
udah 3 hari ini Dhani tidak menemui bahkan menghubungi Nuna sejak kejadian pesta malam itu.Nuna sudah menghubungi Dhani berkali2 tapi tidak ada jawaban sama sekali,kuliah pun sekarang Nuna nekad bawah motornya sendiri.juga tidak pernah denger motornya Dhani.nuna jadi merasa bersalah sama Dhani karna sudah membohongi dhani.
sore itu Nuna mendatangi rumahnya bunda Yanti.
"assalamualaikum Bun"salam Nuna yang langsung meluk bunda Yanti saat bunda Yanti lagi menyiram bunga di depan.
"Walaikumsalam,,eh Nuna kenapa"
"mas dhani kemana Bun"tanya Nuna sambil menangis.
"masuk dulu yuk,,kita ngomong di dalam"kata bunda.
"emang mas Dhani gak bilang kalo nginep di rumah dinas"kata bunda.
nuna hanya menggeleng kan kepalanya.
"udah 3hari mas Dhani tidak menghubungi Nuna Bun,Nuna yang salah udah bohongi mas Dhani kemarinπππ"ucap Nuna nangis sesenggukan.
"udah jangan Nangin lagi"
"nuna boleh minta alamat rumah dinasnya gak Bun"
"kamu mau kesana"yang di angguki ole nuna
"nuna mau minta maaf ke mas Dhani langsung"
bunda pun memberikan alamat tersebut.
Nina pun langsung pulang dan begegas ke rumah dinasnya dhani naik taksi.tadi Nuna di kasih kunci serepan sama bunda jaga2 barangkali Dhani pulang agak malam dia bisa masuk.
sesampai di rumah dinas rumah Dhani nampak gelap di dalam tidak lampu teras sudah menyala.
"apa mas Dhani belum pulang."guman Nuna.
nuna lansung Masuk ke rumah itu dan di lihatnya rumahnya Nampak bersih dan rapi.nuna pun merebahkan tubuhnya di kamar di atas tempat tidur dhani sampai ketiduran.
jam menunjukkan pukul 9 malam Dhani yang baru pulang di kejutkan dengan pintu yang tak terkunci dan semua lampu menyalah.
"apa bunda ada di sini"batin Dhani
dia masuk kamarnya dia mengernyit kan keningnya,ada sesosok perempuan tidur memunggungi nya."siapa?"batin nya
dia lalu mendekatinya dan betapa terkejutnya dia kalau perempuan it tak lain adalah tunangan nya, Nuna.
"pasti bunda ini"guman nya
lalu Dhani pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah itu dia memesan makanan lewat gojek untuk ia makan dan Nuna barangkali dia belum makan.meskipun dia kecewa sama Nuna dia tidak benar-benar benci sama nuna.dia hanya ingin memberi pelajaran saja sama Nuna.
tapi sayang nya Nuna tak kunjung bangun dan makan nya pun ia taruh di dalam kulkas barangkali malam2 Nuna lapar.
Dhani tidur di sebelah Nuna menatap punggung nuna,dia rindu sama Nuna,rindu segalanya.
nuna berbalik memeluk Dhani dengan mata yang masih tertutup.hingga dia merasakan deruh nafas segar dan bau aroma khas Dhani,Nuna pun langsung membuka matanya,dan melihat mata Dhani yang menatapnya.nuna langsung memeluk Dhani dan bersembunyi di dadanya Dhani.
"aku kangen sama mas,,kenapa mas nggak menghubungi aku sama sekali,aku minta maaf,,aku salah sama mas aku gak akan mengulanginya lagi aku minta maaf"kata nuna yang sudah menangis sesenggukan.
Dhani pun membalas memeluk Nuna dan mengelus kepala nuna.di rasa Nuna sudah berhenti menangis Dhani merenggangkan pelukan nya dan mendongakkan wajah nuna ke arah nya.dengan lembut Dhani menc**m dan mel***t bibir Nuna. beberapa menit dan melepaskan ci**an itu.
