Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
aysilia putri setiahadi


__ADS_3

Di dalam ruang operasi rangga langsung menghampiri anak yang baru di lahirkan oleh keizha, rangga tersenyum saat melihat keizha telah selamat dan bayinya pun selamat.


''Ayo mendekat om dan batu menggendong babby nya untuk di kenalkan dengan ibunya. ''


ucap kayla saat rangga masuk kedalam ruangan.


Keizha sudah selesai dengan operasinya dan saat ini tinggal menunggu sadar karena keizha sempat drop dan akhirnya kayla membius keizha agar full tidak sadarkan diri selama operasi.


''Selamat om rangga, bayinya berjenis kelamin perempuan dan maaf setelah selesai bayinya harus menjalani beberapa tindakan karena bobot tubuh bayinya kurang dari standar bayi baru lahir dan harus di rawat dulu di incubator. ''


ucap kayla sambil memberikan bayinya pada rangga dan rangga langsung menggendongnya lalu mendekatkannya pada keizha yang sedang tak sadarkan diri dan menutup matanya.



''Gimana baiknya ajah kay, yang penting keizha dan bayinya selamat, tapi kenapa keizha gak sadar yah?? ''


ucap rangga sambil memberikan bayinya kepada suster untuk di rawat di dalam incubator.


''Tadi keizha sempat drop kondisinya dan kay mengambil langkah untuk membuat keizha tak sadarkan diri dan hasilnya juga bagus keduanya sehat, palingan nunggu beberapa jam untuk menunggu keizha sadar karena itu tergantung keizha nya, sekarang kita pindahkan keizha ke ruangan karena kay sudah siapkan ruangan rawat untuk keizha. ''


''Baiklah kay, terimakasih yaa....''


Rangga langsung keluar dari ruangan operasi dan menghampiri kakak dan ayah mertuanya.


''Bagaimana hasilnya... ?? ''


ucap bersamaan ardian dan raihan saat rangga keluar dari ruangan.


''Keizha dan bayinya selamat tapi bayi kami harus di rawat di incubator karena bobot tubuh nya kurang dari berat badan bayi baru lahir normalnya dan bayinya perempuan. ''


jawab rangga dan ardian juga raihan langsung tersenyum.


Pintu ruangan operasi terbuka dan ternyata berangkar keizha di bawa menuju ruang rawatnya dan rangga langsung mengikutinya dari belakang.


Ruangan keizha berada lantai lima ruangan vvip dan rangga langsung mengangkat tubuh keizha untuk di pindahkan ke berangkar yang ada di ruang rawatnya.


Ardian langsung menghampiri putri bungsunya dan mencium kening keizha.


''Kamu sudah sempurna sayang, anak kamu sekarang sudah satu pasang, ayah hanya bisa mendoakan semoga kamu bahagia selamanya. ''


ucap ardian saat setelah mencium kening keizha.


''Biar rangga yang menunggu keizha, ayah dan kak raihan pulang ajah, besok sajah kesini lagi. ''


ucap rangga dan ayah mertua juga kakak nya langsung setuju.

__ADS_1


Setelah kepergian raihan dan ardian, kayla dan rafqy masuk kedalam ruangan dan membawa makanan untuk rangga juga pakaian ganti yang di bawakan rafqy.


''Om ini pakaian dan makanan dari ibu, besok ibu mau kesini karena sekarang sudah malam dan tadi juga naufal gak seperti biasanya sangat rewel. ''


ucap rafqy dan rangga menerima nya.


''Mungkin naufal tadi merasakan saat kondisi keizha drop, makanya naufal rewel kan gak biasanya naufal rewel kalau dengan ibu. ''


jawab kayla dan rangga hanya diam lalu menyimpan pakaian dan makanannya yang di berikan rafqy.


''Om jangan lemah dong dan kuatkan keizha, dia butuh om untuk menemukan kesadarannya. ''


ucap rafqy sambil menepuk bahu rangga dan rangga hanya diam.


''Keizha akan sadar palingan satu jam lagi om, jangan sedih gitu dong dan kalau keizha sadar om tekan tombol merah karena nanti akan ada suster yang masuk untuk memeriksa keadaan keizha, kay harus pulang dan besok pagi kay datang lagi. ''


ucap kayla dan rangga mengangguk.


