
Raisa menyiapkan makanannya saat keizha menghampiri dan duduk di sampingnya, rangga pun ikut makan bersama dan rangga terus menatap keizha yang diam dan murung.
''Stop om rangga, jangan menatap keizha terus karena aku risih melihatnya. ''
ucap raisa dan rangga langsung mendengus kesal.
Setelah makannya selesai raisa dan keizha masuk kedalam kamar dan membiarkan rangga sendiri di luar.
Rangga berdiri di depan jendela dan memikirkan bagaimana agar keizha mau menikah dengannya, ''keizha di dekati sajah tidak mau, apalagi di ajak mengobrol yah. ''
gumam kalandra sambil menatap pemandangan indah di hadapannya.
Rangga yang merasakan tubuhnya lelah dan ingatannya terngiang saat semalam melakukannya dengan keizha, rangga begitu buas memaksa keizha melayaninya hingga keizha menangis karena kelelahan.
''Ngapain om olah raga siang bolong gini?? ''
ucap raisa saat melihat rangga merentangkan tangannya dan rangga reflek menurunkan tangannya.
''Bukan olah raga tapi tangan om pegal saat ini, raisa gimana keadaan keizha sekarang?? ''
ucap rangga dan raisa langsung menghempaskan tubuhnya di sofa dan rangga mengikutinya.
''Keizha jadi pendiam dan murung terus loh om, sekarang keizha sedang tidur, mungkin karena kelelahan. ''
''Kamu harus merayu keizha agar mau menikah dengan om, bagaimana kalau keizha hamil dan itu akan membuat keluarga bagaskara malu. ''
''Iya nanti raisa akan bicara dengan keizha, kenapa om memakai cara licik buat dapatin keizha, bisa kan secara halus om mendekatinya. ''
''Keizha menolak om terus dan om gak ada cara lain selain memperkosa keizha. ''
''Gila ihh om ini kasihan keizha tau, sekarang dia seperti orang linglung dan terus melamun. ''
ucap raisa saat melihat keadaan keizha yang sedang tertekan.
Raisa sedang mengobrol ringan dengan rangga dan handphone nya berdering dan tunangannya yang menelphone.
Raisa langsung menuju balkon dan mengangkat telphone nya, rangga hanya tersenyum mengejek kepada keponakannya yang terlihat ganjen saat ini.
Rangga membuka handphone nya dan melihat lihat halaman toko perhiasan ternama di kota dan rangga memesan satu set perhiasan dan sepasang cincin pertunangan lengkap dengan ukuran nya.
''Om rangga, boleh gak raisa jalan jalan dengan aldi sekarang?? aldi mau jemput kesini kok. ''
ucap raisa dan rangga langsung menatap tajam pada raisa.
''Suruh si aldinya datang ke kamar ini dan ijin dengan om, karena kamu sekarang tanggung jawab om. ''
ucap rangga dengan nada serius dan raisa mengiyakannya.
Raisa langsung bersiap dan setelah selesai bersiap, raisa keluar kamar dan mendapati aldi sedang berbicara dengan rangga, raisa dan aldi langsung pamit dan rangga mengijinkannya.
Setelah raisa pergi, rangga masuk kedalam kamarnya dan melihat keizha sedang tidur pulas, rangga mengunci pintu kamar dan menyimpan kuncinya di saku celananya.
__ADS_1
Rangga langsung ikut tertidur dengan memeluk erat tubuh keizha.
Tepat pukul dua siang keizha membuka matanya dan kaget karena rangga saat ini sedang memeluknya erat.
''Aku memang sangat ingin menjadi istri kamu om rangga, tapi kenapa harus memperkosa aku dulu padahal dengan om datang ke rumah orang tua aku dan melamarku, pasti aku akan menerima lamaran nya dan aku sakit hati karena aku ingin melakukan malam pertama di pas setelah kita menikah, bukan sekarang melakukannya. ''
ucap keizha sambil menangis dan membuat rangga membuka matanya.
''Sayang kenapa kamu menangis??. ''
ucap rangga sambil memeluk keizha dan keizha langsung menangis kencang di dalam dekapan rangga.
''Om jahat..... om jahat...... om menghancurkan impian aku, aku benci sama om.... ''
ucap keizha sambil menangis dan memukul punggung rangga, rangga pasrah dan menenangkan keizha yang terus menangis.
''Lihat om baik baik sayang, setelah kita pulang dari pulau hayalan, om akan datang dan melamar kamu terus kita langsung menikah jangan menunggu lagi, kamu mau hamil dan membuat malu keluarga bagaskara dan mencoreng nama ayah kamu?? ''
ucap rangga dan keizha menggelengkan kepalanya.
''Mau yah menikah dengan om?? ''
ucap rangga dan keizha mengangguk.
