
Ara yang tidak kebagian tempat duduk pun mau tidak mau akhirnya duduk bersama juna.ara tau Vika ada perasaan sama Rudi maka di biarkan nya lah Vika dia mengalah.
di dalam bis anak2 banyak yang bercanda ada pula yang karaokean.
"Yo siapa lagi nih yang mau menyumbang suaranya lagi"kata siswa lain nya
"gue,,,gue mau nyumbang lagu"
"oke silakan"
"lu mau nyanyi,,"Rudi
"hu um"sambil mengangguk
"suara lu itu cempreng ngapain nyanyi bikin sakit telinga gue aja lu"
"enak aja dengerin dulu dong suara gue pasti merdu,, dan lu bakal klepek-klepek sama gue"
"huuuuu"sorak semua siswa siswi yang ada si bis itu"
"oke Vika lu mau nyanyi apa dan buat siapa"
"mendung tanpo udan"ucap Gian
mereka pun tertawa
"nggak2,,
"mengagumi tanpa di cintai dari ungu"
"lagu buat siapa nih"
"buat seseorang yang selalu di hati gue "Vika tersenyum sambil menatap rudi.
'kenapa dia menatap sambil tersenyum ke gue'batin rudi
"aseekk"Gian tepuk tangan.
Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa di cintai
Tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
Dalam hidupmu, dalam hidupmu
telah lama kupendam perasaan itu
Menunggu hatimu menyambut diriku
Tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
Bahagia untukku, bahagia untukku
__ADS_1
Ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja
semua anak2 yang di dalam bis tepuk tangan
"terimakasih,,"sambil memberika mic ke panitia dan kembali ke tempat duduknya.
"gimana enak kan suara gue"kata Vika ke Rudi
"biasa aja"kata Rudi datar
"suara kamu bagus juga vik"kata Ara
"terima kasih sayang,,kamu temen gue yang paling best"
"lebay"ucap Rudi berpaling
"iri dia"Vika terkekeh
dua jam berlalu anak2 lain nya ada yang sudah tertidur ada juga yang masih main hp nya.
deg
dan tersenyum lalu menyelimuti nya.dan Juna pun ikut tertidur menyandarkan kepalanya di kursi dan memakai headphonenya.
tak terasa perjalanan ke Bali memakan kurang lebih 8 jam dari kota S.
"temen2 udah nyampe nih,,ayo bangun kita ke hotel dulu terus kita jalan2"
Gian bangun duluan kemudian membangunkan temen2nya
"Al,Rom bangun dah nyampai"
Gian yang melihat Juna dan Ara tidur di posisi ternyaman pun memotret nya Vika dan Rudi pun tak luput.
"pagi2 udah di suguhin 4 sejoli yang lagi bermesraan,apalah saya yang seorang Joker ini"sindir Gian karna Vika rudi,Juna Ara tidak bangun2.
"woy bangun udah nyampek nih"teriak Gian kepada ke 4 teman nya itu,Romi dan Al udah turun duluan.
"berisik tau"kata Juna yang mulai mengerjakan matanya.dan Ara juga ikut bangun.
"enak ya kalian berempat ada yang meluk malam hari di dalam bis,,lah gue harus nemenin pak supir"
juna pun kaget melihat Ara yang bangun dan melepaskan pelukannya"
__ADS_1
"ah mau ngeles apalagi kalian berempat,yang satu berpelukan yang satu saling bersandar"
"biasa aja"Rudi
"ya udah ayo turun"kata juna
akhirnya Gian Rudi dan Vika turun duluan dan di ikutin Ara dan Juna.
"Jun maaf,,ini selimut kamu"
"hmm"
"makasih"senyum Ara
dan hanya di angguki ole Juna yang datar
'kamu dingin banget sama aku,tapi kamu sangat nyaman"batin Ara tringat semalam tidurnya sambil memeluk Juna.
kini mereka menuju ke kamar hotel mereka masing2,Al satu kamar dengan juna.
"jadi yang tadi duduk sama kakak itu pacar kakak"sambil merebahkan tubuhnya.
"bukan"
"bukan apa belum"
"kakak nggak tau"
"kalau memang suka cepat ungkapin,nanti di ambil orang ato kabur baru tau rasa,,"
"emang kamu pernah ngerasain"
Al hanya mengangguk.
"serius"juna
"hmm"
"oooo,,,yang kemarin ngambek iku jangan2"
"hmm"
"ya ampun adek kakak sudah tau rasanya jatuh cinta"ledek Juna ke Al sambil mencubit kedua pipi nya.
"ih kakak apaan sih sakit tau"Al cemberut sambil menhusap2 kedua pipinya yang di cubit Juna.
"makanya cepat ungkapin"Al
"kakak belum tau perasaan kakak kayak gimana ke dia."
Al hanya menghela nafas berat nya.
"Al mau istirahat dulu"
__ADS_1
"ya udah kakak mau mandi dulu"
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