
"juna mana Bun,,"tanya Nuna saat saat berjalan
ke depan tv.
"main ke rumah depan"
"apa Nuna sama mas Dhani terlalu memanjakan Juna ya Bun,perasaan Al GK gitu Dhe Bun,,"
"anak seusia mereka memang masa2nya anak ingin mengetahui segala sesuatunya,ini ujian kalian,kalian harus lebih sabar dan jangan di kerasi"Nuna hanya mengangguk.
dan ya,Nuna sekarang kerja di restauran papanya,bergantian jaganya,jika Dhaniar sif pagi Nuna yang jaga pagi,jika Dhani sif malam Nuna juga jaga malam.
dirumah Oma Sonia.
"dek loe bilang ke papi ya kalo kakak balapan di jalanxx"tuduh Juna ke Al yang duduk di samping Al sedang main PS.
"enak aja main tuduh,gak boleh tau"kata Al tanpa menoleh ke arah kakaknya.
"kok papi bisa tau,padahal kan kemarin papi jaga pagi kok bisa sampai malam"
"ya mana Al tau,makanya jangan suka bohong sama orang tua kualat kan tuh"
"siapa yang kualat,,"tiba2 Oma Sonia datang menghampiri cucunya.
"tumben kesini"tanya Oma
"emang gak gak boleh"
"ya boleh,biasanya sangat susah kalo disuruh kesini banyak aja alesan nya"
"kena hukuman dari mami papi itu Oma"ledek Al dengan tertawa.
"diem loe"
"kakak gak boleh gitu ah sama adeknya,,
"kena hukuman apa"
"nggak ada Oma"
"ya sudah kalo gak mau cerita"
esoknya di meja makan
"Pi motor Juna gimana"
"gimana apanya,,"
"papi memang gak sayang sama Juna"gerutu Juna sambil berlalu berangkat sekolah tanpa pamit
"anak itu"guman Dhani.
"sabar"sambil mengusap punggung Dhani.
"assalamualaikum"salam Al
"Walaikumsalam"jawab mereka yang ada di meja makan.
"eh kak nebeng"
"nebeng sana sama papi"kata Juna yang kesal dan berlalu saat berpapasan dengan al
"kamu udah sarapan Al"Nuna
"udah mi,,
"mi"sambil menadahkan tangan nya di depan Nuna dan Nuna pun mengulurkan tangan nya,dikiranya Al minta Salim ke maminya.
__ADS_1
"mi,,uang saku"kesal al
"ow,,kirain mau Salim"Nuna pun mengeluarkan uang 50rb yang ada di saku celananya.
"nih,,"
"pelit amat mi,,"
"100rb ato 200rb gitu"
"banyak amat"
"mii,,,1minggu kemarin Al naik gojek Lo,gak ada tambahan uang saku dari mami ato papi"
"belum di kasih sama mami apa"
"belooooommm"
"ish,,kamu tuh"
"habisnya mami sih"
"Pi,,gak ada cita2 ingin membelikan Al motor kayak kakak "
"belum waktunya"
"ya udah minta sama Oma sajalah"
"awas saja"kata Dhani
"anterin Pi"
dhanipun mengantar al ke sekolah dan menghampiri Juna yang bejalan di pinggir jalan.
Titi tit suara klakson mobil Dani.
disekolah
"bang gimana motor loe udah kembali"Romi
"belum"
"ke kantin yuk bang Rudi sama Gian udah disana"Romi dan Juna ke kantin.
di kantin Juna Romi duduk di pojok dan sudah ada Rudi dan gian,dan mata juna fokus ke arah pintu masuk ke kantin ada Ara dan Vika yang baru masuk.
"eh Ra ada Juna Sama teman2nya,kita gabung kesitu yuk"Vika
"gak ah vik malu"
"kenapa harus malu"
"aku gak terllu akrab dengan mereka"
"baiklah kita di situ saja"mereka menduduki kursi yang kosong di depan Juna cs.
"mau pesen apa Ra"
"bakso sama teh anget"
"Bu emi bakso satu sama mie ayam 1,es teh sama teh hangat satu2"vika
"iya mbk"Bu emi
"eh Ra"
"apa"jawab Ara yang fokus dengan hp nya.
__ADS_1
"loe tau gak kalo Juna sering banget curi2 pandang ke loe"
"terus,,"
"kayaknya dia suka Dhe sama loe"
"ya itu hak dia"
"apa kamu gak ada rasa suka ke dia"
"suka"jawan Ara santai dengan masih fokus ke HP nya.
"Hah,,serius,,"
"iya se bagai teman,dia kelihatannya baik"
"cieee,,,kok loe tau,loe merhatiin dia terus ya"ledek Vika.
"Ndak"jawab Ara biasa saja
tak lama kemudian pesanan mereka datang
Juna terus saja memandangi Ara yang sedang makan .
"eh loe lihatin siapa sih dari tadi tidak teralihkan pandangan loe"rudi
"eh gak ada"
"suka salah satu cewek di depan itu"Gian
"kak Vika"Romi
"ngaco loe,,mana mungkin Juna suka sama cewek bar2 kayak Vika"rudi
"pasti Ara"Gian
"apaan sih"
"iya juga gak apa keles"kata Gian
"dia cuek banget tanpa ekspresi"kata Juna
"itu adalah sebuah tantangan buat loe bisa menaklukkan cewek seperti dia"Rudi memberi semangat.
"betul itu"Gian
"hah,,"Juna menghembuskan nafasnya panjang.
"gue ke kelas duluan"Juna yang nampak lesu
"loe kenapa sih gak semangat banget"Gian
"gak apa-apa"dan berlalu melewati bangku Vika dan Ara,Juna sempat melirik Ara sebentar saat berjalan menuju kelasnya.
"Juna kenapa Rom"Gian
"motor kesayangan nya belum bisa keluar kandang"
"kan ada papinya"
"iya tapi papinya nyuruh Juna ngambil sendiri,tapi gak mau"
"mereka berdua ber oh ria setelah tau Juna kenapa..
ππππππππππ
maafkan author yang jarang updateπππ
__ADS_1
jangan lupa likenya