
20menit kemudian Dhani datang dengan membawa bungkusan nasgor yang di pesen ole Nuna tadi.
"kok cepet dan"
"iya Tan tidak terlalu banyak yang antri,,saya masuk dulu Tan"yang hanya di anggui ole mama Sonia.
"nih nasgor Lo"kata Dhani dengan naruh di meja depan Nuna.
nuna yang kaget karna Dhani beneran membelikan ia nasgor.
"kenapa dia nurut aja ya"batin nuna.
"tolong ambilkan piring sama sendok donk di dapur"Dhani hanya berdecak kesal.
"nih gue mau pulang"
"temenin"rengek Nuna.
"udah malam"
"rumah kamu lho di depan rumah aku hanya 6 meter dari depan rumah aku ke rumah kamu"
"ayo duduk sini"sambil menarik tangan Dhani supaya mau duduk di sampingnya.enath kenapa Dhani nurut aja.
nuna membuka bungkusan nasgor tadi dan memakan nya dan tanpa basa basi Nuna menyuapi Dhani.
"aaaaaaak,,"
"apaan sih gak mau"tolak Dhani kesal.
"ya udah kamu pulang aja kalo gitu"sambil meletakkan nasgor tersebut di meja depan nya.
"kamu tuh mau balas dendam sama aku"tanya Dhani yang membuat Nuna panik.tanpa Dhani sadari juga sudah panggil aku kamu,,ciieeeπ€
"Ng,,nggak,ngapain juga balas dendam"jawab Nuna Gugup.
Dhani langsung mengambil nasgor yang ada di meja tadi dan dia menyuapi Nuna.
"ayo buka mulut kamu"
"gak mau"
"buka gak"sambil mencengkram dagu Nuna
"lepasin sakit"pekik Nuna dan memukul tangan Dhani.tanpa abah2 Dhani menc*um bibir Nuna sekejab.
cup
itu membuat Nuna diam dan mulutnya menganga karna perbuatan Dhani yang SE enak jidadnya main nyosor aja.
"makan"ucap Dhani dingin dengan menyuapi nasgor ke mulut Nuna yang masih menganga.
plakk
"ih apa2 an sih main nyosor aja"kata nuna yang memukul lengan Dhani.
"makanya kalau udah di beliin itu di makan,buang2 waktu ku aja"kesal Dhani
"mana"di ambil piring yang ada di tangan Dhani,dengan cemberut Nuna memakan nya sampai habis.
~di luar mama dan papanya Nuna~
"pa gimana dengan Dhani"kata mama Sonia.
"gimana apanya"
"menurut papa Dhani itu gimana,cocok gak di jadiin mantu kita"sambungnya.mama Sonia
"tidak apa-apa sih,dia sopan,mapan,tapi,,apakah anak kita suka sama dia,jangan memaksanya tidak baik"kata papa Reno.
"ya kita biarkan dulu hubungan mereka mengalir dengan sendirinya,kalau mereka memang saling suka ya kita tinggal dukung aja,mbk Yanti juga berharap kita jadi besan nya"kata mama sonia dengan terkekeh.
beralih ke nuna
"udah habis kan,aku pulang dulu,jangan lupa obatnya habis kan,biar tidak nyusain aku lagi"
tapi Nuna hanya diam dan memalingkan wajahnya.
dhanipun keluar dan pulang
"Tan om,Dhani pulang dulu"sambil Salim ke papa dan mama Nuna.
"ngapain buru2"ucap mama Sonia.
"udah malam Tan"
"oh ya sudah maksih ya udah mau jenguk Nuna"
"sama2 Tan,, Assalamualaikum"
"Walaikumsalam"jawab mama papa Nuna.
"apa yang terjadi nun kok cemberut gitu,apa di tinggal pulang Dhani kamu jadi cemberut gitu"
"ih ngapain juga coba"
"biasa aja kali mulutnya gak usah di monyong 2in"ledek mam Sonia.
"ini udah biasa mama"
"itu luar biasa sayang,kamu suka sama dia"
"ya gak mungkin lah ma,aku baru aja bertemu dengan nya.1bulan juga belum"
"cinta kan tidak mengenal waktu,"
__ADS_1
"terserah mama ajalah,Nuna mau ke kamar"
"bentar mama panggilin papa"
di kamar Nuna.
dia senyum2 mengingat dimana Dhani mencium bibirnya tadi.ini adalah ciuman pertama dia.
"ah aku mikir apa sih"geleng2 kepala.
di rumah Dhani
"gimana Dhan"tanya bunda Yanti
"gimana apanya"
"calon menantu bunda"sambil senyum2
"hah,,calon mantu bunda yang mana"
"itu sih Nuna."
"CK,,Dhani gak suka dia Bun,"
"nanti juga sayang "
"terserah bunda lah"sambil berdiri menuju kamarnya.
"eh mau kemana bunda blm selesai ngomong"
"ngantuk Bun"
"belum jam 10,,ih dasar nih anak"
"manis juga"guman Dhani serta senyum saat dia iNgin merebahkan tubuhnya.
