
"assalamualaikum"
"Walaikumsalam,,lho motor kamu mana nun kok naik ojol" tanya mama Sonia.
"kena tilang"sambil cemberut. dan Salim sama mamanya.
"kok bisa"
"iya Nuna lupa gak bawah helm dan surat-surat motornya"
"terus,,"
"terus,,ya motornya di bawah lah sama tu polisi"
"dan parahnya lagi Nuna gak bawah dompet dan gak bawah uang,tadi bawah uang cukup buat beli makan Nuna Sam rindi doank,dan paranua lagi tu ma,rindi juga gak bawah uang coba ma,,patahkan,,"kata Nina sambil mendudukan dirinya di ruang tamu.
"terus kamu pulang naik ojol itu uang darimana"
"noh minta polisi depan rumah"sambil menunjuk rumah yang ada di depan rumahnya.
"yang nilang nak Dhani anaknya Tante Amira"
"siapa lagi di komplek kita yang anaknya berprofesi sebagai polisi"
"ih malu-maluin aja kamu itu"
"biarin,salah sendiri motor di ambil trs minta antar pulang gak di antar, pakai pura2 gak kenal segala"sambil menyebik an mulutnya.
"ya iyalah emang kamu siapanya dia minta di antar pulang itu"
"kan kita bertetanggaan,apa salahnya coba"
mama Sonia hanya geleng2 kepalanya.
"kamu masih sering insomnia"
tanya mama yang di angguki oleh Nuna.
"minta kawin berarti kamu,biar tidurnya nyenyak"ledek mama.
"kawin,,emang Nuna sapi,,nikah dulu mama,,"
"ya itu maksudnya"
"Ama siapa mama,,"
"itu polisi depan rumah"ucap mama Sonia dengan senyum meledek.
"iiiiihhh orang kayak es batu gitu,,"
"eh nanti bisa jatuh cinta lho"ledek mama
"lihat aja nanti(sambil berdiri)Nuna mau mandi dulu capek mau istirahat"
"ya sudah"
"masa iya si es batu jadi suami gue,janganlah bisa2 membeku gue"guman Nuna sambil berjalan menuju kamarnya.
waktu menunjukkan pukul 7 malam,Nuna sekarang berada di dalam kamarnya mengerjakan tugas dari pak Budi tadi.terdengar motor sport yang berhenti di depan rumahnya,Nuna penasaran siapa yang datang di intipnya lewat jendela kamar nya.
"ow sih es batu"kata nuna,dan tak di sangka2 saat si Dhani menutup lagi pakar rumahnya dia sempat menoleh ke kamar Nina,Nina pun jadi panik dan menutup gorden jendelanya
"kenapa dia harus melihat kesini sih,,jadi ketahuan Dhe,,bisa-bisa dia GR nanti.
tok tok tok
__ADS_1
"nun,makan malam nya sudah siap ayo makan dulu,,"mama Sonia.
"iya ma"
di kediaman dhani
"assalamualaikum"Dhani
"Walaikumsalam"jawab wanita paruh baya yang berhijab,bunda yanti.ya bunda Yanti bundanya Daniar.
"kamu mandi dulu gih terus makan malam"kata bunda Yanti
"iya Bun,,ayah sudah pulang"
"sudah barusan masih mandi"
"ow,,ya sudah Dhani ke atas dulu bersih2."
setelah 20menit kemudian Dani langsung turun ke meja makan yang di tunggu bunda dan ayahnya.
"selamat malam yah"kata Dhani yang duduk di sebelah ayahnya.
"malam"
"tumben pulangnya malam"
"iya yah tadi siang lagi ngrazia lantas,,dan banyak juga yang kena dan motornya juga bnyak juga yang ke bawah ke kantor karna banyak yang gak bawah surat2 lengkap"
"ya sudah makan dulu nanti di lanjut ceritanya"kata bunda.
mereka pun makan malam tanpa ada yang bersuara.
sekarang mereka sedang bersantai di ruang tengah sambil menonton televisi.
"bahas itu lagi itu lagi,,pacar aja belum punya kok mau nikah"ucap Dhani.
"ya makanya cepet cari pacar,,dan jangan dingin2 ke cewek,ceweknya pada kabur karna takut sama kamu"kata bunda.
"emang cari pacar dimana,,di pasar loak"kata Dani.
