Pak Polisi I LOVE YOU

Pak Polisi I LOVE YOU
Arjuna putra sagara


__ADS_3

malam nya Dhani mengantar Nuna ke dokter kandungan untuk pemeriksaan.dan sudah buat janji sama dokter tadi pagi jadi Nuna tidak perlu ngantri.


"selamat malam dok"


"selamat malam,,gimana apakah ada keluhan selama ini"


"gak ada sih dok"


"baik kita periksa dulu,anda rebahan dulu"


suster pun mengolesi jel ke perut Nuna dan dokter mengarahkan alat USG itu untuk melihat bayi di dalam,,


"bayinya sehat BB nya juga normal dan jenis kelaminnya insyaAllah laki laki"kata dokter mulai mengakhiri alat USG itu dan suster membersihkan bekas jel tadi.kemudian Nuna kembali ke tempat duduknya tadi.


"ini resep vitamin nya dan jangan lupa makan makanan bergizi"


"baik dok makasih"pamit mereka berdua.


di dalam mobil Dhani senyum2 sendiri


"kamu kenapa mas senyum2 sendiri"


"mas bahagia saja,,mas akan punya anak laki-laki"


"emang kalo perempuan mas gak bahagia"


"ya bahagia juga sayang,mau laki ato perempuan mereka sama-sama di kirim sama Allah untuk memberi kita ke bahagian"sambil mengelus rambut Nuna.


"kamu gak ingin minta apa2 mumpung kita di luar,,"


"pengen cilok nya bang Ipul"


"dimana malam2 ada cilok nya bang Ipul"


"ada mas,,biasany orangnya mangkal di depan komplek "


"kalo gak ada gimana"


"kalo gitu beli bebek goreng aja Dhe"


"oke"


dhanipun mencari warung bebek goreng langganan nya,setelah itu mereka pulang agak malam karna harus ngantri di warung bebek goreng tadi.


nuna yang ketiduran di mobil di bopong Dhani dan d tidurkan ke kamarnya .


"yank,,kamu jadi makan nggak"


"hmm,,"


"ayo"


nuna bangun dengan wajah yang masih mengantuk.


"kalo masih ngantuk tidur aja kalo gitu,besok di makan"


"ya gak enak kalo besok di makan"


"ya sudah cuci muka dulu"


Dhani dan Nuna makan bersama,ayah sama bunda sudah tidur karna jam memang sudah menunjukan pukul 10malam.


selesai makan mereka tidur,tidak dengan Nuna dia guling kanan guling kiri karna gak bisa tidur.


"mas,,"rengek Nuna sambil memeluk dhani


"hmm"


"aku gak bisa tidur"


"kenapa"dengan mata yang masih tertutup dan suara seraknya.


"gak tau"


"sini mas peluk"kepala Nuna berada di leher dhani


nuna menciumi leher Dhani yang membuat. junior Dhani berdiri.


"yank,"


"apa"


"kamu pengen"


"hmm,,"


"kenapa gak bilang"


"aku malu,,"


"alah biasanya nyosor duluan tanpa permisi"ucap dhani yang membuat nuna malu sendiri.


"ya jaim dikit lah mas"kata nuna malu2


Dhani yang taninya Masi terpejam pun membuka matanya melihat istrinya yang malu menundukan mukanya dhani mendongakkan kepalanya dan langsung mencium bibir Nuna dengan lembut lama2 menjadi ganas,selanjutnya mereka malakukan pergulatan beberapa ronde akhirnya nUna bisa tertidur.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


"pagi pak Dhani"sapa Rendi

__ADS_1


"pagi,,


"gimana"


"apanya"


"malam pertamanya"bisik Dhani ke Rendi


"hmm,,gagal total"kata Rendi malas


"kenapa"


"tamu nya datang"


Dhani yang mendengar dan melihat Rendi malas terkekeh.


"ledekin terus"


"yang sabar ya"ucap Dhani menahan tawanya.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


1minggu kemudian


"beb,,"ucap Rendi sambil memeluk rindi dari belakang yang lagi memakai crem di wajahnya


"apa"


"tamu nya udah pulang kan"


"kenapa"


"ayo donk beb tidak pengertian banget Dhe kamu"


"udah"sambil meletakkan crem nya di meja rias.


"yuk buat dedek"kata Rendi bahagia.


"sekarang"rindi membalikan tubuhnya ke arah Rendi.rendi hanya mengangguk kan kepalanya.


rindi langsung melingkar kan tangan nya di leher Rendi dan langsung menc**m bib** rendi.rendi yang tau rindi menyerang duluan sangat bersemangat 45.rendi menggiring rindi ke tempat tidurnya dan melancarkan aksinya yang tertunda beberapa hari karna tamu rindi datang,ya akhirnya Rendi bisa membobol pertahanan nya rindi.mereka saling menikmati hingga Des**2an dan er*ng2 saling bersautan.hingga mereka kelelahan.


"makasih beb"ucap Rendi sambil mencium kening rindi


"sama2"


mereka pun tertidur.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


tak terasa kandungan Nuna kini menginjak bulan 9 tapi rindi belum juga di beri momongan.


"kapan loe mau lahiran"tanya rindi sambil mengelus perut Nuna.