~paginya~
Ting bunyi pesan
rindiβοΈ:loe dimana
nunaβοΈ:di rumah
rindiβοΈ:loe gak ngampus
nunaβοΈ:gue habis kecelakaan gak bisa jalan,tapi gue udah izin kok ke Bu Yeni.
rindiβοΈ;kok bisa,,
nunaβοΈ: ya buktinya bisa,,
rindiβοΈ:oke pulang kuliah gue kesitu..
nunaβοΈ;gue tunggu,,jangan lupa belikan ole2π€
πππ
"Bun,,yah berangkat dulu,, assalamualaikum"pamit Dhani sambil Salim ke ke dua orang tuan nya.
"Walaikumsalam"
"e e bentar-bentar"
"apa lagi Bun"
"sebelum berangkat kasih ini ke Nina ya"
"Bun,,Dhani telat nih"
"bentar aja"
Dhani hanya berdecak.dan ayah hanya geleng2 kepalanya melihat tingkah laku istrinya.
πππ
"assalamualaikum"
"Walaikumsalam salam,,eh Dhani masuk"
"Dhani buru2 tan ini ada bubur ayam dari bunda untuk Nuna"
"oh iya makasih Dhan"
"sama-sama Tan Dhani pamit dulu Tan, Assalamualaikum"sambil Salim ke mama Sonia
"Walaikumsalam"
πππ
siangnya rindi datang ke rumah Nuna.
"gimana ceritanya sih loe bisa kayak gini"rindi
"ini nih gara-gara polisi si alan itu"Nuna pun menceritakan kejadian yang menimpah Nuna.
"gue kesel banget Dhe,akhirnya kemarin gue kerjain suruh beliin gue nasgor di pojokan komplek Sono,,hahaha"
"terus,,"
"gue pikir dia gak mau trs pulang,eh ternyata di beliin juga"ucap Nuna terkekeh
"loe suka ya sama sih polisi itu"goda rindi
"apa an sih loe"seketika wajah Nuna merona
__ADS_1
"tuh kaann merona pipinya,iya juga gak apa-apa gue dukung loe,,bisa gak mecahin hati es batu seperti tu polisi Dhani"tantang rindi.
"gak usah malu-malu,,karna loe tu biasanya malu2inπ€£π€£"sambung rindi
"hii apaan sih loe"dengan muka cemberut.
ππππ
1minggu berlalu
nuna yang hendak berangkat kuliah dan Dhani yang juga berangkat ke kantornya,sempat melirik sebentar ke arah Nuna,dan Nuna duluan.setelah itu Dhani.
niat hati Dhani ingin menyalib motor Nuna tapi..
**brumm
brumm
"aaaahhkk**,,,,"teriak Nuna karna kaget
braakkk
"astagfirullah,,, siapa sih yang ngagetin,,biasa aja kali bawah motornya"muka Nuna cemberut.
Dhani yang tau Nuna oleng kaget karna ulahnya berhenti dan menolong Nuna itu.dhani mengangkat motor Nuna supaya nuna bisa berdiri.
dan di lihatnya ada tangan seseorang yang mengulurkan tangannya.dan,,
"pasti kamu kan tadi,,"
"maaf"kata Dhani
"demen banget ya kamu tu cari gara2 sama aku,kalau suka itu bilang langsung jangan kayak gini"
deg
"ngomong apa sih gue ini,,ih mulut"batin Nuna
"tuh kaca spion motor aku pecah,,iiihh kamu tu ya"geram Nuna sambil menghentak hentakan kalinya.
Dhani hanya diam saja dengan muka datarnya.
melihat Nuna ngomel.
"udah ngomel2 nya"kata Dhani
"apaan sih"
"aku antar ke kampus"
",tapi ini motornya gimana"
"titipin di samping pos ini nanti pulang kuliah ambil"kata Dhani
"pak sirikiti titip motornya Nuna,nanti siang tak ambil"
"siap mbk"
nuna pun berangkat di antar sama Dhani,karna udah agak siangan Dhani pun menyuruh nuna pegangan.karna bingung mau pegangan apa karna ini motor sport akhirnya Nuna meluk Dhani dan menempelkan kepala nya di punggung dhani,seperti sepasang kekasih π€.
"nyaman"batin nuna
"hangat"batin Dhani
"hey udah sampai"kata Dhani Karena nuna tak kunjung turun
"oh sudah ya,,maaf"
"nyaman ya"di angguki Nuna tapi setelah itu Nuna geleng2 kepalanya.
"CK,gak mau ngaku"ucap dhani
"terus aku pulangnya nanti gimana"
"naik ojol"
"udah aku mau berangkat udah siang ini"
"nanti siang gimana aku heyy,,,"teriak Nuna.
"astagfirullah,, laki-laki tak punya hati"gerutu Nuna.
di lihatnya jam tangan Nuna menunjukkan kelas akan di mulai
"aduuh telat lagi ini"Nuna pun berlari ke arah kelasnya.
selesai dengan kelasnya Nuna dan rindipun ke kantin.
"loe masih insomnia,,"
"iya tapi tadi sudah pagi2 aku berangkat,,tapi ada masalah di jalan jadi kesiangan Dhe"
"ntar pulangnya nebeng ya,soalnya motor gue tadi mogok"
"lah tadi loe di Anter sama siapa"
"polisi depan rumah,gara2 dia noh motor gue jadi mogok"
"sepertinya dia memang ada rasa Dhe sama loe"
"no"
"gak percaya"
ππππππππ
__ADS_1
jangan lupa like nya π