"gak usah ke pasar loak,,di depan rumah kita juga ada anaknya Tante sonia."kata bunda Yanti sama ayah Doni terkekeh.
"kenapa harus dia,emang gak ada yang lain apa"
"ya ada kalo kamu mau nyari sendiri,tapi kenapa harus susah-susah nyari kalo di depan sudah ada,bukan begitu yah"kata bunda Yanti yang mengedipkan salah satu matanya ke ayah Doni.
"betul"
"ah mending Dhani ke atas aja"sambil berdiri dan melangkah menuju kamarnya.
"jangan lama2 mikirnya"
Dhani tak menghiraukan ledekan bundanya.
esoknya Nuna yang niat berangkat kuliah melihat sang polisi yang hendak mengeluarkan motornya.
"oh kebetulan sekali"guman Nuna dan berjalan menghampiri dhani
"selamat pagi pak"tapi Dhani hanya diam saja melihat Nuna yang menghampirinya.
"eh pak kalo ada yang menyapa itu di jawab jangan diem2 Bae"ketus Nuna.
"ada apa"di jawabnya dengan datar.
nuna membuka dompet dan mengambil 2 lembar uang 100rban.
__ADS_1
"ni saya kembalikan uang anda yang kemarin"
"tidak perlu,anggap saja itu sedekah saya buat anda"dengan datarnya.
"what,,anda pikir saya pengemis"
"ya buktinya kemarin anda ngerayu2 saya dengan minta di anterin,"
"ya karna motor saya anda ambil bapak"
"itu kesalahan anda sendiri kenapa tidak bawah surat2 lengkapnya"
"sekarang kan saya sudah bawah surat2 nya,tolong bapak yang mewakilkan ya,,soalnya saya buru2 ada kelas,ya pak ya,,"rayu Nuna dengan puppy eyes nya..
Dhani hanya berdecak.
"ni surat2 nya dan ya,,saya nebeng sama bapak boleh ya,,"sama menyodorkan surat2 nya tapi Dhani tak mengambilnya.
"nggak,,saya juga buru2"
"ayolah pak saya juga buru2"
"ada apa sih ini kok dari tadi ribut melulu gak selesai2"kata bunda Yanti yang keluar dari dalam rumah.
"eh Tante Yanti,,ini saya mau nebeng sama pak Dhani gak di bolehin,padahal motor saya di bawah sama pak Dhani ke kantornya kemarin,"Dhani pun melotot ke arah Nuna dan yang di pelototi hanya senyum2.
"Dhani buru2 Bun,"
"kantor kamu sama Nuna kan searah ajak bareng aja kali Dhan"bunda Yanti
"nggak,,Dhani berangkat dulu(sambil Salim ke bundanya) assalamualaikum"
"Walaikumsalam,,eh Nuna gimana"
"nggak peduli"
"nggak nggak nggak,,ikut pokoknya"sambil narik tangan kiri Dhani,,tanggung jawab donk"
"naik gojek kan bisa"kesal Dhani
"nggak mau lama"
bunda Yanti hanya geleng2 kepalanya.
"ayolah Dhan daripada kamu telat."
"betul"Nuna langsung nyium punggung tangan bunda Yanti dan langsung naik ke motor Dhani tanpa permisi.
mama Sonia pun keluar karna denger keributan di depan rumah.
"nun,,kamu ngapain sih dari tadi kok belum berangkat"
"ini mau bearangkat ma,,Nuna berangkat dulu,, assalamualaikum"
"Walaikumsalam"jawab mama dan bunda.
mama Sonia pun menghampiri bunda Yanti
"Yan maaf ya atas kelakuan Nuna yang gak sopan itu terhadap nak Dhani,padahal baru kenal"
"duuh gak apa2 son ,biarkan saja, itu akibatnya kalo sih Dhani bersikap dingin terhadap perempuan,sampai2 sekarang dia belum dapat pasangan dan semoga saja kita bisa jadi besan,,"sambil terkekeh
"bisa aja kamu itu yan"kata mama sonia yang ikut terkekeh.
mama Sonia dan bunda Yanti adalah temen sekolah waktu SMA.terpisah waktu kuliah dan di pertemukan lagi beberapa bulan kemarin waktu pindahan di komplek yang sama dengan mama sonia.dan anak nya yang bernama dhaniar itu baru beberapa hari ini pindah kesini,karna baru di pindah tugaskan ke kota ini.
__ADS_1