
Setelah semua keluarga pulang dari kediaman bagaskara, rangga dan keizha langsung menuju kamar keizha karena hari ini juga rangga akan membawa keizha menuju apartments nya.
''Kalian kok langsung pindah ajah, setidaknya menginap semalam ajah disini. ''
ucap bunga saat masuk kedalam kamar keizha.
''Maaf ibu, kei mau pindah sekarang ajah yah dan kei juga gak akan melupakan ibu, ayah dan semuanya, kei janji akan sering main ke rumah ini. ''
ucap keizha dan bunga hanya menghela nafasnya.
''Sayang, biarkan keizha pergi dengan suaminya karena saat ini keizha adalah seorang istri dan harus mengikuti kemanapun suaminya membawanya. ''
ucap ardian yang ikut masuk kedalam kamar keizha.
''Kamu gak bawa semua barang kamu dan pakaian kamu kan kei?? ''
ucap bunga dan keizha menggelengkan kepalanya.
''Semua kebutuhan keizha sudah rangga siapkan dan keizha hanya membawa yang penting penting ajah. ''
ucap rangga dan bunga pun mengangguk.
Rangga langsung membawa koper milik keizha menuju mobil milik keizha karena mobil milik rangga berada di kediaman orang tuanya.
''Ingat psan ibu kei, saat ini kamu sudah menikah dan tanggung jawab ibu dan ayah sekarang sudah berpindah pada suami kamu, taati semua ucapannya karena semua ucapannya rangga adalah perintah untuk kamu, jadilah istri yang menjaga perhisana suaminya yah. ''
ucap bunga sambil memeluk tubuh keizha dan keizha hanya tersenyum.
Keizha langsung memeluk ardian dan arian mencium kening keizha.
''Rangga kamu harus menjaga putri saya dan jangan sakiti dia. ''
ucap ardian saat sampai di hadapan mobil keizha dan rangga mengangguk.
Rangga dan keizha langsung pamit dan rangga segera mengemudikan mobilnya saat keizha sudah duduk nyaman di dalam mobil.
Selama di dalam perjalanan, keizha hanya diam dan menatap jalanan di sampingnya dari kaca jendela, rangga sesekali melirik dan tersenyum saat melihat keizha yang pendiam.
''Sayang..... kamu kenapa diam ajah, heummmm.... ''
ucap rangga dan keizha hanya menggelengkan kepalanya.
Dua puluh menit mobil sampai di area parkir apartemen mewah milik rangga, salah satu keamanan menghampiri rangga saat rangga memanggilnya dan rangga meminta keamanan mengantarkan koper milik keizha ke unit miliknya.
Rangga saat ini menggandeng pinggang keizha karena keizha saat ini menggunakan kebaya akadnya dan belum mengganti pakaiannya.
Semua mata langsung tertuju pada keizha dan rangga, sebagian yang mengetahui kalau rangga pemilik gedung megah apartemen ini pun hanya bisa menatap dan yang belum mengetahuinya malah saling berbisik membicarakan nya.
Keizha memang wanita yang cuekcuek jadi dia tidak menghiraukan ucapan mereka semua, rangga sampai di lift khusus untuknya karena lift hanya sampai lantai enam dan tidak akan bisa di sentuh oleh orang lain hanya rangga dan petugas yang di utus oleh rangga yang bisa menggunakan lift nya.
__ADS_1
Begitu lift terbuka di lantai unit milik rangga, rangga langsung menggandeng keizha dan pintu apartment terbuka karena para pelayan sedang menunggu untuk menyambut kedatangan tuan dan nyonya nya.
SEmua serempak menyapa keizha saat masuk kedalam apartemen nya dan rangga langsung membawa keizha menuju kamarnya.
''Bersihkan tubuh kamu yah dan pakaian sudah ada di lemari, semua sesuai selera kamu sayang. ''
ucap rangga saat masuk kedalam kamarnya.
''Terimakasih om rangga.... ''
ucap keizha dan rangga tersenyum lalu mencium kening keizha.
Rangga langsung keluar dari kamarnya karena asistennya sedang menunggu di ruang kerjanya, sedangkan keizha langsung masuk kedalam kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya.
Setelah segar keizha langsung menuju ruang ganti untuk mengambil pakaiannya, keizha melebarkan matanyamatanya saat pakaian untuknya ternyata tersusun berjejer rapih dan semua kebutuhannya bahkan sudah di siapkan pleh rangga.
