Om Rangga I Hate You

Om Rangga I Hate You
Selamat Dari Bahaya


__ADS_3

Keizha dan raisa selesai dengan makannya dan keizha mengajak raisa untuk menuju restorannya, karena keizha ada sedikit pekerjaan yang harus di selesaikannya.


''Kamu mau minum apa raisa?? ''


ucap keizha saat mereka berdua ada di dalam ruangan kerja keizha.


''Nanti ajah kei, aku mau ambil sendiri ajah kalau mau apa apa. ''


ucap raisa sambil membuka handphone nya.


''Gadis cerdas sekali, kamu bebas mau apapun tinggal pesan sajah raisa, aku mau mengerjakan sedikit pekerjaan yah. ''


''Iya silahkan, aku lagi searching pakaian untuk kerja nanti senin. ''


ucap raisa dan keizha langsung mengerjakan pekerjaannya.


''Oh iya aku sampai lupa mau menanyakan sesuatu ke kamu raisa. ''


ucap keizha tiba tiba dan raisa langsung menatap keizha.


''Bikin kaget sajah kamu ini, mau menanyakan apa?? ''


ucap raisa sambil menatap penuh selidik pada keizha.


''Om rangga tinggal di apartemen tepat di sebrang jalan ini, benar gak sih?? ''


''Di kira mau nanya apa kamu ini, apartemen itu memang milik om rangga dan om rangga juga tinggal di salah satu unit di sana. ''


ucap raisa dan membuat keizha reflek langsung menghampiri raisa.


''Seriusan apartemen itu milik om rangga?? ''


ucap keizha serius dan raisa mengangguk.


''Beneran dan untuk apa aku bohong segala karena gak ada untungnya juga. ''


''Terus kenapa kamu malah membeli apartemen di tempat lain, kamu bisa minta satu unit kan ke om rangga pasti ngasih juga ke kamu raisa. ''


''Hadeuuuh..... aku ini mementingkan perasaan kamu kei, om rangga udah minta aku ambil satu unit tapi aku gak mau karena nantinya akan terhubung dengan om rangga dan akan membuat kamu juga gak nyaman kalau mau berkunjung atau bisa sajah kamu nuduh kalau aku sengaja memilih apartemen biar deketin kamu dan om rangga nya gampang. '''


''Kamu ini fikirannya jauh sekali tapi makasih raisa karena kamu memikirkan aku, kamu memang sahabat terbaikku dan aku janji akan membantu kamu kalau kamu membutuhkan aku. ''


ucap keizha sambil memeluk raisa dan mereka langsung berpelukan.


Rangga tiba tiba datang dan masuk kedalam ruangan keizha, rangga langsung melepas pelukan keizha dan raisa.


''Kalian pasangan lesbi yah?? ''


ucap rangga sambil menarik raisa dari pelukan keizha.


''Ihh.... amit amit deh, om kalau bicara ngawur sekali dan ngapain om main masuk ke ruangan aku tanpa mengetuk dulu dan itu sangat gak sopan. ''


ucap kesal keizha.


''Iya om ini menyebalkan, aku normal dan masih menyukai laki laki, jangan sembarangan kalau berucap karena ucapan itu doa loh, gimana kalau tuhan mengabulkan ucapan om. ''


ucap raisa dan keizha langsung memukul lengan raisa.


''Kamu asal nyablak ajah deh raisa. ''


ucap keizha semakin kesal mendengar ucapan raisa.


''Kalian kenapa jadi debat sih, om kesini mau bicara sama kamu raisa. ''

__ADS_1


ucap rangga dan raisa langsung menatap keizha.


''Oke oke, kalian bicara berdua dan aku akan keluar untuk menyiapkan minuman dulu untuk kalian berdua. ''


ucap keizha yang mengerti dengaan tatapan raisa.


''Om sudah bilang ke kamu untuk mengambil satu unit di apartemen milik om, kenapa kamu malah membeli di tempat lain sih??. ''


''Om aku gak mau membuat keizha jadi gak nyaman nantinya, lagian tempatnya dekat dengan tempat kerja aku juga om. ''


''Kamu juga kenapa main kerja ajah, emangnya uang yang om brikan kurang yah, fasilitas yang om siapkan kurang dan kamu sampai bekerja??, kalau emang kamu mau kerja om bisa kasih sebuah usaha atau pekerjaan untuk kamu kelola. ''


''Om aku mau mandiri dan gak bergantung sama keluarga, aku marah sama papah karena seenaknya menjodohkan aku dengan pria yang belum aku kenal, papah dan mamah fikir aku ini gak laku sampai harus di jodohkan segala. ''


''Mamah dan papah kamu ingin yang terbaik untuk kamu raisa, kamu kan belum bertemu calonnya juga kan, gimana kalau itu membuat kamu senang setelah bertemu calonnya??. ''


''Gak mau om, papah jodohkan aku dengan anak sahabatnya, anaknya om putra loh dan aku tau siapa dia, anak itu gembul item dan jelek pokoknya, raisa gak mau dan menolaknya. ''


ucap raisa dan membuat rangga langsung tertawa.


