Pak Polisi I LOVE YOU

Pak Polisi I LOVE YOU
mengunjungi tetangga


__ADS_3

sesampainya di depan kampus


nuna turun dari motornya Dhani dan Dhani hendak melajukan motornya tapi di tahan sama Nuna.


"apa lagi sih"kesal Dhani


"iih biasa aja keles jangan sewot gitu nanti cepet tua"sambil mengambil sesuatu dari tasnya.


"tolong bantu ambilin motor saya ya pak,pleace,,saya nanti ada kelas tambahan soalnya jadi gak bisa,ya pak ya,,"


"motor2 kamu kok,ambil sendiri"dhanipun langsung tancap gas menuju kantornya.


"he polisi sombong"kesal Nuna


"awas ya kamu"


"hey kenapa loe bisa sama polisi itu"kata rindi menepuk pundak Nuna yang dari belakang.


"ya gue nebeng sama dia kan motor gue masih di musium"kata nuna


"Oia,,tapi kenapa loe gak naik ojol aja"


"kelamaan"jawab Nuna sambil berjalan ke kelas.


"terus gimana motor loe,,"


"belum tau,nanti ada kelas tambahan lagi,lihat sikon nanti lah"


kelas sudah selesai pukul 1siang.


"duuh bawah helm tapi gak ada motor,resek tuh emang polisi"kesal Nuna.


"jadi,,"rindi


"nebeng loe hihihi,,anterin donk"


"loe pernah lihat gak gue bawah motor sendiri ke kampus"kata rindi beesedekap di dadanya.


"hehe,,iya ya ogeb banget gue"ucap Nuna yang mengaruk tengkuknya tak gatal itu.


"okelah kalau gitu gue ambil sendiri"


"gue duluan ya"ojol gue dah datang"


"oke hati-hati"


akhirnya Nuna pun berangkat ke kantor polisi untuk mengambil motor matic nya itu.


"selamat siang pak"


"siang"


"saya mau ambil motor saya yang kena tilang kemarin"


"oh iya,,mari ikut saya"


setelah mengambil dan mengurus segalanya Nuna bisa bawah motornya pulang.


"lain kali jangan lupa bawah semua surat-suratnya dan jangan lupa bawah helm nya juga."


"siap pak terimakasih,, permisi"


yang hanya di angguki polisi itu.


waktu hendak keluar dari halaman polsek lagi2 Nuna bertabrakan dengan motor seseorang dan akhirnya Nuna beserta motornya roboh.


brakk


"aww,,,kalau bawah motor itu jangan ngebut donk,,,"sambil ingin berdiri dari jatuhnya tadi,tapi ternyata kaki nya terjepit motornya.


seorang polisi membantu mengangkat tubuhnya dan di gendong ke dalam kantor polisi.


"eh apa2an ini"


"Anda lagi,,sial banget sih hidup gue kalau ketemu dengan anda"


rekan polisi lain nya hanya bisa menahan tawa saat seorang gadis berani mengomeli atasanya yaitu Dhani.


Dani mendudukan Nuna di kursi dan di lihatnya kaki Nuna tampak bengkak.


"aww,,pekik Nuna ketika tangan Dhani menyentuh pergelangan kakinya.dan menampar tangan dhani.itu membuat Nuna menangis karna kesakitan.


"udah tau sakit di pegang,,hiks hiks"


"kita kerumah sakit aja"

__ADS_1


"pak Rendi saya ke rumah sakit dulu,takut kakinya patah"


"siap pak"


Dhani pun langsung mengendong Nuna dan tangan Nuna langsung mengalungkan tangannya ke leher Dhani dan menelusup ke dada Dani sambil nangis sesegukan karna tak tahan dengan sakit di kakinya.


"nyaman"batin Nuna.


sesampai di rumah sakit.


nuna sudah di tangani dengan dokter


"kaki nona hanya keseleo tapi sudah saya kasih salep dan untuk sementara ini nona istirahat dulu untuk beberapa hari sampai sembuh"kata dokter yang hanya di angguki ole Dhani.


"berapa hari dok"Nuna


"mungkin kurang lebih 1minggu"


"satu Minggu"sambil melotot ke arah Dhani.


"lihat nih akibat ula anda"


"maaf"kata Dhani dengan datar membuat Nuna menatap males.


"ini resepnya tolong di tebus dan harus di minum dengan teratur.kata dokter


"makasih dok"ucap Dhani dan Nuna.


"saya akan antar anda pulang"


"ya harus itu"ketus Nuna.


sesampai di rumah Nuna.


"assalamualaikum"salam Dhani.


ceklek


"Walaikumsalam,,Nuna"pekik mama Sonia karna kaget melihat Nuna di gendong Dhani dengan kaki di perban.


