
"gimana Pi,,Al masih ngambek"kata nuna yang matanya sudah sembab habis menangis.
"tidak,,nanti dia kesini habis makan"
tak lama kemudian Al datang Nuna yang dari tadi menunggunya di ruang tamu pun langsung berdiri menghampiri Al.
"adek,,maafin mami ya"langsung memeluk al
"jangan panggil adek,,Al kan habis ini mau jadi kakak,panggil mas aja"kata Al dan nuna tersenyum dan mengangguk tak lupa air matanya yang mengalir dipipinya.
"mas sudah makan"Al mengangguk
"sudah mami jangan nangis mata mami jadi bengkak lihat tuh"
"kamu sih marah sama mami"
"ya udah mami istirahat,Al juga mau istirahat"
"ya sudah"kemudian Nuna mencium kening al dan Al pun masuk kekamarnya.
"sudah lega kan"Dhani
"hu um"
"ya sudah ayo kita tidur"
"selamat pagi semua"
sapa Al
"pagi"jawab mereka semua yang ada di meja makan.
"adek tidur disini tadi malam"Juna
"panggil mas jangan adek"datar al
"datar amat"Juna
"udah ayo makan"kata nuna
"Pi nanti malam Juna sama temen sekelas ada acara liburan ke bali"
"naik bis"nuna
"iya donk"
"kok mendadak"
"Juna kemarin mau bilang tapi suasananya tidak mengenakan"
"udah di siapin semua keperluan yang akan di bawah"
"udah,,
"tapi uang sakunya belum"kata Juna cengengesan.
"100rb cukup kan"goda Dhani
"100rb,,,ya gak cukuplah pi,,
"100rb itu cukup buat makan doank 2 hari,,belum buat beli sesuatu yang ada di sana"
"opa,,opa kan orangnya baik dan ganteng,,boleh donk Juna di kasih uang saku"lanjut Juna
"hmm,,"jawab opa yang lagi makan sambil melingkarkan ibu jari dan telunjuknya..
"yess,,makasih opa"
"50rb cukup kan"ayah opa
"opa"
semua yang ada di sana pada tertawa hanya Al aja yang geleng2 kepala.
"dek ikut gak"Juna
"kak Al itu juga mau jadi kakak jadi jangan panggil adek lagi"kesal al
"mau di panggil mas kak"Nuna
"ow,,mas,,
__ADS_1
"ikut nggak"
"emang boleh"
"boleh,,"
"mi Al boleh ikut"
"boleh"
"oke habis ini kamu siap2 nanti malam jam 7 kita berangkat.
"hmm"
tiba waktunya Juna dan Al berangkat ke sekolah,karna anak2 berkumpul di sekolah.merwka berdua di antar Dhani dan Nuna.
"hati2 ya kalian di sana yang sopan"
"iya mi"jawab Al dan Juna.
"Pi jangan lupa tambahan nya"Juna
"masih ingat aja"
"iya donk,,
"ya udah kita kesana dulu"sambil sambil ke nuna dan dhani.tak lupa Dhani dan Nuna juga mencium kening anak mereka berdua.
"assalamualaikum"
"Walaikumsalam"
Nuna menghela nafasnya.
"tak terasa ya pi anak2 kita udah dewasa,tapi kita mau punya bayi lagi"sambil mengelus perutnya.
"ini rejeki,berarti Allah masih percaya sama kita"dhaninmencium kening Nuna dan mengelus perut Nuna.
"ya sudah kita pulang,,"yang hanya di angguki ole Nuna.
"pak polisi,,"Dhani menoleh
"I love you,,"
di tarik tengkuk Nuna sama Dhani dan
cup
Dhani mengecup bibir Nuna sebentar.
aahh papi mancing2 mami Dhe"manja Nuna.
"oke kita pulang dan kita akan lanjutin di kamar oke,,"
"oke,,"mereka pun terkekeh..
"hu guys,,udah ngumpul semua"kata Juna..
"nunggu beberapa anak lagi"kata Gian
"lu ikut juga Al"
"hmm"
"irit amat"Rudi
"lagi patah hati"ledek juna
"haah"Rudi Gian dan Romi
"kakak apaan sih sotoy"kesal al Juna hanya terkekeh.
Juna tampak clingak clinguk seperti mencari seseorang.
"belum datang"kata Rudi.
"apanya"kata Juna pura2 gak ngerti
"ala,, pura2 ninja lu"
"kura2,,"kata Gian dan Romi.
__ADS_1
"nah itu dia,,baru datang"kata Rudi
"Juna dan Al langsung menoleh ke arah yang di tunjuk Rudi.
"ah gitu lu gak mau ngaku"kata Rudi.
"itu ceweknya kak Juna"Al
"iya,,yang pake sweter warna pink"Romi
"bener kak"Al
"cewek apaan sih"kata Juna dengan gayanya yang sok cool tangan keduanya di masukan ke kantong celananya.
"wah kalo gitu boleh nih di gebet"kata Gian
Juna yang mendengarnya langsung menatap tajam Gian.
"kenapa?"ledek Gian
"hay guys,,"sapa Vika
"Hay"jawab Rudi Romi dan Gian.
"lah ini siapa"tanya Vika yang menunjuk ke arah Al.
"adeknya Juna."
"hy kenalin,,gue Vika,,dan ini Ara"
Ara hanya menganggukan kepala dan tersenyum ke Al.
"ternyata adek lu gak kalah cakepnya juga ya Jun,,"
"dimana2 cakepan gue lah"
"cakep tapi masih ngejomblo"ledek Al
Juna hanya berdecak saat teman2 nya tertawa dan Ara hanya tersenyum.
"Ra,,di cariin tu sama Juna"goda rudi
"heh"
"CK apaan sih"Juna yang berjalan menuju ke arah anak2 lain nya berkumpul.
"eh Jun tungguin donk,,"Rudi.
"oke guys,,apa semua sudah berkumpul"
"sudah"jawab mereka
"oke kita akan berangkat setelah ini,jangan lupa barang2 Kalian,jangan sampai ada yang ketinggalan,,sebelum kita berangkat kita berdoa dulu sesuai kepercayaan kita masing2 semoga kita selamat sampai tujuan.berdoa mulai,,"
setelah berdoa mereka duduk di kursi mereka masing2,?Rudi bersama Vika ,Romi dan Al,Gian tadinya sama Juna tapi di urungkan karna ara bingung mau duduk dimana,,akhirnya Gian duduk di depan samping supir.
"Ra lu duduk disini aja sama dilan"
"eh Ian lu mau kemana"
"mau nemenin pak supir di depan"
"ngapain disini aja"
"lu gak kasihan sama Ara gak ada tempat duduk"
"di lihatnya Ara yang masih berdiri di samping Juna"
"lu duduk di situ aja Ra"Gian pun berjalan ke depan"
"boleh aku duduk disini"ara
"silakan"tanpa melihat lawan bicaranya.
"makasih'sambil tersenyum
"hmm"
"jangan kaku2 jadi orang"sindir Rudi.
Juna hanya memutar bola malas.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
__ADS_1