menghampiri keizha.


''Ehh.... hay juga, kei kira siapa ternyata kamu nino dan dia siapa?? ''


ucap keizha dan nino tersenyum.


ucap nino dan keizha langsung tersenyum dan bersalaman dengan tunangan nino.


''Ayo duduk jangan berdiri. ''


ucap keizha dan nino juga anita langsung duduk.


Keizha langsung memanggil pegawainya untuk membawa buku menu pesanan dan meminta nino dan anita untuk memesan makanan dan minuman.


''Maaf mengganggu kamu kei, kebetulan saya berada di daerah sini dan mampir kesini. ''


ucap nino dan keizha langsung tersenyum.


''Gak ko santai ajah nino, lagian kei juga sengaja mengerjakan laporannya di luar dan ini udah selesai juga. ''


ucap keizha dan nino mengangguk.


Makanan yang di pesan datang, nino dan anita langsung memakannya, keizha pun ikut memakan makanannya dan sesekali mengobrol.


Anita pamit ke toilet dan hanya ada keizha juga nino yang di meja restoran.


''Kei selamat untuk kehamilannya yah, aku bahagia karena kamu bahagia. ''


ucap nino sambil tersenyum menatap keizha.


''Makasih nino dan kamu juga semoga langgeng sampai ke pelaminan yah, maaf karena waktu itu aku tiba tiba memutuskan semua nino. ''


ucap keizha dan nino mengangguk.


''Gak apa apa kei aku ngerti ko, makasih buat semuanya kei dan aku bahagia pernah mencintai kamu hingga saat ini masih belum bisa lupa. ''

__ADS_1


ucap nino sambil memegang tangan keizha dan keizha melepaskannya namun nino menahannya.


''Lepaskan tangan istri saya. ''


Nino langsung melepaskannya dan keizha langsung tersentak karena rangga lah yang menghampirinya, wajah rangga begitu memancarkan kemarahan


Rangga merapihkan leptop dan barang barang keizha, rangga langsung menarik keizha menuju keluar restoran, keizha yang mengerti dengan keadaan hanya menurut dan tidak membantahnya.


''Baru di ijinkan keluar kamu berani selingkuh dan pegang pegang tangan lagi. ''


ucap kesal rangga saat mengemudikannya mobilnya menuju apartemen nya.


''Mas salahsalah paham, siapa yang selingkuh enak ajah nuduh. ''


ucap keizha kesal dan rangga langsung menatap tajam ke arah keizha.


Rangga langsung membantu keizha keluar dari mobil saat mobil sudah terparkir dan menggandeng keizha menuju lift.


''Mas tadi juga ada tunangan nino bukan kami berdua ajah, aku gak selingkuh yah. ''


''Udah kebuktian masih ajah ngelak. ''


ucap rangga saat masuk kedalam rumah dan menuju kamarnya.


Keizha langsung menghubungi keamanan restoran untuk mengirimkan vidio rekaman cctv yang ada di area restoran, karena dengan bukti rekaman rangga akan percaya kalau tuduhannya salah.


Keizha masuk kedalam kamar dan rangga sedang duduk sambil memainkan iped di tangannya.


''Mas kamu salah faham loh dan kamu nuduh yang bikin aku sakit. ''


ucap keizha sambil duduk di samping rangga namun rangga tetap acuh.


''Susahnya merayu suami pencemburu, ini lagi keamanan kenapa belum kirim rekamannya sih bikin kesal sajah. ''


ucap keizha dan rangga menulikan telinganya terus fokus dengan iped di tanganya.


TBC......


.


.


.


.


.


.


.


...................


Hay kakak kakak semuanya..... ijin promosi yah.


Mampir yu ke ceritanya RINDU MILIK GALANG, bagi kakak kakak yang belum mampir saya tunggu yah.


Menceritakan tentang gadis bercadar dan cerita ini adalah cerita kedua saya tentang wanita bercadar.


terimakasih sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2