"dimana kamarnya Nuna Tan,Dhani udah capek gendong karna dia berat banget"


nuna langsung memukul dada Dhani dengan kesalnya.


"enak aja gue gak seberat itu kali"kata nuna dg kesal.


Dhani langsung menaruh Nuna dan menyandarkan di kepala tempat tidur.


"ini kenapa nun"


"tanya aja sama polisi depan mama nih"sambil memalingkan wajahnya.


"maaf Tan tadi tidak sengaja motor kami saling tabrakan di depan Polsek,tapi sudah saya bawah ke RS dan ini obatnya,Nuna harus istirahat sampai sembuh"


"Oia,,makasih ya Dhan"


"sama2 Tan,kalau begitu saya permisi dulu"


"baiklah hati hati"


"assalamualaikum"


"Walaikumsalam"


selesai mengantar Dhani,mana Sonia ke kamar Nuna mengantar makan.


"kelihatan nya tadi waktu di gendong tampak nyaman"ledek mama Sonia.


"ih mama apaan sih"Nuna tampak merona.


"ya sudah kamu makan dulu terus minum obatnya biar cepet sembuh"


~malam nya~


"Dhan,,"panggil bunda Yanti


"iya Bun"


"katanya tadi kamu nabrak Nuna sampai kakinya patah"


"tidak sengaja Bun,dan ya,,kakinya hanya keseleo bukan patah"


"nih ada buah,bawah ke rumah Nuna"


"ih ngapain sih Bun"

__ADS_1


"ya jenguk dia lah kan gara2 kamu dia tidak bisa jalan"


"Dhani kan udah tanggung jawab Bun dengan membawa dia ke RS."


"iya itu memang tugasmu,,cepet bawah ini ke rumah Nuna".


"harus ya Bun"


"harus sekarang"


"ini udah malam Lo Bun"


"belum ini masih jam 7 malam,,cepet"


akhirnya mau gak mau Dhani kerumah Nuna.


"assalamualaikum"


"Walaikumsalam"jawab papa sama Mama sonia dan ada Sonia juga di ruang tv.


"eh nak Dani masuk Nuna ada di ruang tengah"


yang hanya di angguki ole Dani.


"nuna ada Dhani"


"iih ngapain sih kesini"dengan mata malas melihat Dhani.


"nuna gak boleh ngmong kek gitu,"


"kalo bukan karna di paksa bunda gue gak bakal kesini"batin Dhani.


"ini ada buah dari bunda"sambil menaruh buah di meja depan Nuna.


"ekhem,,pa"


"kita tinggal dulu ya kalian berdua,silakan ngobrol2"kata mama Sonia


mama Sonia dan papa Reno pun keluar duduk di teras.


sedangkan dua orang yang di ruang tamu hanya diam2an.


hening


tanpa sadar Nuna memandang Dhani dan,,


"udah puas memandangi,,gue tau kalau gue tampan"kata Dhani dengan datar


"hi GR"


"ya udah gue balik dulu"pamit Dhani dan berdiri dari duduknya"


"eh tunggu"


"apa"


"gue pengen nasgor yang ada di ujung komplek sana,, beliin"kata nuna sambil menunduk memainkan jarinya.


"loe belum makan"


"belum"masih dengan menunduk


"emang Tante gak kasih kamu makan"


"tapi aku pengen makan nasgor yang ada di pojok komplek sana"rengek Nuna


"ya udah pulang sana,gak usah balik2 kesini lagi"kata nuna sambil bersedekap dan memalingkan wajahnya.


"kenapa gua manja gini ya sama polisi itu"


"ah mungkin hanya perasaan ku saja,dan ini adalah balas dendam ku,hahahahaha,,salah sendiri nabrak aku sampai tidak bisa jalan gini,jadi tidak bisa kemana-mana"batin nuna


Dhani pun keluar dan di teras bertemu dengan mama dan papanya Nuna.


"Tante,,"panggil Dhani


"lho kok buru2 pulang"


"bentar Tan mau beli nasgor pesenan anak Tante yang manja"ucap Dhani tanpa takut sama sekali dan itu memang kenyataan nya dan orang tua Nuna juga gak akan marah.


"oh,,maaf ya ngerepotin"


"tidak apa-apa Tante,,kalo gitu saya pamit sebentar"yang hanya di angguki oleh kedua orang tua Nuna.


"kenapa gue nurut gini ya sama gadis bar2 itu"

__ADS_1


"ah tidak ini hanya rasa tanggung jawab ku karna sudah buat dia gak bisa jalan"batin Dhani.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2