"aku kapan ya,,"rindi sambil mengelus perutnya


"sabar nanti juga di kasih"ucap Nuna yang memberi semangat


"emang Rendi menuntut kalian buat segera punya momongan,,"


"nggak juga,,cuma mama nya mas Rendi itu Lo ngomongin cucu melulu,,aku kan jadi gimana gitu,,"


"Tante indah nyindir loe terus"


"hu um"


"tapi hubungan kalian baik2 saja kan"


"baik,,akunya yang gak enak"


"sabar,,siapa tau bulan depan ini sudah ada isinya"sambil mengelus perut rindi.


"aamiin"


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


"bi,,aku kok gak hamil2 ya,,"rindi yang memeluk Rendi.


"kita kan sudah berusaha,Allah yang menentukan"


"tapi mama kamu nyindir melulu,aku kan jadi gak enak"


"udah biarin,mama mah gitu,,saking pengen nya cepat punya cucu"


"aku takut nanti kamu di suruh ninggalin aku kalo aku gak hamil2,,"rindi yang meneteskan air matanya.


"ssssttt,,,mama bukan orang seperti itu,kamu tau sendiri gimana mama"rendi sambil mengusap air matanya rindi


"lebih baik kita buat dedek,,siapa tau Allah nanti menitipkan benihku di sini dan berbuah 1,2 ato bisa 3 sekaligus,wow,,hebat nya aku kalo beneran jadi"


"aamiin"


kini Rendi dan rindi masih berusaha untuk membuat dedek.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


disaat keluarga Dhani lagi sarapan dan Nuna selesai dengan makan nya dan hendak berdiri air ketuban Nuna pecah,Nuna yang melihatnya sempat panik.


"bund,,"teriak Nuna

__ADS_1


"astagfirullah Nuna,,"


bunda Dhani dan ayah juga panik.


"Dhani cepat bopong Nuna kita ke rumah sakit..


"ayah tolong setir mobilnya.."


mereka pun ke rumah sakit.mama dan papa Nuna pun juga menyusul mereka setelah bunda telpon mama Sonia.


di dalam Nuna di temani Dhani..


"mas sakit,,"kata nuna meringis dan mencekeram tangan Dhani.


"iya sayang yang kuat ya,,"Dhani mengecup kening Nuna dan mengusap2 kepala Nuna.nuna masih pembukaan 9 tapi Dhani sudah kena cambakan dan tamparan dari Nuna karna tidak kuat dengan rasa sakitnya.


"mas,,"


"iya sayang"


"kayaknya dedek nya mau keluar deh mas,,"sambil meringis.


"suster yang mendengarnya langsung melihat kondisi Nuna dan di lihatnya memang sudah kelihatan kepalanya,buru2 suster memanggil dokter.


"tahan ya Bu,,jangan mengedan kalo belum waktunya ya,,saya hitung sampe tiga kalo saya bilang ngedan ngedan ya bu,,"


nuna mengangguk


"tarik nafas 1 2 3,,ayo mbak dorong yang kuat ini udah kelihatan kepalanya,,"


dengan kekuatan sailormon Nuna mengedan sekuat 2nya,,jangan lupa Dhani sudah seperti apa dia rambut nya di tarik sama Nuna dengan sekuat2 nya(ah kasihan pak polisi ganteng ituπŸ˜‚).daann,,,


oek,,,oek,,,oek,,,


"Alhamdulillah,,"ucap mereka semua yang ada di dalam kamar bersalin..


"selamat pak bu anaknya laki-laki sangat tampan tanpa kekurangan apapun,,


"biar kita bersihkan dulu bayinya kemudian bapak bisa mengadzan-i dan bisa ibu susui"


setelah bayi bersih dan Nuna juga sudah di bersihkan Nuna di pindah ke kamar rawat dhanipun juga mengadzan-i anaknya itu.setelah itu bayinya pun di gendong Nuna untuk di susui dan Alhamdulillah nya juga asi Nuna bisa keluar sedikit meski tidak terlalu deras,setelah di susui para tamu berdatangan.


"selamat ya cerewet "ucap rindi


"makasih"


"aku kapan"kata rindi sedih


"sabar sayang,,,sini aku elus2 perut kamu biar nular,,


"bulan udah ada isinya,,,aamiin"Nuna


"aamiin"


"udah jangan sedih,,kan masih pengantin baru,,nikmati aja dulu"yang d angguki ole rindi.


sementara para nenek2 merebutkan cucu pertama mereka.


"duh cucu Oma ganteng sekali"ucap bunda yang menggendong bayi Nuna.


"Yan gantian donk gendong nya"bujuk mama Sonia.


"ih kamu itu,,aku baru aja gendong"


"aku juga pengen gendong yan"


"bentar donk son sabar"bunda


"jangan lama2"


"dia kan cucu aku son"


"dia juga cucu aku"


"kode keras tu bang,,"kata Rendi yang terkekeh ayah dan papa hanya geleng2 melihat tingkah para istrinya itu.


"kode apaan,,"


"habis ini gasken buat lagi"


"oh no,,,"ucap Nuna sambil menggoyangkan jari telunjuk nya


"aku masih merasakan Lo ini"


mereka pun tertawa dengan ucapan Nuna.


"kalian sudah menyiapkan nama bayi ini"kata mama yang sudah menggendong bayi Nuna.


"udah ma"Dhani


"siapa"


"Arjuna putra sagara"


"wah cocok sama muka kamu yang tampan sayang"kata mama.


mereka pun akhirnya pamit pulang kecuali mama Sonia.yang bergantian sama Dhani.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž

__ADS_1


lumayan panjang


jangan lupa like nya πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2