Rangga saat ini masih diam dan menunggu kesadaran keizha yang sangat di tunggunya.


''Sayang mas janji ini kehamilan kamu yang terakhir dan mas gak akan memaksa kamu untuk hamil kembali, mas gak sanggup melihat kamu kesakitan seperti tadi, maafkan mas dan terimakasih karen kamu berjuang untuk melahirkan putri kedua kita ke dunia ini, mas sayang kamu keizha dan ayolah sadar jangan membuat mas semakin khawatir. ''


ucap rangga sambil menggenggam tangan keizha dan menciumnya kemudian berharap keizha segera sadar.


Satu jam rangga terus menggenggam tangan keizha dan benar yang di ucapkan kayla, keizha sadar dalam satu jam.


''Semuanya normal yah setelah di cek ulang, tinggal menunggu hasil medisnya besok dan pemeriksaan dokter kayla, cepat pulih yaa nyonya keizha. ''


ucap suster saat slesai memeriksa keizha dan keizha mengangguk.


''Apa yang kamu rasakan saat ini sayang?? bicarakan ke mas yaah. ''


ucap rangga saat suster keluar dari ruangannya.


''Dedek bayinya bagaimana mas?? ''


jawab keizha dan rangga tersenyum sambil mengelus rambut keizha.


''Dedek bayinya selamat sayang dan harus di rawat di incubator karena bobot tubuhnya masih kurang karena premature, tapi bayi kita sehat tanpa kurang sedikitpun, bayinya perempuan sayang. ''


ucap rangga dan keizha langsung tersenyum lega karena bayinya bisa di selamatkan.


''Syukurlah karena bayinya baik baik ajah, gak apa apa di rawat intensif juga, yang penting dia sehat dan baik baik ajah. ''


ucap keizha dan rangga mengangguk.

__ADS_1


''Mau memberikan nama atau mas yang akan memberikan nama untuk putri kita. ''


ucap rangga dan keizha langsung terdiam.


''Memang boleh kalau kei yang memberikan nama untuk putri kedua kita?? ''


''Boleh dong sayang dan mas akan menerima semua nama yang kamu kasih ke putri kita, karena nama adalah doa tulus orang tua untuk anaknya. ''


Keizha langsung terdiam sambil memikirkan nama untuk putrinya.


''Nama putri kita, AYSILLIA PUTRI SETIAHADI bagaimana mas, bagus kan?? ''


ucap keizha dan rangga mengangguk.


''Nama yang bagus sayang, aysillia dan mudah mudahan kelak putri kita menjadi putri yang berbakti. ''


ucap rangga dan keizha tersenyum.


''Mas mandi sana dan ganti pakaiannya, dari siang masih pakai pakaian yang sama kan itu jorok. ''


ucap keizha dan membuat rangga senang.


''Akhirnya istri yang selalu perhatian sudah hadir dan itu tandanya kamu sudah pulih, yasudah mas mau mandi dulu yah. ''


ucap rangga dan keizha mengiyakannya.


Rangga langsung mengambil alat mandi dan pakaian gantinya sebelum masuk kedalam kamar mandi.


Keizha langsung menangis saat merasakan perih di perutnya dan keizha sengaja menyembunyikannya dari rangga.


''Ya tuhan, luka operasi lebih sakit dari luka lahiran normal, ini perih sekali padahal tadi gak sesakit ini. ''


ucap keizha dengan air mata yang menetes.


Beberapa menit kemudian rangga selesai dengan mandi nya, wajahnya segar dan pakaiannya pun sudah di ganti, rangga langsung menghampiri keizha.


''Mau makan sesuatu gak?? biar mas belikan di kantin rumah sakit. ''


ucap rangga dan keizha menggelengkan kepalanya.


''Mas rangga yang makan dulu, pasti belum makan dari siang kan, kei gak lapeer dan kei mau tidur ajah. ''


ucap keizha dan rangga mengangguk lalu membenarkan selimbut di tubuh keizha.


Rangga mencium kening keizha dan langsung menuju sofa untuk memakan makanannya karena saat ini perutnya terasa sangat lapar.

__ADS_1


TBC........


__ADS_2