Pak Polisi I LOVE YOU

Pak Polisi I LOVE YOU
mual


__ADS_3

tok tok tok


"assalamualaikum,,


"ma,,,"


ceklek


"Walaikumsalam"


"kamu kenapa,,,"Nuna hanya menggeleng kan kepalanya.


"ya udah ayo masuk"kata mama


"nuna mau tidur disini"


"Dhani mana"


"gak tau"masih dengan malasnya.


"ya udah kamu istirahat"


"tapi Nuna laper ma"


"kamu belum makan"


"belum"


"ya sudah mama hangatin dulu makanan nya"


"tapi Nuna pengen makan martabak telor pak kumis sama es tuk tuk tea"


"kamu ngidam"kata mama Sonia


"ngidam"ulang Nuna.


"iya,,kayak orang ngidam tau"


"tapi Nuna pengen itu tadi mama"


"suruh Dhani aja yang beli,papa udah tidur,,


"mana ada tuk tuk tea malam2 pasti udah tutup"


"ya udah Nuna nyuruh gojek aja"


"mana ada gojek jam segini"


"ada siapa bilang"


"kasihan gojeknya kalo harus nyari muter-muter,udah malam"


"itu kan resiko mereka ma"


"suruh Dhani aja"


"ya sudah gak jadi makan"Nuna pun ngambek naik ke kamarnya sendiri.


mama pun telepon ke Dhani.


Tut


Tut


"assalamualaikum ma"


"Walaikumsalam


"Dhan,,istri kamu itu ngidam Dhe kayaknya,,dia pengen makan martabak telor pak kumis sama tuk tuk tea,kamu beliin gih daripada dia berangkat sendiri.papa udah tidur soalnya"


"ngidam,maksud mama"


"kemungkinan besar Nuna hamil,udah belikan,,anaknya ngambek niih sekarang"Dhani membuka gorden jendelanya di lihat lampu kamar Nuna yang menyala.


"baik ma"


"ya sudah assalamualaikum"


"Walaikumsalam"

__ADS_1


"apa bener Nuna hamil"guman Dhani yang tadinya kesal kini jadi senyum bahagia.


1,5jam kemudian Dhani sudah pulang dari membeli apa yang di inginkan Nuna.


tok tok tok


ceklek


"assalamualaikum ma"


"Walaikumsalam"


"nuna"


"dia di kamar"


Dhani membawa pesenan Nuna tadi ke kamar Nuna.


ceklek


ternyata Nuna sudah tidur,tapi dia memang belum makan jadi Dhani membangun kan Nuna.dan duduk di samping nuna yang terlelap.


"yank,,"kata Dhani menggoyangkan badan Nuna pelan.


"yank bangun makan dulu gih,nih pesenan kamu udah ada"kata Dhani.


nuna pun membuka matanya.


"kenapa kamu yang beli"


"kamu gak mau aku beliin"masih datar yang membuat


nuna memutar mata nya malas.


"nih martabak nya kamu makan gih,dari tadi kamu belum makan"


"iya gara2 kamu"sambil menyahut makanan di tangan Dhani.


nuna memakan nya dengan lahap.


"pelan2 makannya"


"laper tau,,"Dhani tersenyum.


"makan dulu nanti aja ngomongnya"


"maaf,,kalo mas sudah bentak2 kamu"sambil merebahkan kepalanya di paha Nuna dan menghadap perut Nuna.


Dhani mengelus2 perut Nuna yang datar dan menciumnya.


"kenapa nih orang"batin Nuna


nuna selesai makan martabaknya dan meminum minuman nya.


"hmm segar"kata nuna.


"yank,,"


"hmm,,"


"maaf"


"minggir aku mau tidur"Dhani mengangkat kepalanya dan duduk.nuna pun juga tidur memunggungi Nuna.


Dhani ikut tidur memeluk Nuna dari belakang.


"yank,,besok kita ke dokter ya"


"ngapain"


"mau memeriksa ini"sambil mengelus perut Nuna yang masih rata.


"emang kenapa di periksa,perutku gak sakit kok"


"kemungkinan besar disini ada dedeknya"


nuna sempet diam dan berfikir untuk bulan ini dia memang telat 10hari tidak datang bulan.


"yank"

__ADS_1


"apa sih mas,berisik tau"kata nuna kesal


"kamu balas dendam nih sama mas"


"mas aku pengen tidur aku ngantuk,jangan berisik,kalo pengen berisik sana tidur di rumah bunda."ketus Nuna


"baiklah mas akan diam"kata Dhani makin mempererat pelukan nya.


pagi harinya..


Hoek Hoek hoek


Dhani bangun dan buru2 lari ke kamar mandi dia mual dan muntah.nuna yang mendengar Dhani muntah pun langsung ikut berlari menyusul ke kamar mandi.


"kamu kenapa mas"sambil memijit tengkuk leher Dhani.


"gak tau,,"setelah muntah Dhani kelihatan pucet dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur.nuna menempelkan punggung tangan nya di kening Dhani tapi gak panas.


"kamu gak demam mas,,kamu masuk angin"


Dhani hanya menggeleng kan kepalanya pelan.


"aku buatin teh hangat dulu"


yang hanya di angguki ole Dhani.


nuna pun turun ke bawah menuju dapur.


dan membuay teh.


"teh buat siapa nun"kata mama


"buat mas Dhani ma,,tadi dia muntah2 bangun tidur"


"wah betul kalo gitu"


"apanya yang betul"


"kamu pasti lagi hamil dan suamimu yang ngidam"


"masuk angin kali ma"


"coba kamu periksakan nanti"


"iya,,Nuna ke atas dulu"


mama mengangguk


"mas,,nih tehnya minum"Dhani bangun dari tidurnya dan meminum teh itu.


"masih mual"


"pusing"


"ya udah kamu istirahat aja,nanti aku panggilkan dokter kesini"


"gak usah,mas gak demam kok,peluk mas aja"


"mereka pun tiduran sambil berpelukan"


"yank"


"apa"


"aku minta maaf atas sikapku kemarin"


"udah aku maafin"


"tapi jangan di ulangi lagi seperti itu,jangan bohongi aku lagi,jangan mau di peluk2 sama dia kalau ketemu,mas gak suka,kamu hanya milik mas jangan ada yang lain"sambil mengelus pipi Nuna.


"sayangku,,,cintaku itu hanya buat kamu,tidak ada laki laki lain di hati aku selain kamu"


kata nuna gemes memegang dagu Dhani.


dhani pun langsung melahap bi**r nuna dan melum**tanya dengan lembut,dan kini mereka sudah tidak memakai apa2 menikmati pagi yang dingin tapi bagi mereka pagi yang sangat panas setelah pertengkaran kemarin karna salah paham,,"


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


mau yang + + gak nih adegan nya,,

__ADS_1


tapi takut yang baca ada anak di bawah umur,takut tambah dosa saya nya😂


jangan lupa like nya🙏🙏🙏


__ADS_2