''Hahahahaaaaa..... kamu belum bertemu anaknya om putra yang sekarang, itu kan masa kecilnya raisa, kamu akan menyesal kalau melihatnya sekarang. ''


''Gak mau pokoknya raisa menolak dan gak mau yah, sana om pergi ajah bikin suasana hati aku tambah down ajah jadinya. ''


''Om kan pengen ketemu keizha, bantu om biar tetap ada disini oke raisa. ''


ucap rangga dan raisa mengangguk.


''Gadis baik kamu, om akan dukung semua keputusan kamu kalau itu memang terbaik dan membuat kamu bahagia, om dukung. ''


''Kok ucapan om sama seperti ucapan keizha, jangan jangan kalian jodoh deh. ''


''Mudah mudahan ajah dan doakan yah biar keizha mau menerima om dan dia akan jadi tante kamu nantinya. ''


''Amit amit deh kalau harus jodoh sama om rangga. ''


ucap keizha menolak saat mendengar ucapan rangga dan membuat rangga tersenyum.


''Yakin gak mau sama saya?? ''


ucap rangga sambil menatap keizha dan keizha mengangguk semangat.


''Udah jangan bahas jodoh jodoh dulu karena aku gak mau ada yang bicara jodoh untuk saat ini. ''


ucap raisa sambil meminum jus yang di sediakan keizha.


Mereka bertiga langsung mengobrol dengan santai, rangga begitu bahagia karena bisa mengobrol dengan keizha dan bisa menatap keizha dari jarak dekat.


Raisa langsung pamit karena akan berbelanja di antar oleh om rangga sedangkan keizha menolak dengan alasan pekerjaan dan raisa mengerti.


Setelah kepergian raisa dan om rangga keizha langsung merapihkan meja kerjanya dan bersiap menuju pulang ke rumah.


''Gimana kalau ayah dan ibu jodohkan aku dengan laki laki pilihannya, aku gak mau bernasib sama dengan raisa yang di jodohkan. ''


gumam keizha sambil berjalan keluar dari ruangannya.


Keizha meminta pegawai kebersihan untuk membersihkan ruangannya yang berantakan bekas makanan dan minuman.


Keizha langsung menuju pulang dan langsung keluar dari restorannya, mata keizha menangkap seorang nenek yang sedang duduk di trotoar di depan restorannya dan keizha langsung menghampirinya namun tak di sangka saat keizha akan mendekat datang sebuah motor melaju sangat kencang dan membuat seseorang yang melihatnya langsung menarik keizha dan membawanya ke tepi jalan dan keizha langsung syok terdiam di dalam dekapan seseorang.


''Keizha kamu baik baik ajah kan?? ''


ucap seseorang melepas pelukannya dan memegang bahu keizha yang terlihat syok.

__ADS_1


Salah satu pegawai keizha datang dan membawa keizha duduk di kursi di dekat pos keamanan restorannya.


''Makasih nino untuk bantuannya, aku bisa selamat dari bahaya barusan. ''


ucap keizha dan nino mengangguk.


Seseorang itu adalah nino, nino yang hendak menyebrang untuk menghampiri keizha langsung menatap ke arah lain dan melihat motor yang akan menabrak keizha dan nino reflek menarik keizha lalu memeluknya erat.


''Iya sama sama keizha, ayo minum dulu biar sedikit menghilangkan syok kamu. ''


ucap nino sambil menyodorkan air minum yang di bawakan pegawai keizha dan keizha langsung menerimanya lalu meminumnya.


Keizha merasa baikan dan meminta pegawainya kembali kedalam restoran dan nino saat ini menemani keizha duduk.


''Mau aku antarkan pulang?? ''


ucap nino memberikan saran dan keizha menggelengkan kepalanya.


''Biar supir yang menjemputku, makasih nino. ''


ucap keizha menolak dengan halus ajakan nino.


''Sudah jangan minta supir yah, biar aku ajah yang antar kan lama kalau menunggu supir datang, sini kunci mobilnya biar pakai mobil kamu ajah saya antarnya. ''


''Nanti kamu pulang antar aku gimana kalau pakai mobil punya aku. ''


''Udah gampang itu maa, ayo aku antar kamu pulang sekarang keburu macet loh. ''


ucap nino dan keizha mengangguk setuju.


Keizha langsung duduk saat nino membukakan pintu mobil dan nino langsung masuk kedalam mobil setelah keizha duduk nyaman.


Keizha langsung menghidupkan rute menuju jalan rumahnya agar nino mengikutinya dan tidak bertanya padanya karena saat ini keizha ingin diam dan sedikit masih syok.


TBC......


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


........................

__ADS_1


__ADS_2