''Ternyata om rangga benar benar mempersiapkan semua untuk aku, mudah mudahan aku bisa menjadi istriistri yang baik untuk om rangga. ''
ucap keizha sambil membawa dress selutut untuk di gunakannya.
Keizha begitu senang karena semua pakaian beserta asesorisnya sudah lengkap bahkalan alat kecantikannya pun sudah lengkap di persiapkan rangga sesuai yang biasa keizha gunakan.
''Senangnya hati aku, ke restoran juga gak jauh tinggal jalan kaki sedikit dan apartemen ini kan sangat mewah karena tersedia berbagai macam pasilitas, beruntungnya aku menjadi istri om rangga. ''
ucap keizha saat selesai memakai make up di wajahnya.
Keizha langsung keluar dari kamar dan berkeliling apartement milik rangga yang begitu luas, keizha tersentak saat melihat ada kolam renang yang lumayan luas dan ada kursi di taman untuk bersantai.
''Selama ini si om berarti memata matai aku dong dari sini karena terlihat jelas sekali. ''
ucap keizha saat melihat aktivitas di restorannya yang begitu padat saat ini.
Rangga selesai dengan pekerjaannya dan asistennya langsung meninggalkan kediaman rangga, rangga tersenyum saat melihat keizha sedang di balkon dan rangga langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya karena akan menemani keizha.
Para pelayan di apartemen ini sedang sibuk dengan pekerjaannya masing masing dan menyiapkan makanan untuk cemilan nyonya dan tuannya.
Tiga puluh menit kemudian rangga menghampiri keizha dan memeluk keizha dari belakang, keizha berontak tapi rangga menekan dadanya dan mempererat pelukannya agar keizha tidak melepas pelukannya.
''Suka dengan rumah baru kita?? kalau gak suka nanti om saya siapkan rumah mewah untuk kita. ''
ucap rangga sambil mencium kepala keizha.
''Gak usah om, apartemen ini juga cukup dan ini seperti rumah dan bukan apartemen, kei baru tau kalau pasilitas disini sangat lengkap dan dari balkon ini terlihat jelas aktivitas restoran milik keizha. ''
ucap keizha dan rangga hanya tersenyum.
''Semua kemewahan ini untuk kamu sayang, silahkan kamu gunakan sesuka hati kamu dan kamu adalah nyonya di rumah ini, jangan menyentuh pekerjaan dan tugas kamu hanya melayani suami kamu dan menyiapkan kebutuhannya. ''
ucap rangga dan keizha langsng cemberut.
__ADS_1
''Makasih om sudah memberikan kemewahan ini dak kei sangat senang sekali, sebelumnya kei minta maaf kalau melayani om di ranjang, kei belum siap om. ''
ucap keizha menunduk karena saat ini rangga membalikkan tubuh keizha.
''Lihat saya kei, saya gak akan memaksa kamu meminta hak saya sebagai suami, saya akan menunggu sampai kamu yang meminta sendiri, jangan risau yah. ''
ucap rangga sambil menatap wajah keizha dan keizha langsung mengangguk.
''Saya tidak akan memaksa kamu untuk melayani kebutuhan biologis saya keizha, dengan kamu menjadi istri saya saja sudah lebih dari cukup, karenakarena saya tulus mencintai kamu. ''
gumam rangga dalam hatinya sambil memeluk erat tubuh keizha.
Rangga langsung membawa keizha ke ruangan kerjanya dan keizha langsung masuk dan terpana saat melihat ruang kerja sepertiseperti aula mini dengan kursi santai di dalamnya.
''Duduk sebentar sayang, ada yang mau om berikan untuk kamu. ''
ucap rangga sambil mendudukan keizha di kursi santainya.
Rangga menuju berangkarnya dan langsung membukanya untuk mengambil sesuatu yang akan di berikan pada keizha.
''Ini adalah hak kamu sayang dan pergunakan semua nya terserah kamu, pinnya tanggal lahir kamu dan ingat jangan menggunakan pasilitas yang di berikan orang tua kamu, kembalikan kalau bisa ke orang tua kamu karena saya mampu membiayai hidup kamu saat ini dan seterusnya. ''
ucap rangga sambil memberikan tiga kartu kepada keizha dan keizha langsung menerimanya.
''Terimakasih om dan kei akan kembalikan pasilitas yang di berikan oleh ayah. ''
ucap keizha dan rangga mengangguk.
TBC.......
.
.
.
.
.
..
.
..
.
.
__ADS_1
.........................