"jangan di ulangi lagi,mas gak suka kebohongan,,apalagi kamu pergi dengan berpakaian seperti itu,banyak yang lihatin tubuh kamu,mas gak suka,ngerti"yang di angguki sama Nuna kemudian memeluk Dhani erat.
__ADS_1
"apa kamu sudah makan"
nuna menggelengkan kepalanya
"mau makan,,tadi mas sudah belikan buat kamu"yang di angguki ole nuna.
"ayo bangun."
mereka pun bangun menuju dapur,Nuna menunggu di meja makan dan Dhani menghangatkan lagi makanan yang di pesan nya tadi.
"ayo makan"kata Dhani
"mas gak makan"
"mas udah makan tadi"
"mas pulang jam berapa tadi"
"sembilan"
"mas gak penasaran gitu kenapa aku bisa disini"
"karna kamu kangen sama mas,,"
"mas,,-"
"udah makan dulu nanti di lanjut waktu kita tidur"
"lanjut buat dedek"goda Nuna
"kamu mau"tantang Dhani
yang di angguki ole nuna.dhani hanya berdecak .
perlahan tangan Nuna masuk ke dalam kaos Dhani.meraba perut dan dada Dhani.
"yank"Nuna hanya terkekeh
"katanya mau buat d dedek"
pletak
"aw,,sakit mas"
"makanya tangan nya diem"
"nggak mau"Goda
Nuna sambil menciumi leher dhani
"yank,,"sambil merebahkan tubuh Nuna yang dimana tubuh Dhani kini berada di atas tubuh Nuna dan tangan Nuna di cengkeram sama dhani.hingga Nuna tak bisa bergerak.tapi Nuna terus menggoda Dhani dengan menggigit bibir bawahnya seakan menginginkan sesuatu.
"mukamu jangan gitu donk yank"
"kenapa"dengan suara menggoda
Dhani yang sedari tadi sudah menahan nya kini tidak bisa menahan nya.
Dhani turun dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi,ya untuk apa lagi kalau bukan untuk bersolo karir"π€£π€£π€£π€£ kasihan dia,,
__ADS_1
pagi2 Dhani sudah bangun.
"yank bangun"
"jam berapa,"
"jam s6,,
"mas ada apel pagi,kamu gak kuliah"
"ada,,"
"kamu bawa ganti gak"
"nggak"
"terus gimana,"
"mama kemarin udah aku kasih tau kalo aku nginep disini tak suruh gojek nganter baju kesini,mungkin habis ini datang"
"kamu gak papa kan berangkat kuliah sendiri"
yang hanya di angguki ole nuna.
"nanti aku akan minta di jemput sama rindi."
"mas tadi nggak masak,,cuma buat roti sama selai"
"iya,,,"
"mas berangkat dulu"
cup
cup
dhani mengecup kening dan bibir Nuna sekilas.
"mas berangkat dulu,, assalamualaikum"
"Walaikumsalam"
kini Nuna sudah bersiap siap untuk pergi kuliah,dia menggunakan celana jins berwarna hitam dan kaos putih serta memakai cardingan beserta sepatu sneaker.rambut yang terurai panjang membuat dia tambak tomboi tapi terap cantik.dan pada saat keluat rumah dinas itu eh ada ibu2 dari istri2 para polisi..
"pagi Bu"sapa Nuna kepada ibu2 itu
"pagi mbk,,,mbk nya siapa nya pak Dhani"
"saya calon istrinya"
"cantik"Nuna hanya tersenyum simpul.
"semalam nginep di sini"
"iya,,maaf ya ibu2 saya pergi dulu taksi saya sudah datang,,mari Bu"
"Oia mbk"jawab serempak para ibu2 itu.
"huuu,,,kumpulan ibu2 julid itu kayaknya. guman Nuna.
__ADS_1
πππππππ
tidak bisa buat konflik yang wow,,maaf jika banyak typo,,jangan lupa like nya biar author semangat 45πͺπͺπͺπππ