''Udah jangan nangis lagi yah dan om janji akan membahagiakan kamu, om akan mengabulkan semua yang kamu inginkan, om akan menjaga kamu dan gak akan pernah membuat kamu menangis, maafkan karena om memperkosa kamu, om hanya ingin kamu menjadi milik om dan tidak menolak lagi. ''
Keizha langsung duduk dan menangis sesegukan, rangga langsung mengambil minum dan memberikannya kepada keizha.
''Mau makan siang di luar atau mau delivery ajah?? ''
ucap keizha dan rangga tersenyum lalu mencium kening keizha.
Rangga langsung keluar kamar dan menelphone pihak restoran untuk mengirimkan makanan ke kamarnya.
''Raisa kenapa lama sekali jalan jalannya, awas ajah kalau mereka berbuat mesum. ''
ucap rangga yang melihat jam dan menyadari keponakannya sudah pergi lama dengan tunangannya.
Keizha keluar kamar dan rangga langsung membantunya untuk duduk, rangga dengan telaten mengurus keizha dan menyuapi keizha yang merengek, rangga hanya tersenyum melihatnya.
''Raisa kemana om?? ''
ucap keizha yang baru menyadari raisa tidak ada di dalam hotel.
''Raisa tadi ijin jalan jalan sama aldi, ini sudah lima jam mereka jalan jalan dan belum pulang ajah. ''
ucap rangga dan keizha hanya menganggukkan kepalanya.
''Mau apalagi sayang, mau cemilan atau mau jalan jalan menyusul raisa?? ''
''Mau duduk ajah om. ''
ucap keizha sambil menonton televisi.
Rangga merapihkan bekas makannya dan membawanua ke dapur, setelahnya rangga langsung duduk di samping keizha yang sedang duduk menonton televisi.
__ADS_1
''Sayang, kenapa kamu jadi pendiam dan murung gini sih, ayo pukuli om sajah biar kamu puas dan kembali ceria lagi. ''
ucap rangga sambil membelai kepala keizha.
''Emang dengan memukul om, keperawanan aku akan balik lagi, itu gak akan mungkin om dan om fikirkan ajah sendiri, wanita di perkosa dan di gagahi sepanjang malam dan itu akan membuat wanita itu down, untung ajah aku gak jadi gila dengan semua kelakuan om. ''
ucap keizha dan rangga langsung memeluk keizha.
''Maafkan om yah sayang, maaf karena om menyakiti kamu dan semua om lakukan agar bisa memiliki kamu seutuhnya keizha. ''
ucap rangga dan keizha hanya diam sambil menatap siaran televisi di hadapannya.
Di saat rangga sedang memeluk keizha, raisa datang dan langsung melepas pelukannya rangga dan membuat rangga kesal.
''Kalian di larang berpelukan yah, nanti setelah menikah baru boleh dan om jangan dekati keizha dulu. ''
ucap raisa sambil duduk di tengah tengah rangga dan keizha, raisa tidak menyadarinya kalau aldi sedang memperhatikan nya.
''Kamu gak malu bertingkah ke kanak kanakan gini di hadapan aldi?? ''
ucap rangga dan raisa langsung terdiam dan menatap aldi sambil tersenyum karena aldi tersenyum kepadanya.
''Keizha, aku beli cemilan banyak banget ayo kita makan sekarang yu. ''
ucap raisa tapi keizha menggelengkan kepalanya.
''Kamu ajah sana dengan aldi yah, aku udah makan jadi kenyang deh. ''
ucap keizha dan raisa mengangguk lalu menghampiri aldi.
Raisa langsung memakan makanannya dengan aldi dan rangga kembali duduk mendekat ke arah keizha yang sedang duduk menonton televisi.
Keesokan harinya....
Rangga langsung mengajak keizha pulang karena raisa pulang dengan di antarkan aldi, keizha hanya menurut dan tidak membantah semua perlakuan rangga kepada nya karena keizha saat ini sedang memikirkan bagaimana bicara dengan ayah dan ibunya.
''Udah dong sayang jangan melamun terus dan om gak mau kamu jadi murung terus, ceria lagi yah seperti keizha biasanya. ''
ucap rangga yang melihat keizha sepanjang perjalanan hanya diam.
''Kei bingung harus bicara gimana ke ayah dan ibu, kei gak mungkin bilang udah di perkosa sama om dan mau menikah dengan om. ''
ucap keizha dan rangga langsung tersenyum.
''Udah kamu tinggal tunggu om datang dan tidak usah membicarakan kepada ayah ibu kamu, nanti om yang akan datang dan melamar kamu, ingat kamu jangan bicarakan kalau om akan melamar kamu yah, biar kejutan untuk orang tua kamu. ''
ucap rangga dan keizha mengangguk.
TBC........
.
.
.
__ADS_1
.